IMPLEMENTASI KEBIJAKAN PEMERINTAH KOTA BITUNG DALAM PENGELOLAAN SAMPAH DENGAN MENGOPTIMALISASI BANK SAMPAH

Kobis Gonsales Kalempouw

Abstract


ABSTRAK

                Permasalahan sampah di indonesia sudah sangat serius, bukan hanya menjadi masalah lingkungan tapi sudah mencakup ke ekonomi, kesehatan dan budaya dan hampir semua kota di Indonesia mengalami kendala dalam mengelola sampah. Sulawesi utara adalah salah satu daerah yang mulai serius berperang melawan sampah plastik. Bagaimana pemerintah berupaya membangun kesadaran dan pola pikir masyarakat dalam membuang dan memanfaatkan sampah. Undang Pengelolaan Sampah jelas mengatur wewenang Pemerintah Provinsi. Dengan menggunakan metode kualitatif (Sugiyono, 2017), penelitian ini akan mengkaji implementasi kebijakan pemerintah khususnya yang dilakukan oleh Dinas Lingkungan Hidup Kota Bitung, dalam mengatasi permasalahan sampah. Focus akan dikaji dengan menggunakan pendekatan yang dikemukakan oleh Mazmanian, dkk (1983) tentang implementasi kebijakan. Dikatakan bahwa untuk melihat proses implementasi kebijakan dapat dari karakteristik masalah, karakteristik kebijakan, dan lingkungan kebijakan. Temuan penelitian menggambarkan, jika dilihat dari karakteristik masalah ada ketidak paduan antara pemerintah kota dan instansi bank sampah terkait, dikarenakan pemahaman tentang pengelolaan yang benar-benar tidak sampai di instansi terkait. Dari karakteristik kebijakan, terlihat kebijakan yang ada belum menyentuh ke akar rumput. Hal itu membuat instansi bank sampah, nasabah, dan masyarakat umumnya belum mengetahui tentang point-point tentang pengelolaan sampah. Sedangkan dari sisi lingkungan kebijakan hanya dibatasi pada intansi dan masyarakat tertentu saja. Hal itu membuat aturan yang dibuat seutuhnya hampir tidak menyentuh kepada seluruh elemen masyarakat.

 

Kata Kunci: Implementasi Kebijakan; Pengelolaan Sampah

 

 

ABSTRACT

The problem of waste in Indonesia is very serious, not only an environmental problem but includes the economy, health and culture and almost all cities in Indonesia experience problems in managing waste. North Sulawesi is one of the regions that is starting to seriously fight against plastic waste. How the government seeks to build awareness and public mindset in disposing and utilizing waste. The Waste Management Act clearly regulates the authority of the Provincial Government. Using qualitative methods (Sugiyono, 2017), this study will examine the implementation of government policies, especially those carried out by the Bitung City Environmental Service, in overcoming waste problems. Focus will be studied using the approach proposed by Mazmanian et al. (1983) regarding policy implementation. It is said that to see the policy implementation process can be from the characteristics of the problem, the characteristics of the policy, and the policy environment. The research findings illustrate, when viewed from the characteristics of the problem there is a mismatch between the city government and the related waste bank agencies, due to the understanding of management that really does not reach the relevant agencies. From the characteristics of the policies, it can be seen that the existing policies have not yet reached the grassroots. This has made waste bank agencies, customers, and the general public not yet aware of the points regarding waste management. Meanwhile, from an environmental perspective, the policy is limited to certain institutions and communities. This makes the rules that are made completely do not touch all elements of society.

 

Keywords: Policy Implementation; Waste management


Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Jurnal Politico FISIP UNSRAT