Analisis Nilai Walkability di Perkotaan. Studi Kasus Kecamatan Makale Kabupaten Tana Toraja

Authors

  • Astrid Battong Fakultas Teknik, Universitas Sam Ratulangi
  • Loudy M.B. Kalalo Fakultas Teknik Universitas Sam Ratulangi
  • Frits O. P. Siregar Fakultas Teknik Universitas Sam Ratulangi

DOI:

https://doi.org/10.35793/1xe9yy81

Abstract

Kenyamanan dan keselamatan pejalan kaki merupakan faktor penting dalam menciptakan kota yang 

inklusif dan berkelanjutan. Walkability menjadi indikator untuk menilai sejauh mana lingkungan perkotaan 

menyediakan ruang yang aman, nyaman, terhubung, dan menarik. Penelitian ini bertujuan menilai tingkat 

walkability dan perubahan indeksnya dalam sepuluh tahun terakhir di Kecamatan Makale, Kabupaten Tana 

Toraja. Kajian difokuskan pada tiga ruas jalan utama—Jalan Nusantara, Jalan Ampera, dan Jalan Merdeka–

Kolam Makale—menggunakan metode survei kuantitatif deskriptif dengan instrumen Global Walkability 

Index (GWI) dari World Bank, dilengkapi observasi lapangan dan kuesioner.Hasil menunjukkan tingkat 

walkability saat ini tergolong sedang, dengan skor tertinggi pada keamanan penyeberangan dan terendah 

pada fasilitas pendukung. Dibandingkan satu dekade lalu, terdapat peningkatan pada beberapa aspek, meski 

belum merata. Rekomendasi meliputi pelebaran trotoar sesuai standar, penyediaan penyeberangan pada 

jarak ideal, serta penambahan penerangan, peneduh, dan fasilitas ramah disabilitas. Integrasi kebijakan 

sesuai regulasi diharapkan dapat meningkatkan kualitas jalur pejalan kaki dan mendukung mobilitas 

perkotaan berkelanjutan di Makale.

Kata kunci: Walkability, pejalan kaki, Global Walkability Index, mobilitas perkotaan, Tana Toraja

Downloads

Published

2026-09-26

How to Cite

Analisis Nilai Walkability di Perkotaan. Studi Kasus Kecamatan Makale Kabupaten Tana Toraja. (2026). Sabua : Jurnal Lingkungan Binaan Dan Arsitektur, 15(1), 21-30. https://doi.org/10.35793/1xe9yy81