FORMULASI DAN EVALUASI SEDIAAN BALSEM STICK AROMATERAPI MINYAK ATSIRI BUNGA KENANGA (Cananga odorata)
Abstract
Minyak atsiri bunga kenanga (Cananga odorata) berpotensi sebagai senyawa aktif dalam sediaan aromaterapi karena mengandung senyawa linalool dan caryophyllene yang diketahui memiliki efek relaksasi. Aromaterapi minyak atsiri dapat dimanfaatkan dalam berbagai bentuk sediaan topikal salah satunya adalah bentuk balsem stick. Penelitian ini bertujuan untuk membuat formulasi dan mengevaluasi karakteristik fisik sediaan balsem stick aromaterapi minyak atsiri bunga kenanga. Formulasi sediaan balsem stick aromaterapi menggunakan metode peleburan. Evaluasi fisik meliputi uji organoleptik, homogenitas, daya lekat, titik lebur, pH, iritasi, dan hedonik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh formulasi sediaan balsem stick aromaterapi minyak atsiri bunga kenanga memenuhi syarat organoleptik (stick semi padat, berwarna putih dan berbau minyak atsiri bunga kenanga dengan sensasi mentol), homogen, daya lekat (4,33-6,63), titik lebur (57,67-62,67), pH (4,90-5,37), tidak mengiritasi kulit dan formulasi dengan konsentrasi 4% menjadi sediaan yang paling banyak disukai. Dapat disimpulkan bahwa minyak atsiri bunga kenanga (Cananga odorata) dapat diformulasikan menjadi sediaan balsem stick aromaterapi.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Nency Oktavia Pauang, Jainer Pasca Siampa, Surya Sumantri Abdullah

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
