KLASTER DISTRIBUSI OBAT KELUARAN ALGORITMA K-MEANS UNTUK EVALUASI KETEPATAN PENGADAAN OBAT DINKESDA KABUPATEN PURWOREJO

Authors

  • Ignatia Erlita Pramujayanti 1Dinas Kesehatan Daerah Kabupaten Purworejo, Purworejo, Jawa Tengah 2 Fakultas Farmasi Universitas Sanata Dharma Yogyakarta
  • Dita Maria Virginia Fakultas Farmasi Universitas Sanata Dharma

DOI:

https://doi.org/10.35799/pmj.v9i1.62351

Abstract

Perencanaan pengadaan obat di tingkat kabupaten memerlukan pendekatan berbasis data untuk memastikan ketersediaan obat yang optimal. Di Dinas Kesehatan Daerah Kabupaten Purworejo, perencanaan masih menggunakan metode konsumsi historis yang memiliki keterbatasan dalam mengakomodasi perubahan kebutuhan. Studi ini bertujuan mengevaluasi ketepatan pengadaan obat di Dinkesda Kabupaten Purworejo menggunakan analisis klaster distribusi obat. Penelitian observasional analitik dengan desain cross-sectional dilakukan menggunakan data distribusi obat dari Sistem Informasi Manajemen Obat (SIMO) periode Januari-Juni 2023. Dari 9.979 transaksi distribusi, sebanyak 4.525 transaksi obat esensial generik dianalisis menggunakan algoritma K-Means dan dibandingkan dengan 1.188 transaksi pengadaan mandiri puskesmas. Analisis menghasilkan tiga klaster distribusi dengan karakteristik berbeda. Klaster distribusi tinggi didominasi oleh obat-obat analgesik, kardiovaskular, vitamin-mineral dan saluran cerna. Ditemukan overlap antara pola distribusi Dinkesda dengan pengadaan mandiri puskesmas pada kelas terapi yang sama, mengindikasikan area perbaikan dalam perencanaan. Diperlukan penguatan koordinasi dengan puskesmas dalam menentukan prioritas pengadaan untuk meningkatkan efektivitas manajemen logistik farmasi di tingkat kabupaten.

Downloads

Published

2026-06-30