Penyuluhan Pembuatan Teh Herbal dari Tumbuhan Obat sebagai Minuman Alternatif dalam Mencegah Penularan Covid-19 bagi Ibu-Ibu Pkk Jaga Satu dan Jaga Dua Desa Koreng Kecamatan Tareran Kabupaten Minahasa Selatan

Authors

  • Max Runtuwene Universitas Sam Ratulangi
  • Maureen Kumaunang Universitas Sam Ratulangi
  • Vanda Kamu Universitas Sam Ratulangi
  • Pricilia Maria Walangitan Universitas Sam Ratulangi
  • Natasya Pebakirang Universitas Sam Ratulangi
  • Nurul Annisa Universitas Sam Ratulangi
  • Reski Roestami Universitas Sam Ratulangi

Abstract

Abstrak

Tujuan kegiatan ini ialah memberikan pengetahuan dan ketrampilan yang memadai bagi ibu-ibu PKK Desa Koreng, sebagai upaya memanfaatkan tumbuhan obat (TO) agar dapat ditingkatkan nilai ekonominya sehingga perlu diberikan pengetahuan dan ketrampilan tentang (1) Pembuatan teh herbal dan (2) pembuatan, pengelolaan dan pemasaran  serbuk tumbuhan obat. Metode yang diterapkan dalam kegiatan ini ialah: (1)            Penyuluhan tentang TO yang sangat bermanfaat bagi kesehatan meliputi pemihan tumbuhan obat yang cocok, pembibitan, penanman dan pemelihaan. (2) Penyuuluhan pembuatan teh herbal dan pembuatan “serbuk TO siap pakai” meliputi pemanenan, pengeringan, pembuatan serbuk dan pemasaran. Evaluasi keberhasilan kegiatan dilakukan dengan pretes dan postes untuk menganalisis peningkatan pengetahuan dan ketrampilan tentang (1) manfaat tumbuhan obat bagi kesehatan meliputi pemihan TO yang cocok, pembibitan, penanman dan pemelihaan (2) Pembuatan teh herbal dan (3) pembuatan “serbuk TO siap pakai” meliputi pemanenan, pengeringan, pembuatan serbuk dan pemasaran. Karakteristik peserta ibu-ibu PKK desa Koreng berdasarkan umur, pendidikan dan pekerjaan. Terjadinya peningkatan pengetahuan dari 6.06 menjadi 8,71 (6) sedangkan sikap dari 5,76 menjadi 8,21. Kesimpulan terjadi peningkatan pengetahuan dan sikap yang positif tentang Pengenalan Dan Pemanfaatan Tumbuhan Obat Untuk Pembuatan Teh Herbal Sebagai Minuman Alternatif Yang Bermanfaat Dalam Mencegah Penularan Covid-19 Bagi Ibu-Ibu PKK Jaga Satu Dan Jaga Dua Desa Koreng Tareran.

Kata kunci: COVID-19; desa Koreng; PKK; tanaman obat; teh herbal

 

Abstract

This activity aims to provide adequate knowledge and skills for PKK women in Koreng Village, as an effort to utilize medicinal plants (TO) so that their economic value can be increased so that they need to be given knowledge and skills regarding (1) Making herbal tea and (2) making, management and marketing of medicinal plant powders. The methods applied in this activity are: (1) Counseling about TO, which is very beneficial for health, including selecting suitable medicinal plants, seeding, planting, and maintenance. (2) Counseling on making herbal tea and making "ready-to-use TO powder" including harvesting, drying, making powder, and marketing. Evaluation of the success of the activity was carried out using a pre-test and post-test to analyze the increase in knowledge and skills regarding (1) the benefits of medicinal plants for health including selecting suitable TO, seeding, planting and maintaining (2) making herbal tea and (3) making "ready-to-use TO powder” includes harvesting, drying, powder making and marketing. Characteristics of PKK women participants in Koreng village based on age, education and occupation. There was an increase in knowledge from 6.06 to 8.71 (6) while attitudes from 5.76 to 8.21. The conclusion is that there has been an increase in knowledge and positive attitudes regarding the introduction and use of medicinal plants for making herbal tea as an alternative drink that is useful in preventing the transmission of COVID-19 for PKK mothers guarding one and two of Koreng Tareran Villages.

Keywords: COVID-19; herbal tea; Koreng Village; medicinal plant; PKK

Downloads

Published

2025-03-20