Aspek biologi ikan Selar Bentong (Selar crumenophthalmus) di Pelabuhan Perikanan Pantai Tasikagung, Rembang (Biological aspect of Bigeye Scad (Selar crumenophthalmus) at Tasikagung Coastal Fishing Port, Rembang)

Agusta Leoni Elfrida Purwasih, Suradi Wijaya Saputra, Wiwiet Teguh Taufani

Abstract


The Bigeye Scad is one of the small pelagic fish catch on landing caught on land at the Tasikagung Coastal Fishing Port Beach Fishing Port. The fishing gear used is a small purse seine mini purse seine. The Tasikagung Coastal Fishing Port is the landing place for fish catch fish caught by fishermen from the Java Sea. It is feared that the use of fish resources will lead to a decline in population. The importance of the knowledge of fish biology in Selar Bentong for assessing aquatic stocks. This study aims to determine the size structure, the relationship of length weight, condition factors, Gonad maturity level, Lm50% and Lc50% of Selar Bentong fish. The research was conducted in September-November 2020 and sampling was once a month at the Tasikagung Coastal Fishery Port, Rembang. The research method used the survey method. The data collected were fish length (mmTL), fish weight (gr) and gonads. The results showed that the length range of fish was 150-250 mmTL. The long relationship of fish weight is positive allometric with a condition factor of 1.08. TKG of male fish is dominant at TKG III and female fish TKG IV. The size of the first time caught (Lc50%) was 202 mmTL smaller than the Lm50% of 205 mmTL female fish (Lc50%<Lm50%) so the conditions were not yet fit to catch. While the male fish are fit to be caught with an Lm value of 186 mmTL (Lc50% <Lm50%).

Abstrak

Ikan Selar Bentong merupakan salah satu ikan pelagis kecil hasil tangkapan yang didaratkan di Pelabuhan Perikanan Pantai Tasikagung. Alat tangkap yang digunakan yaitu mini purse seine. Pelabuhan Perikanan Pantai (PPP) Tasikagung merupakan tempat pendaratan ikan hasil tangkapan nelayan dari Laut Jawa. Pemanfaatan sumber daya ikan dikhawatirkan akan mengakibatkan penurunan populasi. Pentingnya pengetahuan biologi ikan Selar Bentong untuk mengkaji stok di perairan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui struktur ukuran, hubungan panjang bobot, faktor kondisi, Tingkat Kematangan Gonad, LM dan LC50%ikan Selar Bentong. Penelitian dilaksanakan pada bulan September–November 2020 dan pengambilan sampel sekali setiap bulan di Pelabuhan Perikanan Pantai (PPP) Tasikagung, Rembang. Metode penelitian menggunakan metode survei. Data yang dikumpulkan adalah ukuran panjang ikan (mmTL), bobot ikan (gr) dan gonad. Hasil penelitian diperoleh kisaran ukuran panjang ikan 150-250 mmTL. Hubungan panjang bobot ikan bersifat alometrik positif dengan faktor kondisi 1,08 (kurang pipih). TKG ikan jantan dominan pada TKG III dan ikan betina TKG IV. Ukuran pertama kali tertangkap (LC50%) 202 mmTL lebih kecil daripada LM ikan betina 205 mmTL (LC50%<LM) sehingga kondisi belum layak tangkap. Sedangkap pada ikan jantan sudah layak tangkap dengan nilai LM 186 mmTL (LC50%<LM).


Keywords


Bigeye Scad, Biological Aspects, Length-Weight,Tasikagung Coastal Fishing Port (Ikan Selar Bentong, Aspek Biologi, Panjang-Bobot, PPP Tasikagung)

Full Text:

PDF

References


Chodrijah, U dan R. Faizah. 2018. Biologi Reproduksi Ikan Selar Bentong (Selar crumenophtahlmus Bloch, 1793) di Perairan Kwandang, Gorontalo Utara. Jurnal Bawal., 10(3): 169-177.

Dewanti, R.O.N., A. Ghofar dan S.W. Saputra. 2014. Beberapa Apek Biologi Ikan Teri (Stolephorus devisi) yang Tertangkap Payang di Perairan Kabupaten Pemalang. Journal of Maquares., 3(4): 102-111.

Efendiansyah. 2018. Hubungan Panjang dan Berat Ikan Keperan (Cyclocheilichtyhys apagon) di Sungai Telang Desa Bakam Kabupaten Bangka. Jurnal Sumber daya Perairan., 12(1): 1-9.

Effendie, M.I. 2002. Metode Biologi Perikanan. Yayasan Dewi Sri, Bogor, 112 hlm.

Faizah, R., L. Sadiyah dan T. Hariati. 2014. Parameter Populasi dan Biologi Reproduksi Ikan Bentong (Selar crumenophthalmus) di Perairan Kwandang, Gorontalo Utara. Jurnal Bawal. 6(2): 111-117.

