UPAYA REHABILITASI EKOSISTEM PESISIR MELALUI EDUKASI, PEMBERSIHAN PANTAI, DAN PENGENALAN TEKNOLOGI TERUMBU BUATAN DI DESA PARENTEK, KECAMATAN LEMBEAN TIMUR, KABUPATEN MINAHASA
DOI:
https://doi.org/10.35801/tsj.v8i1.68863Abstract
Abstrak
Wilayah pesisir merupakan kawasan yang rentan terhadap tekanan ekologis akibat perubahan iklim, abrasi, peningkatan gelombang, dan aktivitas manusia. Kondisi ini juga dialami masyarakat pesisir Desa Parentek, Kecamatan Lembean Timur, Kabupaten Minahasa, yang sebagian besar menggantungkan kehidupan pada sumber daya laut. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat mengenai pengelolaan ekosistem pesisir secara berkelanjutan serta memperkenalkan teknologi terumbu buatan sebagai alternatif rehabilitasi ekosistem pesisir dan pengembangan daerah penangkapan ikan. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan klasikal dan individual melalui ceramah, peragaan, diskusi, praktik lapangan, serta pendampingan partisipatif. Materi kegiatan meliputi dampak perubahan iklim terhadap wilayah pesisir, pengelolaan ekosistem pesisir, rehabilitasi terumbu karang, dan teknik dasar pembuatan serta pemanfaatan terumbu buatan. Hasil kegiatan menunjukkan meningkatnya pemahaman masyarakat mengenai pentingnya menjaga lingkungan pesisir, keterlibatan aktif masyarakat dalam pembersihan pantai, dan bertambahnya wawasan mengenai potensi terumbu buatan sebagai sarana rehabilitasi ekosistem dan pendukung sumber daya perikanan. Program ini menghasilkan luaran publikasi media massa online dan menjadi langkah awal penguatan kapasitas masyarakat lokal dalam menjaga keberlanjutan ekosistem pesisir Desa Parentek.
Kata kunci: rehabilitasi pesisir; terumbu buatan; pengabdian masyarakat; perubahan iklim; Desa
Parentek
Abstract
Coastal areas are highly vulnerable to ecological pressures caused by climate change, coastal erosion, increasing wave intensity, and human activities. These conditions are experienced by coastal communities in Parentek Village, Lembean Timur District, Minahasa Regency, where many residents depend on marine resources for their livelihoods. This community service program aimed to improve community knowledge and awareness of sustainable coastal ecosystem management and to introduce artificial reef technology as an alternative approach for coastal ecosystem rehabilitation and fish aggregation. The program was implemented using classical and individual approaches through lectures, demonstrations, discussions, field practice, and participatory assistance. The materials covered climate change impacts on coastal areas, coastal ecosystem management, coral reef rehabilitation, and basic techniques for developing and utilizing artificial reefs. The results showed increased community understanding of coastal environmental protection, active participation in beach clean-up activities, and improved knowledge of artificial reefs as a potential tool for ecosystem rehabilitation and fisheries support. This activity produced an online mass media publication and is expected to strengthen local community capacity to support coastal ecosystem sustainability in Parentek Village.
Keywords: coastal rehabilitation; artificial reef; community service; climate change; Parentek Village
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Noldy Gustaf F. Mamangkey

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.