Mitigasi Bencana Gunung Berapi di Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro
Abstract
Abstrak
Penelitian ini mengkaji wilayah-wilayah di Kepulauan Siau Tagulandang Biaro yang rentan terhadap bencana gunung api, serta mengevaluasi tingkat risiko dan upaya mitigasi terhadap potensi letusan Gunung Ruang. Melalui analisis faktor risiko dan teknik overlay menggunakan GIS, ditemukan bahwa Kecamatan Laingpatehi memiliki tingkat risiko tertinggi. Sementara itu, Kecamatan Bahoi, Balehumara, dan Pumpente tergolong dalam kategori risiko sedang, dan 23 kecamatan lainnya diklasifikasikan sebagai wilayah dengan risiko rendah. Faktor utama yang mempengaruhi tingkat risiko meliputi potensi kerugian serta kapasitas pemulihan pascabencana. Studi ini merekomendasikan dilakukannya penilaian terhadap ketahanan bencana di tiga kecamatan prioritas guna memperkuat strategi mitigasi dan meminimalkan dampak letusan gunung api.
Kata kunci: Mitigasi Bencana; Gunung Berapi; Gunung Ruang
Abstract
This study identifies volcanic disaster-prone areas in Siau Tagulandang Biaro Islands and analyzes the risk levels and mitigation strategies concerning Ruang Volcano’s eruption. Using disaster risk factor and GIS overlay analysis, the findings reveal that Laingpatehi Village faces the highest risk, while Bahoi, Balehumara, and Pumpente have moderate risk. The remaining 23 villages are classified as low risk. The main factors affecting risk levels are potential loss and disaster resilience capacity. The study recommends further evaluation of disaster resilience capacity in the three sub-districts to improve mitigation strategies and reduce losses from volcanic eruptions.
Keyword: Disaster Mitigation; Volcanic Mountain; Ruang Mountain
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Sabua : Jurnal Lingkungan Binaan dan Arsitektur is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License

