ANALISIS KUALITATIF SENYAWA KATEKIN PADA EKSTRAK KULIT KACANG TANAH KAWANGKOAN YANG BERPOTENSI SEBAGAI ANTIOKSIDAN

Authors

  • Irma Antasionasti Universitas Sam Ratulangi
  • Surya Sumantri Abdullah universitas sam ratulangi
  • Utami Sasmita Lestari universitas sam ratulangi

DOI:

https://doi.org/10.35799/pmj.v8i2.64699

Abstract

Katekin adalah senyawa flavonoid yang memiliki aktivitas antioksidan, antiinflamasi, antikanker, antimikroba, dan antidiabetes. Senyawa ini dapat ditemukan pada kulit kacang tanah. Oleh karena itu, perlu dilakukan uji aktivitas antioksidan dan analisis secara kualitatif senyawa katekin kulit kacang tanah Kawangkoan. Proses ekstraksi menggunakan empat pelarut yaitu etanol, methanol, aseton dan aquades dengan metode maserasi. Pengujian aktivitas antioksidan dilakukan berdasarkan metode 2,2-difenil-1-pikrihidrazil (DPPH) dan Asam 2,2-Azinobis (3-etilbenzatiazolin)-6-sulfonat (ABTS). Analisis kualitatif senyawa katekin dilakukan berdasarkan panjang gelombang maksimum (λmax) pada spektrofotometri UV-Vis menggunakan metode spiking. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh rendemen ekstrak aquadest, methanol, etanol, dan aseton secara berturut-turut sebesar 5,75%, 10,56%, 3,46%, dan 3,74%. Aktivitas antioksidan terbesar diberikan oleh ekstrak aseton dengan IC50 sebesar 52,832 ± 2,143 µg/mL untuk uji DPPH dan 22,078 ± 5,690 µg/mL untuk uji ABTS. Hal ini berbanding lurus dengan keberadaan senyawa katekin yang hanya terdapat pada ekstrak aseton yang ditandai dengan 1 puncak pada panjang gelombang maksimum 535 nm. Hal ini menunjukkan bahwa ekstrak aseton kulit kacang tanah kawangkoan memiliki aktivitas antioksidan sangat kuat yang dipengaruhi oleh senyawa katekin.

Downloads

Published

2025-12-29