ANALISIS RISIKO PELAKSANAAN PERAWATAN LANDAS PACU BANDAR UDARA SAM RATULANGI MANADO

Reza Rizki Kurnia Bachdar, Grace Y. Malingkas, Huibert Tarore

Abstract


Bandar Udara Internasional Sam Ratulangi terletak di kota Manado, Provinsi Sulawesi Utara. Bandar udara yang dikelola oleh PT. Angkasa Pura I ini mampu menerima beban dari pesawat udara Boeing 737 series dan Air Bus A320 Series. Perawatan secara berkala dilakukan untuk menjaga kemampuan dari landas pacu yang ada. Salah satu perawatan yang sedang dilakukan saat ini adalah proyek “Pekerjaan Overlay Runway 18-36 di Bandar Udara Sam Ratulangi – Manado”.

Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi faktor resiko, terkait dengan kecelakaan penerbangan dan dapat mengetahui kondisi risiko dominan yang muncul dalam metode kerja. Metode penelitian yang digunakan adalah metode campuran antara kualitatif dan kuantitatif. Pengambilan data dalam penelitian ini berupa data primer (Wawancara dan menyebarkan kuisioner) dan data sekunder (Studi literatur). Data yang diperoleh dianalisis secara statistik dengan bantuan aplikasi Statistical Program for Social Science (SPSS), kemudian dilakukan uji validitas dengan teknik pengujian Pearson Correlation, uji reabilitas dengan teknik pengujian Cronbach’s Alpha, analisis resiko secara kualitatif, analisis resiko secara kuantitatif dan analisis kategori resiko. Hasil analisis disajikan dengan mengelompokkan risiko dalam kategori tinggi, sedang dan rendah.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Risiko yang ada dalam metode kerja “Pekerjaan Overlay Runway 18-36 di Bandar Udara Sam Ratulangi – Manado” terkait dalam kecelakaan penerbangan, sebanyak 62 faktor risiko, setelah divalidasi dengan pengujian validitas dan reliabilitas, didapat sebanyak 43 faktor risiko yang pasti. (2) Dari hasil analisis didapati dari ke 43 faktor risiko terdapat 12 faktor risiko yang masuk dalam kategori risiko tinggi. Tiga faktor risiko tertinggi adalah “kualitas pekerjaan kurang baik” berada pada tahapan pekerjaan “penghamparan”, “hasil akhir pengaspalan/sambungan runway tidak landai”berada pada tahapan pekerjaan “penghamparan” dan “kualitas pekerjaan kurang baik” berada pada tahapan pekerjaan “pengecatan marka”. Ke-43 faktor risiko tinggi tersebut harus dilakukan penanganan segera, untuk menghindari terjadinya kecelakaan dalam penerbangan terkait pekerjaan pembangunan di Bandar Udara Sam Ratulangi Manado.

 

Kata Kunci: bandar udara, landas pacu, metode kerja,  proyek, risiko


Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.