PKM Kelurahan Malalayang I Timur Tentang Pembuatan Lubang Resapan Biopori Sebagai Aplikasi Teknologi Tepat Guna dalam Pencegahan Banjir

Authors

  • Marnix Langoy
  • Stella Deiby Umboh

DOI:

https://doi.org/10.35799/tsj.v3i1.37625

Keywords:

Lubang resapan biopori, teknologi tepat guna, pretest, postest, evaluasi topik belajar

Abstract

Abstrak

Pengelolaan sampah yang buruk di Perkotaan menjadi salah satu faktor pendorong terjadinya banjir. Selain itu pula buruknya sistem drainase juga menjadi penyebab terjadinya banjir jika datangnya musim penghujan karena tersumbatnya sistem drainase karena persoalan sampah yang tidak tertangani dengan baik. Upaya untuk mengelolah sampah organik dengan baik dan mencegah terjadinya banjir maka dapat dilakukan dengan pembuatan lubang resapan biopori sebagai teknologi tepat guna. Tujuan dari kegiatan PKM ini adalah peningkatan pengetahuan dan ketrampilan Masyarakat Kelurahan Malalayang I Timur dalam mengelolah sampah organik dan mencegah banjir dengan pembuatan lubang resapan biopori. Metode kegiatan yang dilakukan yaitu penyuluhan, pelatihan, praktek pembuatan lubang resapan biopori, dan evaluasi kegiatan dengan pelaksanaan Pretest, Postest, dan Evaluasi Topik Belajar. Kegiatan PKM ini dilaksanakan selama 8 bulan. Berdasarkan analisis data hasil pretest dan postest maka diperoleh hasil bahwa terjadi peningkatan pemahaman peserta sebelum dan sesudah materi pelatihan diberikan, dimana prosentase nilai di bawah 50 mengalami kenaikan sebesar 94,45%. Berdasarkan analisis rekapan lembar evaluasi topik belajar setelah dilakukan praktek pembuatan lubang resapan biopori maka diperoleh hasil tertinggi terdapat pada aspek pemahaman dengan kategori sangat baik (27 peserta), Baik (7 peserta), Sedang (2 peserta), Kurang (tidak ada peserta), dan Sangat Kurang (tidak ada peserta). Sedangkan hasil yang rendah terdapat pada aspek ke-4  (kemampuan peserta mengkomunikasikan hasil praktek dengan pihak lain) dan ke-5 (keinginan peserta berkomunikasi dengan pemandu) dengan 1 orang peserta pada masing-masing aspek. Hal ini terjadi karena faktor penyebabnya ada di dalam diri peserta itu sendiri.

Kata kunci: Lubang resapan biopori, teknologi tepat guna, pretest, postest, evaluasi topik belajar

 

Abstract

Poor waste management in urban areas is one of the driving factors for flooding. In addition, the poor drainage system is also the cause of flooding if the rainy season comes due to the blockage of the drainage system due to waste problems that are not handled properly. Efforts to manage organic waste properly and prevent flooding can be done by making biopore infiltration holes as an appropriate technology. The purpose of this PKM activity is to increase the knowledge and skills of the people of East Malalayang I Village in managing organic waste and preventing flooding by making biopore infiltration holes. The methods of activities carried out are counseling, training, practice of making biopore infiltration holes, and evaluating activities with the implementation of Pretest, Posttest, and Evaluation of Learning Topics. This PKM activity was carried out for 8 months. Based on the analysis of the data from the pretest and posttest results, it was found that there was an increase in participants' understanding before and after the training material was given, where the percentage of scores below 50 increased by 94.45%. Based on the recap analysis of the learning topic evaluation sheet after the practice of making biopore infiltration holes, the highest results were obtained in the aspect of understanding with categories very good (27 participants), Good (7 participants), Medium (2 participants), Poor (no participants), and Very Less (no participants). While the low results were found in the 4th aspect (the ability of participants to communicate the results of the practice with other parties) and the 5th (the desire of participants to communicate with the guide) with 1 participant in each aspect. This happens because the causative factor is within the participants themselves.

References

Jurnal:

Badan Pusat Statistik Daerah Kota. 2006. Kota Manado Dalam Angka Tahun 2006. BPS Kota Manado, Manado.

Derek Marhaeny Ketty, Rine Kaunang, Joachim N.K Dumais. 2017. Analisis Keuntungan Agroindustri Gula Aren Di Kelurahan Pandu, Kecamatan Bunaken, Kota Manado. Agri-Sosio Ekonomi Unsrat, ISSN 1907– 4298, Volume 13 Nomor 3A, November 2017: 341 – 350.

Brata R, Kamir. 2009. Lubang Resapan Biopori untuk Mitigasi Banjir, Kekeringan dan Perbaikan. Prosiding Seminar Lubang Biopori (LBR) dapat Mengurangi Bahaya banjir di Gedung BPPT 2009. Jakarta.

Internet:

Hilwatullisan. 2011. Lubang resapan biopori (lrb) pengertian dan cara Membuatnya di lingkungan kita. http://eprints.polsri.ac.id/34/1/jurnal%20lisan.pdf [Diakses pada tanggal 29 Oktober 2019].

Downloads

Issue

Section

Articles