Pengaruh Volume dan Kecepatan Kendaraan terhadap Tingkat Kebisingan di Jalan (Studi Kasus: Jl. Wolter Monginsidi di Depan SD Negeri Malalayang, Kota Manado)

Authors

  • Queen Gisele Shakira Mundung Fakultas Teknik, Universitas Sam Ratulangi, Manado, Indonesia
  • Lucia I. R. Lefrandt
  • Semuel Y. R. Rompis

Abstract

Pertumbuhan jumlah penduduk di Kota Manado berdampak pada peningkatan volume kendaraan bermotor, yang pada akhirnya menyebabkan tingginya tingkat kebisingan lalu lintas, khususnya di kawasan pendidikan seperti di depan SD Negeri Malalayang, Jl. Wolter Monginsidi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh volume dan kecepatan kendaraan terhadap tingkat kebisingan di lokasi tersebut, kebisingan lalu lintas menjadi perhatian penting karena dapat memengaruhi konsentrasi dan kenyamanan proses belajar mengajar. Metode yang digunakan adalah analisis regresi linier dengan empat variabel independen yaitu volume sepeda motor, volume kendaraan ringan, volume kendaraan berat, dan kecepatan kendaraan, serta variabel dependen berupa tingkat kebisingan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa volume kendaraan memiliki pengaruh positif signifikan terhadap tingkat kebisingan, sedangkan kecepatan kendaraan memiliki hubungan negatif. Untuk analisis regresi berganda dengan model terbaik di dapatkan persamaan Y = 59,760 + 0.000X₁ + 0.005X₂ + 0.037X₃ + 0.189X₄ dengan nilai R2 = 0,444 dan regresi sederhana di dapatkan persamaan Y = 84,416 - 0,1417X dengan nilai R2 = 0,695. Tingkat kebisingan tertinggi terjadi pada hari Selasa, 15 April 2025 pukul 10.20 – 11.20 sebesar 83,34 dBA dengan Lmax sebesar 108,5 dBA yang melebihi baku mutu kebisingan lingkungan untuk kawasan sekolah sebesar 55 dBA. Dapat disimpulkan bahwa volume dan kecepatan kendaraan secara simultan berpengaruh signifikan terhadap kebisingan lalu lintas, sehingga diperlukan strategi mitigasi seperti penggunaan peredam suara di sekolah dan pengadaan vegetasi yang dapat mengurangi kebisingan lalu lintas.

 

Downloads

Published

2025-09-25