Penerapan Manajemen Waktu Dengan Merode Jalur Kritis Pada Pembangunan Bengkel, Showroom, Dan Office PT. Astra Internasional, Tbk Daihatsu-Cabang Boulevard Manado

Authors

  • Widya Sari Kohongia Universitas Sam Ratulangi

Abstract

Dalam proyek konstruksi, efisiensi waktu dan biaya menjadi faktor penting dalam menentukan keberhasilan suatu pekerjaan. Namun, banyak proyek mengalami keterlambatan dan pembengkakan anggaran akibat kurangnya perencanaan serta pengelolaan waktu yang efektif. Critical Path Method (CPM) merupakan metode perencanaan proyek berbasis jaringan kerja yang mampu mengidentifikasi jalur kritis, yaitu rangkaian kegiatan yang menentukan durasi total proyek. Penelitian ini menerapkan metode CPM pada proyek pembangunan Bengkel Showroom dan office PT. Astra Internasional, Tbk Daihatsu – Cabang Boulevard Manado. Hasil analisis menunjukkan bahwa durasi pelaksanaan pekerjaan pada lantai 1 Showroom adalah selama 37 minggu. Kegiatan-kegiatan yang termasuk dalam lintasan kritis meliputi: pekerjaan pondasi tiang pancang 1 (A1), pekerjaan galian dan urugan 1 (B1), pekerjaan lantai kerja 1 (C1), pekerjaan bekisting 1 (D1), pekerjaan beton bertulang 1 (F1), pekerjaan MEP (H), pekerjaan pasangan batu bata & plesteran (I), dan pekerjaan arsitektur (J). Dengan diketahuinya jalur kritis ini, pelaksanaan proyek dapat lebih terkontrol dalam hal waktu sehingga keterlambatan dapat diminimalisir dan efisiensi kerja dapat ditingkatkan.  

Published

2025-09-25