ANALISIS PENDAPATAN USAHATANI PADI SAWAH KELOMPOK TANI SKIMA DIDAMPINGI PT. TIRTA INVESTAMA AIRMADIDI, KABUPATEN MINAHASA UTARA

Authors

  • William Lorwens Prodi Ilmu Tanah Jurusan Tanah Fakultas Pertanian Unsrat
  • Emmy Meiske Luntungan PT Tirta Investama Airmadidi
  • Jorly Richarzon Tindage Manengkel Solidaritas

DOI:

https://doi.org/10.35791/cocos.v16i3.62235

Abstract

Tujuan penelitian adalah untuk menganalisis pendapatan usahatani padi sawah dari Kelompok Tani SKIMA didampingi PT. Tirta Investama Airmadidi, Kabupaten Minahasa Utara.  Padi sawah (Oryza sativa) adalah tanaman semusim yang tumbuh dengan tinggi bervariasi, memiliki batang yang tegak, dan daun yang lebar. Kelompok Tani SKIMA merupakan salah satu kelompok tani yang mendapat dampingan dari program Corporate Social Responsibility (CSR) yang digagas oleh PT. Tirta Investama, Pabrik Airmadidi. Kelompok ini berfokus pada pengembangan usaha tani padi sawah di wilayah tersebut. Dengan lahan seluas 2,6 hektar yang dimiliki oleh kelompok tani tersebut, mereka  berperan sebagai penggarap lahan dalam upaya meningkatkan produksi pangan setempat. Metode penelitian yang digunakan adalah Metode Survei dan wawancara menggunakan Kuesioner untuk 3 orang anggota kelompok tani yang masih aktif menggarap lahan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata biaya produksi yang dikeluarkan adalah Rp. 6.855.000/1 Ha, setiap periode tanam dengan hasil produksi padi rata-rata yaitu 1.136 Kg/1 Ha, sedangkan rata-rata biaya penerima yang didapatkan petani adalah Rp. 13.640.000/periode dan hasil pendapatan rata-rata yang diperoleh petani adalah Rp. 6.785.000/periode tanam, sehingga rata-rata pendapatan petani per bulan mencapai Rp. 565.416 setiap anggota (ada 3 orang). Hal-hal yang mempengaruhi biaya produksi hingga pendapatan petani adalah sewa tenaga kerja, biaya alat, dan biaya perawatan tanaman.

Downloads

Published

2025-06-15