Physical evaluation on freshwater crayfish, Cherax quadricarinatus, feed using several gluten materials

Lady D. Khartiono, Julius Sampekalo, Winda M. Mingkid

Abstract


Title (Bahasa Indonesia): Uji fisik pakan lobster air tawar, Cherax quadricarinatus, yang menggunakan beberapa bahan perekat

 

The objective of this study was to evaluate the physical parameters of feed for freshwater crayfish (Cherax quadricarinatus) using different glutens. This study used a completely randomized design with four treatments and three replications. Treatment A was feed with starch gluten, treatment B was feed with sago gluten, treatment C was feed with seaweed gluten and treatment D was a commercial feed (control). ANOVA showed that the treatments gave a significant effect (P <0.05) on the breaking rate in the water, sinking speed, homogeneity, and hardness. The results showed that feed using seaweed gluten is very good to use. Feed with starch gluten was also better than feed of sago gluten. However, for sinking speed, control diet and starch gluten-based feed were faster than that of seaweed gluten. The result for water quality analysis including temperature, pH, DO and ammonia during the study showed tolerable ranges for freshwater crayfish.

 

Penelitian ini bertujuan untuk menguji secara fisik pakan lobster air tawar (Cherax quadricarinatus) yang menggunakan beberapa bahan perekat. Penelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) dengan empat perlakuan dan tiga ulangan. Perlakuan A pakan dengan bahan perekat kanji, perlakuan B pakan dengan bahan perekat sagu, perlakuan C pakan dengan bahan perekat rumput laut dan perlakuan D adalah pakan komersil (kontrol). Hasil analisis ragam menunjukkan bahwa antara perlakuan memberikan pengaruh nyata (P<0,05) terhadap kecepatan pecah pakan dalam air, dispersi pakan, kecepatan tenggelam, homogenitas, dan tingkat kekerasan. Pakan dengan bahan perekat rumput laut sangat baik untuk digunakan. Pakan dengan bahan perekat tepung kanji juga lebih baik dibandingkan pakan berbahan perekat sagu. Tetapi untuk kecepatan tenggelam pakan kontrol dan pakan berbahan perekat kanji lebih cepat dibandingkan pakan berbahan perekat rumput laut. Hasil analisis kualitas air meliputi suhu, pH, DO dan amonia selama penelitian menunjukkan masih dalam batas kisaran yang bisa ditoleransi lobster air tawar.


Keywords


gluten; physical evaluation; freshwater crayfish; water quality

Full Text:

PDF

References


BALAZS, G.H., ROSS, E. and BROOKS, C.C. (1973) Preliminary studies on the preparation and feeding of crustacean diets. Aquaculture, 8, pp. 755-766.

DARMANSYAH, M.A. (2011) Pertumbuhan dan kelangsungan hidup lobster air tawar (Cherax quadricarinatus). Unpublished Article. Fakultas Perikanan Ilmu dan Kelautan, Institut Pertanian Bogor.

IDRIS, A.P.S. (2011) Analisis proximat pakan yang menggunakan binder rumput laut Kappaphycus alvarezii terhadap pertumbuhan ikan nila. Jurnal Agrosistemn, 7 (1), pp. 56.

ISKANDAR, (2006) Budidaya Lobster Air Tawar. Agromedia Pustaka. Jakarta.

MUJIMAN, A. (2001) Makanan ikan. Jakarta: Penebar Swadaya.

MURTIDJO, B.A. (2001) Pedoman meramu pakan ikan. Yogyakarta: Penerbit Kanisius.

MURDINAH, T. SUWARNO, SOEKARTA and SUMPENOP. (1999) Mempelajari Jenis Bahan Pemikat untuk Pakan Udang. Jurnal Penelitian Pascapanen Perikanan, 70 (1), pp. 29-36.

LOUPATTY, V. (2010) Kajian Senyawa Metabolit Primer dan Sekunder dari Rumput Laut sebagai Bahan Baku Industri. Seminar Nasional Basic Science II.

SAADE, E. and ASLAMIYAH, S. (2009) Uji fisik dan kimiawi pakan buatan untuk udang windu dengan berbagai perekat Rumput Laut. Torani Jurnal Ilmu Kelautan dan Perikanan 19 (2), pp. 111-112.

WIYANTO, H. and HARTONO, R. (2011) Lobster Air Tawar Pembenihan dan Pembesaran. Jakarta: Penebar Swadaya.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


   e-ISSN 2337-5000

 

Terindeks oleh:

Image result for google scholar

Logo IPI