KONTRIBUSI PEKERJAAN SAMPINGAN NELAYAN PANCING ULUR TERHADAP PEREKONOMIAN KELUARGA DI DESA TATELI WERU KECAMATAN MANDOLANG KABUPATEN MINAHASA

Authors

  • Feicy Sentya Bagunda Universitas Sam Ratulangi
  • Victoria E.N. Manoppo Universitas Sam Ratulangi
  • Christian R. Dien Universitas Sam Ratulangi
  • Steelma V. Rantung Universitas Sam Ratulangi
  • Nurdin Jusuf Universitas Sam Ratulangi
  • Olvie V. Kotambunan Universitas Sam Ratulangi

DOI:

https://doi.org/10.35800/akulturasi.v11i2.51172

Abstract

Abtrack

The research objectives are: to analyze the extent to which fishermen's side jobs contribute to the family economy in Tateli Weru Village, Mandolang District. Benefits of Research: Adding information and knowledge about fishermen's side jobs. The basic method used in this research is survey. The population in this study were hand line fishermen in Tateli Weru Village, totaling 45 people. The data collected consists of primary data and secondary data. Data collection was carried out through observation, interviews, questionnaires and documentation, both photo documentation and retrieval of written documents from relevant agencies. The data obtained were analyzed based on quantitative descriptive analysis and qualitative descriptive analysis.

The results showed that the large contribution of side jobs to the income of hand line fishermen, both farm laborers (38.57%), construction workers (59.63%), and motorcycle taxi drivers (88.17%), is not more than half of the total fishermen's income. The suggestion from this research is that the contribution of side jobs can be greater or equal to the main job and fishermen should also be more diligent or more focused on developing and increasing income from this side job.

 

Keywords: contribution; side job; fisherman; Tateli Weru

 

Abstrak

Tujuan penelitian yaitu: untuk menganalisis sejauh mana kontribusi pekerjaan sampingan nelayan terhadap perekonomian keluarga di Desa Tateli Weru Kecamatan Mandolang. Manfaat Penelitian: Menambah informasi dan pengetahuan tentang pekerjaan sampingan nelayan. Metode dasar yang digunakan dalam penelitian ini yaitu survei. Populasi dalam penelitian ini adalah nelayan pancing ulur yang berada di Desa Tateli Weru yang berjumlah 45 orang. Data yang dikumpulkan terdiri dari data primer dan data sekunder. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, kuisioner dan dokumentasi baik itu dokumentasi foto maupun pengambilan dokumen tertulis pada instansi terkait. Data yang diperoleh di analisis berdasarkan analisis deskriptif kuantitatif dan deskriptif kualitatif.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa besarnya kontribusi pekerjaan sampingan terhadap pendapatan nelayan pancing ulur baik buruh tani (38,57%), buruh bangunan (59,63%), dan tukang ojek (88,17%), tidak lebih dari separuh total keseluruhan pendapatan nelayan. Saran dari penelitian ini adalah agar supaya kotribusi pekerjaan sampingan bisa lebih besar atau setara dengan pekerjaan utama dan sebaiknya para nelayan juga bisa lebih rajin atau lebih fokus lagi dalam pengembangan dan peningkatan pendapatan pada pekerjaan sampingan tersebut.

 

Kata kunci : kontribusi; pekerjaan sampingan; nelayan; Tateli Weru

References

Arikunto, S. 2013. Prosedur Penelitian: Suatu Pendekatan Praktik. Jakarta: Rineka Cipta.

Bengen. D. G. 2001. Sinopsis Ekosistem dan Sumberdaya Alam Pesisir dan Laut.Pusat Kajian Sumberdaya Pesisir dan Lautan. Institut Pertanian Bogor.

Budi, W, Agus, D. 2006. Panduan Pengembangan Kawasan Konservasi Laut Daerah (Marine Management Area/Mma di Wilayah Coremap II - Indonesia Bagian Barat. Coral Reef Rehabilitation and Management Program Phase II Coremap II, Direktorat Jenderal Kelautan, Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil Departemen Kelautan dan Perikanan. Jakarta Selatan.

Faiza. 2011. Efektifitas dan Keberlanjutan Pengelolaan Daerah Perlindungan Laut Berbasis Masyarakat. Disertasi. Sekolah Pasca Sarjana. IPB. Bogor.

Gay, L. R. dan Diehl, P. L. 1992. Research Methods for Business and Management, MacMillan Publishing Company, New York.

Lewaherilla. N.E. 2002. Pariwisata Bahari, Pemanfaatan Potensi Wilayah Pesisir dan Lautan. Makalah.Falsafah Sains.

Muttaqin, E. 2006. Kondisi Ekosistem Terumbu Karang pada Tahun 2002 dan Tahun 2005 di Daerah Perlindungan Laut Pulau Sebesi Lampung. [Skripsi]. Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan. Institut Pertanian Bogor. Bogor.

Mubarak, W.I. 2012. Promosi Kesehatan Untuk Kebidanan. Jakart: Salemba Medika.

Notoatmodjo, S. 2010. Metodologi Penelitian Kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta.

Riduwan. 2012. Metode & Teknik Menyusun Proposal Penelitian. Bandung: Alfabeta.

Sarwono. 2009. Ilmu Kebidanan. Edisi Keempat. Jakarta: Bina Pustaka Sarwono Prawirohardjo.

Sekaran, U. 1992. Research Methods of Business. Third Edition. Shouthern Illionis University.

Sugiyono. 1994. Metode Penelitian Administrasi.Bandung. ALFABETA.

Sugiyono. 2013. Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R & D. Bandung: CV. Alfabeta.

Subejo dan Suprijanto. 2005. Kerangka Pemberdayaan Masyarakat Pedesaan Menuju Pembangunan Yang Berkelanjutan. Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian.Vol. 1, No. 1. Juli 2005 Hal 17-32.

Tulungen, J.J., M. Kasmidi, C. Rotinsulu, M. Dimpudus, N. Tangkilisan. 2003. Panduan Pengelolaan SD Wilayah Pesisir Berbasis Masyarakat, dalam Knight, M., S. Tighe (eds.), USAID Indonesia-Coastal Resources Management Project. Koleksi Dokumen Proyek Pesisir 1997-2003; Coastal Resources Center, University of Rhode Island, Narragansett, Rhode Island, USA.

Vina, S, Sitti, S, Vonne, L. 2018. Pesepsi Masyarakat Terhadap Pengelolaan Hutan Manggrove di Desa Tiwoho Kecamatan Wori Kabupaten Minahasa Utara Provinsi Sulawes Utara. Dikutip tanggal 21 November 2022, Jam 10.00 WITA.

Downloads

Published

2023-09-11

How to Cite

Bagunda, F. S., Manoppo, V. E., Dien, C. R., Rantung, S. V., Jusuf, N., & Kotambunan, O. V. (2023). KONTRIBUSI PEKERJAAN SAMPINGAN NELAYAN PANCING ULUR TERHADAP PEREKONOMIAN KELUARGA DI DESA TATELI WERU KECAMATAN MANDOLANG KABUPATEN MINAHASA. AKULTURASI, 11(2), 249–256. https://doi.org/10.35800/akulturasi.v11i2.51172