Fauzi, M., I. Setyobudiandi dan A. Suman. 2018. Biologi Reproduksi Ikan Selar Bentong (Selar crumenophthalmus Bloch, 1793) di Perairan Natuna, Laut Cina Selatan. Jurnal Bawal., 10(2): 121-133.

Fitria, D., Rosmasita, N.U.S. Sibuea, dan T.M. Ghazali. 2020. Aspek Pertumbuhan Ikan Selar Bentong (Selar crumenophthalmus) yang Didaratkan di PPN Sibolga. Jurnal Enggano., 5(3): 473-482.

Keputusan Menteri Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia Nomor 50/Kepmen-KP/2017 Tentang Estimasi Potensi, Jumlah Tangkapan yang Diperbolehkan, dan Tingkat Pemanfaatan Sumber Daya Ikan di Wilayah Pengelolaan Perikanan Negara Republik Indonesia.

Khatami, A.M., Yonvitner dan I. Setyobudiandi. 2018. Tingkat Kerentanan Sumberdaya Ikan Pelagis Kecil Berdasarkan Alat Tangap di Perairan Utara Jawa. Jurnal Pengelolaan Perikanan Tropis., 2(1): 19-29.

Kholis, M.N., R.I. Wahju, Mustaruddin dan Kaliadi. 2018. Struktur Ukuran dan Hubungan Panjang Berat Ikan Kurau di Pulau Bengkalis. Albacore., 2(2): 197-208.

Maulina, I.D., I. Triarso dan K.E. Prihantoko. 2019. Daerah Potensi Penangkapan Ikan Tembang (Sardinella fimbriata) di Laut Jawa Berdasarkan Satelit Aqua Modis. Journal of Fisheries Science and Technology., 15(1): 32-40.

Nugraha, A., B.A. Wibowo dan Asriyanto. 2014. Analisis Finansial Usaha Perikanan Tangkap Mini Purse Seine di Pelabuhan Perikanan Pantai (PPP) Tasik Agung Kabupaten Rembang. Journal of Fisheries Utilization Management and Technology., 3(4): 56-65.

Pulungan, C.P., I.J. Zakaria, Sukendi dan Mansyurdin. 2012. Sebaran Ukuran, Hubungan Panjang-Berat dan Faktor Kondisi Ikan Pantau Janggut (Esomus metallicus AHL) di Sungai Tenayan dan Tapung Mati, Riau. Jurnal Perikanan dan Kelautan., 17(2): 60-70.

Prasojo, P., A. Rosyid dan I. Triarso. 2015. Analisis Tingkat Pemanfaatan dan Kebutuhan Fasilitas Fungsional dan Fasilitas Penunjang di Pelabuhan Perikanan Pantai Tasikagung, Rembang. Journal of Fisheries Utilization Management and Technology., 4(1): 32-42.

Saranga, R., Asia, J. Manengkey dan M.Z. Arifin. 2018a. Dinamika Populasi Selar Crumenophthalmus di Perairan Sekitar Bitung. Buletin Matric., 15(1): 11-22.

__________. 2018b. Pertumbuhan, Nisbah Kelamin, Faktor Kondisi, dan Struktur Ukuran Ikan Selar crumenophthalmus di Perairan Sekitar Bitung. Jurnal Sains dan Teknologi., 1(3): 257-271.

__________. 2019. Ukuran Pertama Kali Tertangkap, Ukuran Pertama Kali Matang Gonad dan Status Pengusahaan Selar boops di Perairan Bitung. Journal of Fisheries and Marine Research., 3(1): 67-74.

Senen, B dan Munira. 2020. Analisis Aspek Biologi Ikan Kawalinya (Selar crumenophthalmus) yang Tertangkap Purse Seine di Perairan Banda, Maluku Tengah. Journal of Science and Technology., 1(1): 13-20.

Wandira, A.W., C.A. Suryono dan Suryono. 2018. Kajian Kelas Panjang Berat Ikan Pelagis Kecil Ikan Kembung Lelaki (Rastrelliger canagurta) yang Didaratkan di Tambak Lorok, Semarang, Jawa Tengah. Journal of Marine Research., 7(4): 293-302.

Warsono, A.I., W. Herawati dan A.Yustiati. 2017. Kelangsungan Hidup dan Pertumbuhan Ikan Betutu (Oxyeleotris marmorata) yang Diberi Pakan Hidup dan Pakan Buatan di Karamba Jaring Apung Waduk Cirata. Jurnal Perikanan dan Kelautan., 8(1): 14-25.

Widiyastuti, H., Herlisman dan A.R.P. Pane. 2020. Ukuran Layak Tangkap Ikan Pelagis Kecil di Perairan Kendari, Sulawesi Tenggara. Marine Fisheries., 11(1): 39-48.




DOI: https://doi.org/10.35800/jitpt.6.2.2021.33049

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.

<iframe style="border: 0px #ffffff none;" name="statistik" src="https://author.my.id/widget/statistik.php?sinta=5562&amp;gs=47iSrsQAAAAJ&amp;sc=1" frameborder="0" marginwidth="0px" marginheight="0px" scrolling="no" width="100%" height="250px"></iframe>