Identifikasi Benthos di Pantai Meras, Sulawesi Utara
DOI:
https://doi.org/10.35799/bioreact.v1i1.66612Kata Kunci:
benthos, Pantai Meras, biodiversitas, identifikasi spesies, pesisir SulawesiAbstrak
Pantai Meras di Sulawesi Utara merupakan wilayah pesisir yang potensial namun belum banyak dikaji dari segi keanekaragaman organisme bentik. Minimnya data taksonomi lokal menjadi kendala dalam upaya pemantauan dan konservasi ekosistem pesisir. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan mengklasifikasikan jenis-jenis benthos di perairan dangkal Pantai Meras sebagai data dasar biodiversitas bentik setempat. Pendekatan yang digunakan adalah deskriptif eksploratif tanpa analisis kuantitatif, dengan metode pengambilan sampel secara manual (hand sampling) melalui lintasan acak dari garis pantai menuju laut dangkal. Organisme dikumpulkan menggunakan tangan atau saringan tangan, kemudian didokumentasikan dan diidentifikasi berdasarkan morfologi makroskopis yang diverifikasi menggunakan basis data World Register of Marine Species (WoRMS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat 24 spesies benthos dari berbagai filum, termasuk Echinodermata, Mollusca, Arthropoda, Annelida, Cnidaria, Plantae, dan Chromista. Beberapa spesies seperti Protoreaster nodosus, Enhalus acoroides, dan Padina australis menjadi indikator penting yang mencerminkan kondisi substrat dan kualitas ekosistem. Ditemukannya organisme dari zona intertidal dan sublitoral menunjukkan bahwa Pantai Meras masih mendukung keberadaan komunitas bentik yang kompleks meskipun terpapar aktivitas antropogenik. Hasil ini menjadi dasar penting bagi pemantauan ekologis dan konservasi habitat pesisir berbasis data taksonomi.