PENEGAKAN HUKUM TERHADAP PEMBAJAKAN FILM PADA APLIKASI TELEGRAM

Authors

  • Prisilia Isabella Singal
  • Hendrik Pondaag
  • Betsy A. Kapugu

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana upaya penegakan hukum terhadap pembajakan hak karya sinematografi/Film pada aplikasi Telegram di Indonesia untuk mengetahui bagaimana pengaturan perlindungan hukum yang di terapkan untuk pemegang hak karya sinematografi/film di Indonesia. Metode yang digunakan adalah penelitian normatif, dengan kesimpulan yaitu: 1. Perlindungan hukum terhadap pencipta karya sinematografi terkait dengan pembajakan film di aplikasi media sosial Telegram mencakup dua aspek penting: perlindungan hukum preventif dan represif. Perlindungan preventif ini bertujuan untuk mencegah terjadinya pembajakan serta memberikan dukungan kepada pencipta dan pemegang hak cipta sebagai subjek hukum. Sedangkan untuk perlindungan hukum yang bersifat represif, pencipta atau pemegang hak cipta memiliki hak untuk mengambil langkah hukum terhadap Subjek hukum tidak diberikan kesempatan untuk mengajukan keberatan atau menyampaikan pendapat. 2. Pemilik hak cipta memiliki beberapa upaya untuk melindungi karya sinematografi mereka dari pembajakan film. Salah satu langkah yang dapat diambil adalah bekerjasama dengan pemerintah dan pihak kepolisian untuk memberikan tindakan serta sanksi terhadap individu atau kelompok yang melanggar hak eksklusif pencipta, sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang diatur dalam Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta.  

 

Kata Kunci : pembajakan film, aplikasi telegram

Downloads

Published

2025-05-04