Pembuatan Film Semi Dokumenter untuk Mencegah Pernikahan Dini pada Remaja di Provinsi Gorontalo

Making a Semi-documentary Film to Prevent Early Marriage among Teenagers in Gorontalo Province

Authors

  • Gita Juniarti Universitas Negeri Gorontalo
  • Hermila A Universitas Negeri Gorontalo
  • La Ode Gusman Nasiru Universitas Negeri Gorontalo

DOI:

https://doi.org/10.35799/vivabio.v7i3.64050

Abstract

This service produces a final product in the form of a semi-documentary film to prevent early marriage. The target audience is teenagers in Ayula Selatan Village, and even teenagers in Gorontalo Province. Gorontalo was chosen as the target object because this province is in the top three provinces with the highest marriage rate in Indonesia. By presenting a semi-documentary film about the disadvantages of early marriage, it is hoped that the targeted teenagers can understand the values conveyed in the semi-documentary film. To make the film, the steps taken by the community partnership service team were to take pictures of the four main speakers first, followed by the illustrations shown in the semi-documentary film. After that, the community partnership service team designed the scenario, then made illustrations in accordance with the results of interviews from the four main speakers. The results show that the semi-documentary film has undergone a sequence of production stages until the end of the implementation stage in the field and the film is ready for public consumption.

ABSTRAK

Pengabdian ini menghasilkan produk akhir berupa film semi-dokumenter untuk mencegah pernikahan dini. Sasaran yang dituju adalah remaja di Desa Ayula Selatan, bahkan remaja-remaja di Provinsi Gorontalo. Gorontalo terpilih sebagai objek sasaran karena provinsi ini masuk di dalam tiga besar provinsi dengan angka perkawinan tertinggi di Indonesia. Dengan menghadirkan film semi-dokumenter mengenai kerugian dalam melakukan pernikahan dini, diharapkan para remaja yang menajdi sasaran dapat memahami nilai-nilai yang disampaikan di dalam film semi-dokumenter tersebut. Untuk membuat film tersebut, langkah-langkah yang dilakukan oleh tim pengabdian kemitraan masyarakat ini adalah mengambil gambar dari empat narasumber utama terlebih dulu, kemudian disusul oleh ilustrasi yang ditampilkan di dalam film semi-dokumenter tersebut. Setelah itu, tim pengabdian kemitraan masyarakat melakukan perancangan skenario, lantas membuat ilustrasi yang sesuai dengan hasil wawancara dari empat narasumber utama. Hasil menunjukkan bahwa film semi-dokumenter telah menjalani urutan tahapan produksi hingga akhir dari tahap pelaksanaan di lapangan dan film tersebut siap dikonsumsi oleh publik. 

References

Puspitasari D, Pujihasvuty R, Nuri DF, Anggraeni M, Sukarno, Amarullah H, et al. Pernikahan Dini di Indonesia: Studi kasus di tiga provinsi Kalimantan Tengah, Nusa Tenggara Barat, dan Gorontalo. Jakarta: Pusat Penelitian KB dan KS; 2024.

Budiyanto Y. Tingginya Angka Perkawinan Usia Anak di Indonesia. Kompas. 2024 Mar 8;1.

Mutiah NR, Zulfa I, Hami W. Analisis Penyebab dan Dampak Pernikahan Dini (Studi Kasus di Desa Rejosari, Kecamatan Bojong). Misykat Al-Anwar: Jurnal Kajian Islam dan Masyarakat. 2024;7(1):29–39.

Sholeh M, Juniarti G. Studi Gender dalam Komunikasi Keluarga: Problematik yang Dihadapi Remaja Perempuan dalam Pengambilan Keputusan. JI. 2022 Feb 25;8(1):97.

Maudina LD. Dampak Pernikahan Dini Bagi Perempuan. Jurnal Harkat: Media Komunikasi Gender. 2019;15(2):89–95.

Wantu SM, Abdullah I, Tamu Y, Sari IP. Early Child Marriage: Customary Law, Support System, and Unwed Pregnancy in Gorontalo. SAMARAH. 2021 Dec 26;5(2):780.

Kanji S, Carmichael F, Darko C, Egyei R, Vasilakos N. The Impact of Early Marriage on the Life Satisfaction, Education and Subjective Health of Young Women in India: A Longitudinal Analysis. The Journal of Development Studies. 2024 May 3;60(5):705–23.

Sutami B, Rozikin M, Yumarni T. Implementasi Kebijakan Pemberdayaan Perempuan Dan Perlindungan Anak Melalui Program Desa Ramah Perempuan Dan Peduli Anak [Thesis (Magister)]. [Malang]: Universitas Brawijaya; 2024.

Az-Zahra NF, Putri AH, Ahmad A. Perlindungan Hukum Terhadap Anak Korban Tindak Pidana Prostitusi Dalam Perspektif Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 Pasal 76 Tentang Perlindungan Anak Dari Eksploitasi Ekonomi Dan Seksual. Journal of Law and Security Studies. 2025 Jun;2(1).

Borish D, Cunsolo A, Mauro I, Dewey C, Harper SherileeL. Moving images, moving methods: Advancing documentary film for qualitative research. International Journal of Qualitative Methods. 2021;20(1):1–14.

Andi F. Dasar-Dasar Produksi Televisi : Produksi Berita, Feature, Laporan Investigasi, Dokumenter, dan Teknik Editing. Jakarta: Kencana Prenada Media Group; 2012.

Bawole H.Y.A , Bawole, G.Y., Sanggelorang, Y., Pandiangan, D. 2023. Karakterisktik Kekerasan dalam Rumah Tangga terhadap Perempuan Ditinjau dari UU No. 23 Tahun 2004. Jurnal Perempuan dan Anak Indonesia. Vol 4 (2) h. 83-88. DOI: https://doi.org/10.35801/jpai.4.2.2023.44895.

Pandiangan, D. dan Nainggolan N. 2021. PKM Pemberdayaan Perempuan di UMKM Biovina Herbal untuk Perbaikan Pengeringan Bahan Baku Herbal Standar BPOM. Jurnal Perempuan dan An ak Indonesia Volume 3 Nomor 1, [September 2021], hal. 22-29. DOI: https://doi.org/10.35801/jpai.3.1.2021.36745

Downloads

Published

2025-12-01

How to Cite

Juniarti, G., A, H., & Nasiru, L. O. G. (2025). Pembuatan Film Semi Dokumenter untuk Mencegah Pernikahan Dini pada Remaja di Provinsi Gorontalo : Making a Semi-documentary Film to Prevent Early Marriage among Teenagers in Gorontalo Province. Vivabio: Jurnal Pengabdian Multidisiplin, 7(3), 240–250. https://doi.org/10.35799/vivabio.v7i3.64050