Hubungan Pengetahuan Deteksi Dini Tanda Bahaya Kehamilan dengan Self-Care Management pada Ibu Hamil di Puskesmas Kota Manado

Authors

  • Inri Ahmad Universitas Sam Ratulangi
  • Sefti S.J Rompas Universitas Sam Ratulangi
  • Rina Margaretha Kundre Universitas Sam Ratulangi

DOI:

https://doi.org/10.35790/yvafw452

Abstract

ABSTRAK

Latar Belakang Kehamilan merupakan proses alami dan normal yang dimulai dengan pertumbuhan serta perkembangan janin di dalam rahim, berlangsung sejak konsepsi hingga persalinan dengan durasi kehamilan normal adalah 280 hari (40 minggu atau 9 bulan 7 hari), dihitung sejak hari pertama haid terakhir. Tujuan untuk megetahui adakah Hubungan Antara Pengetahuan Deteksi Dini Tanda Bahaya Kehamilan Dengan Self Care Management Pada Ibu Hamil. Metode penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah purposive sampling. Hasil analisis bivariat pada tabel menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat pengetahuan tentang tanda bahaya kehamilan dengan self care management pada ibu hamil. Hal ini ditunjukkan oleh nilai p-value sebesar 0.000 (p < 0,05). Kesimpulan bahwa pengetahuan deteksi dini tanda-tanda bahaya kehamilan dengan self care management menunjukkan pola hubungan positif dimana semakin baik pengetahuan deteksi dini tanda bahaya kehamilan, maka semakin besar kemungkinan self care management pada ibu hamil berada pada kategori baik. Sebaliknya, tingkat pengetahuan yang kurang cenderung berhubungan dengan self care management yang kurang optimal. Temuan ini menegaskan pentingnya edukasi kesehatan yang komprehensif dan terstruktur dalam meningkatkan kemampuan ibu hamil untuk mengelola kehamilannya secara optimal.

Kata kunci: Deteksi Dini, Tanda Bahaya Kehamilan, Self Care Management

 

Downloads

Published

2026-04-15

How to Cite

Hubungan Pengetahuan Deteksi Dini Tanda Bahaya Kehamilan dengan Self-Care Management pada Ibu Hamil di Puskesmas Kota Manado. (2026). Mapalus Nursing Science Journal , 4(01), 01-07. https://doi.org/10.35790/yvafw452