PKM Kelompok Peternak Desa Sawangan Tentang Pemberian Pakan Komplit Berbasis Hijauan Silase Sorghum dan Silase Indigofera sp pada Ternak Kambing

Authors

  • Charles Lodewijk Kaunang Zootec
  • Srimalasinha Srimalasinha Universitas Sam Ratulangi
  • Nancy Wihelmina Henny Tuwaidan Universitas Sam Ratulangi

DOI:

https://doi.org/10.35801/tsj.v8i1.64179

Abstract

Abstrak

Pemeliharaan ternak kambing di desa Sawangan umumnya masih dilakukan dengan cara tradisional, yaitu ternak dibiarkan mencari makan sendiri, sementara jumlah rumput/hijauan semakin sedikit dan nilai nutrisinya semakin rendah. Keadaan ini akan memberikan efek yang kurang baik terhadap produktivitas kambing. Untuk mengatasinya maka perlu dilakukan upaya pembuatan pakan komplit sehingga diharapkan dapat meningkatkan performans kambing. Hasil prasurvei menunjukkan bahwa masalah yang dihadapi oleh kelompok kurangnya pengetahuan dan keterampilan anggota kelompok dalam teknologi pakan komplit. Pakan komplit merupakan suatu teknologi yang berfungsi  meningkatkan kandungan gizi pakan, juga memberi keuntungan dalam penyimpanan, transportasi dan diharapkan dapat meningkatkan palatabelitas pakan. Peternak belum mengetahui proses pembuatan pakan komplit, yang dapat meningkatkan nilai gizi dan palatabilitas pakan. Berdasarkan fenomena diatas maka perlu diadakan pemberdayaan kelompok peternak kambing didalam usaha untuk meningkatkan pengetahuan dan ketrampilan anggota kelompok, sehingga diharapkan produktivitas ternak menjadi lebih maksinal. Setelah dilakukan penyuluhan, selanjutnya dilakukan pelatihan dan pendampingan. Kegiatan ini berhasil mentransfer pengetahuan dan ketrampilan Kelompok dalam hal pembuatan pakan komplit berbasis hijauan silase sorghum dan silase Indigfofera sp pada ternak kambing

 

Kata kunci: Kambing, Pakan Komplit, Silase, Sorghum, Indigofera sp 

 

Abstract

Goat farming is an essential livelihood activity in rural areas of Indonesia, including Sawangan Village. Traditionally, goats are allowed to graze freely in fields and nearby grasslands. However, the decline in forage availability and nutritional quality has negatively impacted goat productivity. Low-quality feed leads to poor growth, low reproductive performance, and decreased economic returns for farmers. To overcome these constraints, innovations in feeding systems are required. One promising solution is the use of complete feed technology, which involves mixing forages and concentrates into a balanced ration. Complete feed improves nutritional content, feed efficiency, and palatability while reducing dependency on seasonal forage availability. In particular, sorghum silage and Indigofera sp. silage are potential feed resources due to their high biomass production and rich protein content. However, farmer groups in Sawangan Village still lack the knowledge and technical skills to produce and utilize complete feed. Thus, a structured community service program was implemented to empower farmers with practical skills in complete feed technology for goat farming.

 

Keywords: goats, complete feed, silage, sorghum, Indigofera sp

 

Downloads

Published

2026-01-27