Analysis of sago starch fermented with aerobic and anaerobic processes as alternative material for fish meal

Erwin Wuniarto, Julius Sampekalo, Cyska Lumenta

Abstract


Title (Bahasa Indonesia): Analisis pati sagu yang difermentasi dengan proses aerob dan anaerob sebagai bahan alternatif pengganti tepung ikan

 

Fish meal is commonly used as the main ingredient in aqua feeds. In this study, sago (Metroxylon spp.) starch was fermented through aerobic and anaerobic processes using Rhizophus sp. The duration of fermentation was 10 days. Based on proximate analysis, the unfermented sago starch had protein content of 1.11%, while the fermented one showed five to eight times increased protein level. The carbohydrate, lipid, and ash contents were found to decline in both aerobic and anaerobic fermentation. On the other hand, water content and crude fiber increased in both aerobic and anaerobic processes.

 

Tepung ikan umumnya digunakan sebagai bahan baku utama dalam pakan organisme budidaya. Dalam penelitian ini, bahan pati sagu (Metroxylon spp.) difermentasi secara aerob maupun anaerob dengan menggunakan Rhizopus sp. Lamanya fermentasi adalah 10 hari. Berdasarkan hasil uji proksimat, kandungan protein pati sagu tanpa fermentasi adalah 1,11 %, sedangkan bahan pati sagu yang difermentasi memperlihatkan peningkatan kandungan nilai proteinnya sebanyak lima sampai delapan kali. Kandungan karbohidrat, lemak, dan kadar abu berkurang pada kedua fermentasi aerob dan anaerob. Sebaliknya, kadar air dan serat kasar meningkat pada kedua proses aerob dan anaerob.


Keywords


sago starch; Rhizophus sp.; fermentation; alternative material; fish meal

Full Text:

PDF

References


AZIZAH, N., AL BAARRI, S., MULYANI (2012) Pengaruh lama fermentasi terhadap kadar alkohol, pH, dan produksi gas pada proses fermentasi bioetanol dari whey dengan substitusi kulit nanas. Jurnal Penelitian

Fakultas Peternakan dan Pertanian. 1.2. pp.72-77.

E-TAWA FARM (2011) Cara pembuatan pakan fermentasi. www.etawafarm.com. Diakses tanggal 19 september 2014 jam 16.00.

HABIBI, A. (2008) Pengaruh berbagai dosis ragi dan dosis pakan berupa dedak fermentasi terhadap pertumbuhan ikan bandeng (Chanos chanos Forskal). Unpublished Tesis, Program Pascasarjana Universitas Muhamadiyah, Gresik.

ISKANDAR, B. and TAMPOEBOLON , M. (2009) Kajian perbedaan aras dan lama perendaman fermentasi ampas sagu dengan Aspergillus niger terhadap kandungan protein kasar dan serat kasar. Seminar Nasional Kebangkitan Peternakan, Fakultas Peternakan, Semarang . 236

MEDWID, R.D. and GRANT, D.W. (1994) Germination of Rhizopus sp sporangiospores. Applied Environmental Microbiology, 48(6), pp. 1067-1071.

PURWADARIA, T., SINURAT, A.P., DUPRIYATI, H., HAMID, dan BINTANG, I. (2002) Evaluasi nilai gizi lumpur sawit fermentasi dengan Aspergillus niger setelah proses pengeringan dengan pemanasan. Ilmu Ternak dan Veteriner, 4 (4), pp. 257-263.

ROHAENI, E.S., DARMAWAN A., SADERI D. I., dan SETIOKO, A.R. (2000) Uji adaptasi penggunaan dedak dan sagu fermentasi dalam ransum terhadap produksi telur itik Alabio. Makalah Temu Aplikasi Paket Teknologi Pertanian. Sub Sektor Peternakan. Amuntai, 16-17 Oktober 1999

SATATA, B. (1992) Pengaruh aras protein dan imbangan kombinasi lisin dan metionin pada ransum petelur tanpa dan dengan tepung ikan. Tesis. Program Pasca Sarjana. Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta.

SIBBALD, I.R. and WOLYNETZ, M.S. (1986) Effects of dietary L-lysine and feed intake on energy utilization and tissue synthetis by broiler chicks. Poultry Science, 65, pp. 98-105.

WIDJASTUTI, T., ABUN., TANWIRIAH W. dan ASMARA, Y.I. (2007) Pengolahan Bungkil Inti Sawit Melalui Fermentasi oleh Jamur Marasmius sp Guna Menunjang Bahan Pakan Alternatif Untuk Ransum Ayam Broiler. Laporan Penelitian Hibah Kompetisi A3 Perguruan Tinggi. Universitas Pajajaran.




DOI: https://doi.org/10.35800/jasm.2.2.2014.12397

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


VISITOR ACTIVITIES: Since Nov 24, 2020; 12:00

 

INDEXED IN:

     

 

PUBLISHER: The JASM is published by Pascasarjana, Universitas Sam Ratulangi, Manado, in collaboration with the Indonesia of Aquatic Resources Management Association (Asosiasi Pengelola Sumber Daya Perairan Indonesia/SIPESUAR). It is printed in each publication as 'Graduate Program, UNSRAT, Manado, Indonesia – Asosiasi Pengelola Sumber Daya Perairan Indonesia'.

 

COPYRIGHT & LICENSE: Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under an Attribution 4.0 International (CC BY 4.0)

Creative Commons License