Hubungan Antara Penggunaan Media Sosial Instagram Dengan Kesehatan Mental Pada Mahasiswa FKM Unsrat

Authors

  • Agusriani Gea ilmu kesehatan masyarakat
  • Asep Rahman
  • Hilman Adam

DOI:

https://doi.org/10.35790/kesmas.v14i3.62777

Abstract

ABSTRAK

Penggunaan media sosial, khususnya Instagram, memiliki pengaruh beragam terhadap kesehatan mental mahasiswa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara intensitas penggunaan Instagram dengan kondisi kesehatan mental mahasiswa Program Studi Ilmu Kesehatan Masyarakat FKM Universitas Sam Ratulangi. Penelitian menggunakan metode kuantitatif analitik korelatif dengan pendekatan cross-sectional. Pengambilan data dilakukan pada Mei hingga Juli 2025 dengan melibatkan 140 responden dari angkatan 2022–2024 melalui teknik voluntary response sampling. Instrumen penelitian berupa kuesioner daring melalui Google Form yang mencakup aspek penggunaan media sosial dan indikator kesehatan mental. Analisis hubungan antar variabel dilakukan menggunakan Uji Rank Spearman. Hasil penelitian menunjukkan nilai p-value sebesar 0,000 (≤ 0,05) dengan koefisien korelasi sebesar 0,413 yang berarti terdapat hubungan yang signifikan secara statistik serta cukup kuat dan positif antara penggunaan Instagram dan kesehatan mental. Semakin tinggi intensitas penggunaan Instagram, semakin besar pula risiko terjadinya gangguan mental seperti perubahan suasana hati, kesulitan pengelolaan emosi, kecemasan, dan depresi. Temuan ini memperkuat urgensi edukasi literasi digital dan promosi kesehatan mental di kalangan mahasiswa agar penggunaan media sosial dapat lebih bijak dan sehat secara psikologis.

Kata Kunci:  : Instagram, kesehatan mental, mahasiswa kesehatan masyarakat, media sosial, korelasi

 

ABSTRACT

The use of social media, particularly Instagram, has various impacts on students' mental health. This study aims to analyze the relationship between Instagram usage intensity and mental health among Public Health students at Sam Ratulangi University. The research employed a quantitative correlational analytic method with a cross-sectional approach. Data collection was conducted from May to July 2025, involving 140 student respondents from academic years 2022 to 2024, selected through voluntary response sampling. Research instruments included online questionnaires via Google Forms covering Instagram usage and mental health indicators. The relationship between variables was tested using the Spearman Rank correlation. Findings indicated a statistically significant relationship (p-value = 0.000 ≤ 0.05) and a positive correlation coefficient of 0.413, suggesting a moderate strength. This implies that higher Instagram usage is associated with an increased likelihood of experiencing mental health problems such as mood changes, emotional regulation difficulties, anxiety, and depression. These results highlight the importance of digital literacy and mental health awareness programs among university students to encourage healthier and more mindful social media engagement.

Keywords:  Instagram, mental health, public health students, social media, correlation

 

Downloads

Published

2025-10-09