UJI INVIVO EKSTRAK UMBI BAWANG HUTAN (Eleutherine americana Merr.) TERHADAP GAMBARAN MAKROSKOPIS ORGAN JANTUNG TIKUS PUTIH JANTAN GALUR WISTAR (Rattus norvegicus)

Authors

  • Greifen Triky Rondonuwu
  • Herny Simbala
  • Erladys Rumondor

DOI:

https://doi.org/10.35799/pha.10.2021.34043

Abstract

ABSTRACT

Forest onion bulbs (Eleutherine americana Merr.), Including the Iridaceae family, have been used for generations by the Dayak people as medicinal plants for various types of diseases such as breast and colon cancer, hypertension, diabetes mellitus, hypercholesterolemia and stroke. This study was conducted to evaluate the effect and side effects of extracts of forest onion bulbs to the macroscopic description of cardiac organ in rats. Thirty male white rats Wistar strain was used as research object, which is divided into three groups of dose that applied with the ethanol extract of Forest onion bulbs orally (5mg/ml, 10mg/ml, 15mg/ml)  and one group as controls for comparison. The tests were carried out for 15 days, with observations made against the body weight of rats, macroscopic observation of cardiac organ and observation of cardiac organ weights. The results showed that the provision of forest onion bulbs extract did not cause significant changes based on the graph of observations made on the macroscopic image of the heart organ and the weight of the rats.

 

Keywords : Forest onion bulbs (Eleutherine Americana Merr.), cardiac macroscopic, white rat (Rattus norvegicus)


 

ABSTRAK

Umbi bawang hutan (Eleutherine americana Merr.) termasuk familia Iridaceae, secara turun temurun telah dipergunakan oleh masyarakat dayak sebagai tumbuhan obat untuk berbagai jenis penyakit seperti kanker payudara dan kolon, hipertensi, diabetes mellitus, hiperkolesterol dan strok. Penelitian ini bertujuan untuk  melihat pengaruh yang ditimbulkan dari konsumsi ekstrak  Umbi bawang hutan terhadap gambaran makroskopis organ jantung pada tikus putih. Penelitian dilakukan menggunakan hewan percobaan  tikus putih jantan galur wistar berjumlah 30 ekor, yang dibagi dalam empat kelompok dosis yang diberi ekstrak etanol umbi bawang hutan secara oral yaitu (5mg/ml, 10mg/ml, 15mg/ml) dan satu kelompok kontrol sebagai pembanding. Masa pengujian dilakukan selama 15 hari, dengan pengamatan yang dilakukan berupa pengamatan berat badan tikus, pengamatan makroskopis organ jantung dan pengamatan berat organ. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian ektrak umbi bawang hutan tidak menimbulkan perubahan yang signifikan berdasarkan grafik pengamatan yang dilakukan pada gambaran makroskopis organ jantung serta penimbangan berat badan tikus.

 

Kata kunci : Umbi bawang hutan (Eleutherine americana Merr.), makroskopis jantung, tikus putih (Rattus norvegicus)

Downloads

Published

2021-05-17

Issue

Section

Articles