PERSEPSI MASYARAKAT DALAM PELAKSANAAN OTONOMI KHUSUS BIDANG PENDIDIKAN DI DISTRIK ALAMA KABUPATEN MIMIKA PROVINSI PAPUA

Konianus Amisim

Abstract


ABSTRAKPemberian Otonomi Khusus bagiPropinsiPapua yang berdasarkan Undang-Undang Nomor 21 tahun 2001 dalam esensinya memiliki tujuan dimana memberikankewenangan bagi rakyat Papua untuk mengelola sendiri kekayaan alam yang dimilikiserta diberi pelimpahan tanggung jawab untuk memajukan, percepatan pembangunanbaik dari segi politik ekonomi, budaya,pendidikan, terlebihtingkat kesejahteraanmasyarakat.Pendidikan merupakan hal yang sangat penting bagi setiap orang,oleh sebab ituDinas pendidikanharus berperanaktif,terkait dengan program-program yang akandilakukanmulai dari,TK SD,SMP,sampai SMA/SMK.Khususdi wilayahdiDistrik AlamakabupatenMimika Provinsi Papua,hasilpengamatan penulismasalah pendidikan masih buruk, hal ini disebabkan sarana danprasarana pendidikan yang belum memadai, ditambah dengan jumlah tenaga pendidik,dan kualitas pendidikyang belum mampu meningkatkan mutu pendidikan diPapua,selain ituwilayah topografi papua yang dapat dikatakan cukup menantang, dan saranatransportasi yang belum memadai, serta kemampuan berbahasa indonesia sebagai alatkomunikasi antara guru dan peserta didiknyajuga menjadi kendala utama terkaitdengan peningkatan kualitas pendidikan di wilayah ini.Olehsebab ituadanya perhatian khusus dari Pemerintah Kabupatenprovinsimaupun kabupatendalam penyediaan anggaran untuk pembangunan infrastrukturpendidikan yang ada di papua, serta penambahan personil jumlah tenaga pendidikanmelalui penerimaan pegawai.diperlukan upaya dari pemerintah kabupaten untukmendatangkan tenaga Guru dari pemerintah kabupaten mimika untuk mengajar dipedalaman-pedalaman papuabisa berjalan dengan baik sesuai harapan masayarakatpapua pada umumnyamenjadi sesuatu yang diperlukan.Kata Kunci:“Pelaksanaan Otonomi khusus dalambidang pendidikan“

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Jurnal Politico FISIP UNSRAT