Identifikasi Potensi dan Persoalan Desa Cijambu, Kabupaten Bandung Barat, dalam Perancangan Riverfront Tourism Village
DOI:
https://doi.org/10.35793/bwye8j33Abstract
Desa Cijambu di Kecamatan Cipongkor, Kabupaten Bandung Barat, menghadapi tantangan kemiskinan ekstrem. Namun, desa ini memiliki potensi sumber daya alam strategis yang belum dimanfaatkan secara optimal, khususnya aset berupa Sungai Cijambu. Sejalan dengan program prioritas nasional terkait pengembangan desa wisata, penelitian ini bertujuan untuk merancang kawasan Riverfront Tourism Village di RW 07 Desa Cijambu guna memanfaatkan aset tersebut dan mengatasi masalah ekonomi lokal. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan desain studi eksploratif. Prinsip normatif dibentuk melalui sintesis kriteria dari pedoman perancangan kota, perancangan perdesaan, kawasan tepian air, dan kawasan pariwisata. Pendekatan perancangan dilakukan secara fragmental yang mengacu pada elemen perancangan kota Shirvani (1985) untuk mengevaluasi kondisi eksisting tapak. Analisis kesenjangan (gap analysis) antara prinsip perancangan normatif dan kondisi eksisting menunjukkan beberapa kendala utama, termasuk defisit infrastruktur yang signifikan, pola ruang permukiman yang tidak tertata, serta ketiadaan fasilitas pariwisata. Meskipun demikian, tantangan ini diimbangi oleh kekayaan aset alam dan warisan budaya lokal yang mendalam. Penelitian ini menyimpulkan bahwa meskipun perbaikan tata ruang yang komprehensif sangat diperlukan, optimalisasi potensi bawaan tersebut dapat menjadi katalis strategis untuk mengubah Desa Cijambu menjadi destinasi yang hidup dan berkelanjutan, serta mendorong pemulihan ekonomi jangka panjang.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Bunga Duce, Bagas Dwipantara Putra

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Sabua : Jurnal Lingkungan Binaan dan Arsitektur is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License


