ANALISIS PERBANDINGAN KADAR β-KAROTEN DALAM BUAH LABU KUNING (Cucurbita moschata) SECARA SPEKTROFOTOMETRI UV-VIS BERDASARKAN TINGKAT SUHU PEMANASAN

Authors

  • Lizha Melinda Rangan Sam Ratulangi University
  • Irma Antasionasti Universitas Sam Ratulangi
  • Meilani Jayanti Universitas Sam Ratulangi

DOI:

https://doi.org/10.35799/pmj.v9i1.62237

Abstract

Labu kuning (Cucurbita moschata) mengandung senyawa β-karoten yang bersifat termolabil, sehingga proses pengolahan dengan suhu tertentu dapat mempengaruhi kadar senyawa tersebut. Tujuan dari penelitian ini untuk mengukur kadar β-karoten dalam buah labu kuning dan mengetahui pengaruh perbedaan tingkat suhu pemanasan terhadap kadar β-karoten. Jenis penelitian ini merupakan eksperimental laboratorium dengan metode pemanasan menggunakan oven pada suhu 500 C, 1000 C serta tanpa pemanasan. Pengukuran kadar β karoten menggunakan spektrofotometri UV-Vis dan analisis data dengan menghitung kadar β-karoten dan nilai standar deviasi. Hasil penelitian menunjukkan kadar β-karoten yang diolah dengan pemanasan pada suhu 500 C sebesar 27,7 ± 0,552 mg/gram, pemanasan suhu 1000C sebesar 15,9 ± 0,495 mg/gram dan tanpa pemanasan sebesar 47,5 ± 0, 158 mg/gram. Hasil penelitian menunjukan bahwa semakin tinggi suhu pemanasan maka semakin besar penurunan kadar β-karoten, sehingga dapat disimpulkan metode pengolahan dengan pemanasan pada suhu ≤500 C dan tanpa pemanasan dapat mengurangi penurunan kadar β-karoten dalam labu kuning.

Kata kunci: Labu Kuning, Suhu Pemanasan, β-karoten, Spektrofotometer UV-Vis.

Downloads

Published

2026-06-30