BAURAN PEMASARAN PADA BERBAGAI PRODUK PERIKANAN TANGKAP DI DESA BULUTUI KECAMATAN LIKUPANG BARAT KABUPATEN MINAHASA UTARA

Authors

  • Christian Onibala
  • Jardie A. Andaki
  • Lexy K. Rarung
  • Victoria E.N. Manoppo
  • Christian R. Dien

DOI:

https://doi.org/10.35800/akulturasi.v10i1.38320

Keywords:

perikanan tangkap, bauran pemasaran, Bulutui

Abstract

Abstract

The purpose of this study is to see how the implementation and marketing mix strategy for capture fisheries products in Bulutui Village, where marketing is carried out using a marketing mix system that uses 4P techniques, including: product, place, price and promotion. The plan for writing uses a descriptive qualitative approach. The method that will be used in this research is the survey method. The data collected consists of primary data and secondary data. Primary data collection was done through observation and interviews. Secondary data were obtained directly from the Bulutui Village government.

Based on the results and discussion of this research, it can be concluded: 1) The business of collecting fish from the capture fisheries of Bulutui Village does apply the marketing mix method or Marketing Mix in its business, namely: (a) Products, Capture fisheries products from Bulutui Village are the catches of fishermen in the form of seafood; (b) Price, in terms of the price of fish, is determined by the type of fish and size, the selling price of fish at the fish holding place is different from that of fish brought to Manado because there are additional costs required for transportation; (c) The location for distribution is in Bulutui Village where the potential for capture fisheries is quite abundant; and (d) Promotion, fish catchers promote their products in two ways, among others: first, word of mouth marketing, secondly the Internet, marketing with this method has been widely used because it is simple and easy to do; 2) There are three marketing strategies for fishery products, namely: first, market segmentation. Based on the results of field observations, the marketing of capture fishery products can be divided into several segments, namely markets that are in the village area in general, Second, markets outside the Bulutui Village area, namely the location the market in Manado is like a heart market. The second is the marketing target, the capture fishery products of Bulutui Village cover all market segments (Full Market Coverage), meaning that producers will meet the demand from both market segments, namely the market in Bulutui Village and the market outside the village, namely the Manado Heart Market. Third Positioning, Positioning of capture fisheries products in Bulutui Village is carried out through two steps, namely: (a), fish reservoirs as producers always try to meet the demand for capture fisheries products. (b), producers always build a good image to consumers, that capture fisheries products from fishermen in Bulutui village are always in good condition.

 

Keywords: capture fisheries, marketing mix, Bulutui

 

Abstrak

Tujuan penelitian ini adalah untuk melihat bagaimana penerapan dan strategi bauran pemasaran pada produk perikanan tangkap di Desa Bulutui, dimana pemasaran dilakukan menggunakan sistem bauran pemasaran (Marketing Mix) yang menggunakan teknik 4P antara lain: product, place, price dan promotion. Rencana untuk penulisan menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan Metode yang akan digunakan dalam penelitian ini adalah metode survey. Data yang dikumpulkan terdiri dari data primer dan data sekunder. Pengumpulan data primer dilakukan melalui observasi dan wawancara. Data sekunder diperoleh langsung dari pemerintah Desa Bulutui.

Berdasarkan hasil dan pembahasan penelitian ini, dapat disimpulkan: 1) Usaha penampung ikan hasil perikanan tangkap Desa Bulutui memang menerapkan metode bauran pemasaran atau Marketing Mix dalam usaha, yaitu: (a) Produk, Produk perikanan tangkap dari Desa Bulutui merupakan hasil tangkapan nelayan yang berupa hasil laut; (b) Harga, dari sisi harga ikan ditetapkan dari jenis ikan dan ukuran, harga jual ikan ditempat penampung ikan berbeda dengan ikan yang dibawah ke Manado karena ada biaya tambahan yang diperlukan untuk transportasi; (c) Tempat, untuk distribusi berada di Desa Bulutui dimana potensi perikanan tangkap cukup melimpah; dan (d) Promosi, penampung ikan mempromosikan produknya melalui dua cara, antara lain: pertama pemasaran dari mulut ke mulut (word of mouth) yang kedua Internet, pemasaran dengan hal ini sudah banyak dilakukan karena caranya yang sederhana dan mudah untuk dilakukan; 2) Ada tiga strategi pemasaran produk perikanan yang dilakukan yaitu: pertama Segmentasi pasar, Berdasarkan hasil pengamatan hasil lapangan maka pemasaran produk perikanan tangkap dapat dibagi dalam beberapa segmen yaitu pasar yang berada berada dikawasan desa secara umum, Kedua, pasar luar daerah Desa bulutui yaitu lokasi pasar yang berada di Manado seperti pasar bersehati. Kedua adalah Target pemasaran, produk hasil perikanan tangkap Desa Bulutui meliputi seluruh segmen pasar (Full Market Coverage), artinya produsen akan memenuhi permintaan dari kedua segmen pasar, yaitu pasar yang ada di Desa Bulutui dan pasar yang berada di luar desa yaitu pasar bersehati Manado. Ketiga Positioning, Positioning produk perikanan tangkap Desa Bulutui dilakukan melalui dua langkah yaitu: (a), penampung ikan sebagai produsen selalu berusaha untuk mencukupi kebutuhan permintaan produk perikanan tangkap. (b), produsen selalu membangun image yang baik terhadap konsumen, bahwa produk perikanan tangkap hasil nelayan desa Bulutui selalu dalam kondisi yang bagus.

 

Kata Kunci: perikanan tangkap, bauran pemasaran, Bulutui

Downloads

How to Cite

Onibala, C., Andaki, J. A., Rarung, L. K., Manoppo, V. E., & Dien, C. R. (2022). BAURAN PEMASARAN PADA BERBAGAI PRODUK PERIKANAN TANGKAP DI DESA BULUTUI KECAMATAN LIKUPANG BARAT KABUPATEN MINAHASA UTARA. AKULTURASI, 10(1), 14–24. https://doi.org/10.35800/akulturasi.v10i1.38320

Issue

Section

Articles