The analysis of capture fisheries performance in Lembeh Island, Bitung City, North Sulawesi

Muhammad Z Arifin, Emil Reppie, Johnny Budiman

Abstract


Title (Bahasa Indonesia): Analisis keragaan perikanan tangkap Pulau Lembeh, Kota Bitung, Sulawesi Utara


According to the statistics of 2014 Bitung City, fisheries production value of the city increased. This needs to be analyzed in order to establish whether the development provides economic benefit to the society and whether the fishing activities are efficient. The objectives of the study were to study the capture fisheries performance and its impact on the responsible fisheries management in Lembeh (as part of the Bitung City); to know the efficiency level of the fishing activities carried out by fishermen of Lembeh; and to analyze the economic benefit of the capture fisheries to the fishermen. The data were analyzed using descriptive methods. Results found that dominant fishing gears used by Lembeh fishermen were handlines(multihooks-handline, octopus handline, squid handline, and tuna handline), nets (beach seineand gill net), mini purse seine, and fish aggregating device (such as light boat). Those fishing gears were distributed in all villages of Lembeh. Efficient fishing activities are those with efficiency value of 1. From 111 fishermen respondents in Lembeh, 29 of them did efficient fishing operations. The range of investment needed for each fishing gear varied among different types. Mean fishermen’s exchange rate of Lembeh island was 1.29, meaning that there was positive impact of fishing activities on the fulfillment of family’s daily needs.


Menurut data statistik Kota Bitung dalam angka tahun 2014, nilai produksi perikanan Kota Bitung mengalami kenaikan. Kenaikan ini perlu di analisis apakah memberi manfaat secara ekonomi kepada masyarakat dan apakah penangkapannya sudah efisien. Tujuan penelitian ini adalah 1) menganalisis keragaan perikanan tangkap dan dampaknya pada pengelolaan perikanan yang bertanggung jawab di Pulau Lembeh (yang merupakan bagian dari Kota Bitung), 2) menetapkan tingkat efisiensi kegiatan perikanan tangkap yang telah dilakukan oleh nelayan di Pulau Lembeh, dan 3) menganalisa manfaat kegiatan perikanan tangkap secara ekonomi bagi para nelayan. Analisis data menggunakan metode deskriptif. Hasil penelitian menujukkan, bahwa alat tangkap yang dominan dioperasikan oleh nelayan Pulau Lembeh adalah jenis handline(pancing noru, pancing, pancing gurita, pancing cumi, pancing tuna), soma (beach seinedan gillnet), mini purse seine(pajeko), dan pengumpul ikan (perahu lampu). Alat tangkap tersebut tersebar di seluruh kelurahan di Pulau Lembeh. Kegiatan penangkapan yang efisien adalah kegiatan penangkapan dengan nilai efisiensi 1. Dari 111 responden nelayan pulau Lembeh, 29 di antaranya melakukan operasi penangkapan yang efisien. Kebutuhan modal usaha masing-masing alat tangkap berbeda antara satu dan lainnya. Rata-rata Nilai Tukar Nelayan (NTN) di pulau tersebut adalah 1,29 di mana menunjukkan adanya dampak positif kegiatan penangkapan ikan dalam pemenuhan kebutuhan sehari hari.


Keywords


fisheries performance; capture fisheries; fisheries management; Lembeh island; Bitung

Full Text:

PDF

References


DITJEN PERIKANAN, DEPARTEMEN PERTANIAN (1979). Buku Pedoman Pengenalan Sumberdaya Perikanan Laut Bagian I (Jenis-Jenis Ikan Ekonomis Penting). Jakarta: Departemen Pertanian.

DJPT (2011) Peta Keragaan Perikanan Tangkap di WPP RI Cetakan III. Jakarta: DJPT KKP.

DKP SULUT (2010) Buku Statistik Perikanan Tangkap 2010. Manado: Dinas Kelautan dan Perikanan Sulut.

FAUZI, A. (2005) Kebijakan Perikanan dan Kelautan, Isu, Sintesis dan Gagasan. Jakarta: PT Gramedia Pustaka Utama.

FAUZI, A. and SUZY, A. (2005) Permodelan Sumberdaya Perikanan dan Kelautan Untuk Analisa Kebijakan. Jakarta: Penerbit PT Gramedia Pustaka Utama.

USTRIYANA, I N.G. (2005) Model dan Pengukur-an Nilai Tukar Nelayan (Kasus Kabupaten Karangasem). Bali: Fakultas Pertanian Universitas Udayana.

KHUMAIROH, ISMAIL, YULIANTO. T. (2013) Analisis Tingkat Kesejahteraan Rumah Tangga Nelayan Purse Seine di PPI Bulu Kabupaten Tuban Jawa Timur. Journal of Fisheries Resources Utilization Management and Technology, 2(3): 182-191

NIKIJULUW, V.PH. (2008) Blue Water Crime (Cetakan Pertama). Jakarta: PT Pustaka Cidesindo.

PLANNING BUREAU OF MMAF. (2009) Indonesian Fisheries Book 2009. Jakarta: Ministry Marine Affairs and Fisheries and JICA.

PUSAT DATA STATISTIK DAN INFORMASI. (2013) Analisa dan Data Pokok Kelautan dan Perikanan Menurut Provinsi Tahun 2012. Jakarta: Sekretariat Jenderal Kementerian Kelautan dan Perikanan.

SANDJAJA, B. and HERIYANTO, A. (2015) Panduan Penelitian (Edisi Revisi). Jakarta: Prestasi Pustaka Publisher.

WIDODO, J. and SUADI. (2008) Pengelolaan Sumberdaya Perikanan Laut. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.




DOI: https://doi.org/10.35800/jasm.5.2.2017.24569

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


VISITOR ACTIVITIES: Since Nov 24, 2020; 12:00

 

INDEXED IN:

     

 

PUBLISHER: The JASM is published by Pascasarjana, Universitas Sam Ratulangi, Manado, in collaboration with the Indonesia of Aquatic Resources Management Association (Asosiasi Pengelola Sumber Daya Perairan Indonesia/SIPESUAR). It is printed in each publication as 'Graduate Program, UNSRAT, Manado, Indonesia – Asosiasi Pengelola Sumber Daya Perairan Indonesia'.

 

COPYRIGHT & LICENSE: Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under an Attribution 4.0 International (CC BY 4.0)

Creative Commons License