Perbedaan Ekspresi Gen Reproduksi Pada Ikan Nila Jantan dan Betina
DOI:
https://doi.org/10.35799/bioreact.v1i1.66607Kata Kunci:
Ekspresi gen, gen reproduksi, Oreochromis niloticus, aromataseAbstrak
Penulisan kajian ini mengenai perbedaan ekspresi gen reproduksi pada ikan nila (O. niloticus) bertujuan untuk memahami mekanisme genetik dan hormonal yang membedakan perkembangan gonad jantan dan betina. Kajian ini disusun berdasarkan lima referensi utama yang menyoroti peran gen kunci seperti cyp19a1a, foxl2, dmrt1, dan sox9 dalam proses diferensiasi kelamin. Hasil telaah menunjukkan bahwa betina memiliki ekspresi aromatase yang lebih tinggi, sehingga meningkatkan produksi estrogen dan memicu pembentukan ovarium. Sebaliknya, ikan jantan menampilkan regulasi gen maskulin yang dominan sehingga mendukung perkembangan testis. Perbedaan ekspresi gen tersebut telah terlihat sejak tahap larva, menunjukkan bahwa penentuan kelamin bersifat genetik dan terregulasi sejak dini. Selain itu, ekspresi gen yang berbeda ini juga berpengaruh pada pertumbuhan, di mana ikan jantan cenderung memiliki laju pertumbuhan lebih cepat. Secara keseluruhan, hasil kajian menegaskan bahwa perbedaan ekspresi gen reproduksi merupakan faktor utama yang menentukan karakteristik fisiologis antara ikan nila jantan dan betina, dan pemahaman ini sangat penting untuk pengembangan teknologi budidaya terutama produksi populasi monoseks.