UJI ANTIOKSIDAN JAMUR ENDOFITIK BJS-3 YANG BERASOSIASI DENGAN BIJI SAMBILOTO (Andrographis paniculata) MENGGUNAKAN METODE DPPH (2,2-Difenil-1-Pikrilhirazil) PADA MEDIA PERTUMBUHAN KACANG HIJAU

Authors

  • Rani Yusnita Universitas Negeri Padang
  • Wandi Oktria Universitas Negeri Padang
  • Mauline Adia Silvani Universitas Negeri Padang
  • Riga Riga Universitas Negeri Padang

DOI:

https://doi.org/10.35799/pmj.v7i2.55890

Abstract

Sambiloto (Andrographis paniculata) adalah salah satu tanaman yang tergolong dalam famili Acanthaceae. A. paniculata dilaporkan mengandung metabolit sekunder yang memiliki aktivitas antioksidan dan efektif dalam menetralisir radikal bebas. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis uji skrining fitokimia dan menguji aktivitas antioksidan (IC50) jamur endofitik BJS-3 yang berkolonisasi dalam biji sambiloto. Uji analisis fitokimia mengindikasikan ekstrak etil asetat (EtOAc) jamur endofitik BJS-3 positif mengandung senyawa alkaloid, steroid, terpenoid, dan fenolik. Hasil uji antioksidan yang diperoleh menunjukkan adanya kemampuan aktivitas antioksidan tinggi dengan nilai IC50 = 70,82 ppm. Menariknya, aktivitas antioksidan jamur BJS-3 pada media pertumbuhan kacang hijau pertama kali dilakukan pada penelitian ini.

Downloads

Published

2024-12-28