HUBUNGAN KONDISI OVERCROWDED DENGAN KETEPATAN PELAKSANAAN TRIASE DI INSTALASI GAWAT DARURAT RSU GMIM PANCARAN KASIH MANADO

Authors

  • Vianthy Kundiman
  • Lucky Kumaat
  • Maykel Kiling

DOI:

https://doi.org/10.35790/jkp.v7i1.22880

Abstract

Abstract: Triage is a patient sorting activity based on the severity of trauma or illness that is
carried out immediately in a short time. Overcrowded conditions by patients in the ED due to
the incompatibility of patients with the number of overcrowded nurses have an impact on the
accuracy implementation of triage in patients aimed at reducing morbidity and mortality.The
purpose was to identify the relationship of overcrowded conditions and the accuracy
implementation of triage at ED of Pancaran Kasih GMIM Hospital Manado. The design study
is analytic survey with cross sectional.Samples 105 respondents with a Non Probability
sampling technique namely Consecutive sampling. Results used the Chi square test with a
significance level of 95% so that the value of p value is 0,000 smaller than the significant value
of 0.05.Conclusion there is a relationship of overcrowded conditions and the accuracy
implementation of the truage at Emergency Department of Pancaran Kasih GMIM Hospital
Manado..
Keywords: Triage, Overcrowded, Accuracy

Abstrak: Triase merupakan kegiatan pemilahan pasien berdasarkan berat dan ringannya trauma
atau penyakit yang diderita yang dilakukan segera dalam waktu yang singkat. Kondisi
overcrowded oleh pasien di IGD disebabkan karena tidak sesuainya jumlah pasien dengan
jumlah perawat Overcrowded berdampak pada ketepatan pelaksanaan triase pada pasien yang
bertujuan menurunkan angka morbiditas dan mortalitas. Tujuan untuk mengetahui hubungan
antara kondisi overcrowded dengan ketepatan pelaksanaan triase di IGD RSU GMIM Pancaran
Kasih Manado. Metode menggunakan desain penelitian cross sectional study. Sampel terdiri
dari 105 responden dengan tehnik pengambilan sampel Non Probability sampling yaitu
Consecutive sampling. Hasil menggunakan uji Chi square dengan tingkat kemaknaan 95%
sehingga didapatkan nilai p value yaitu 0,000 lebih kecil dari nilai signifikan 0,05. Kesimpulan
terdapat hubungan antara kondisi overcrowded dengan ketepatan pelaksanaan triase di IGD
RSU GMIM Pancaran Kasih Manado.
Kata Kunci: Triase, Overcrowded, Ketepatan

Downloads

Published

2019-01-31

How to Cite

Kundiman, V., Kumaat, L., & Kiling, M. (2019). HUBUNGAN KONDISI OVERCROWDED DENGAN KETEPATAN PELAKSANAAN TRIASE DI INSTALASI GAWAT DARURAT RSU GMIM PANCARAN KASIH MANADO. JURNAL KEPERAWATAN, 7(1). https://doi.org/10.35790/jkp.v7i1.22880