Penggunaan Ekstrak Daun Eceng Gondook (Eichornia crassipes) Sebagai Pengawet Terhadap Kualitas dan Kuantitas Telur Ayam Ras

Authors

  • Siskawaty Ismail Peneliti Independen
  • Jet Saartje Mandey Program Studi Agronomi, Universitas Sam Ratulangi, Manado
  • Yohanis R. L. Tulung Program Studi Agronomi, Universitas Sam Ratulangi, Manado

DOI:

https://doi.org/10.35791/agrsosek.v19i2.48632

Keywords:

leaf extract; water hyacinth; preservation; quality and quantity; chicken eggs

Abstract

This research was conducted for 3 months in the laboratory of the Department of Animal Husbandry, State University of Gorontalo. This study used an egg sample of 240 eggs of purebred chickens. Eggs were divided into 4 treatments, each treatment was repeated 3 times. A0 = 0% (eggs without treatment), A1 = 10% (eggs soaked at 10% level of water hyacinth leaf extract), A2 = 20% (eggs soaked at 20% level of water hyacinth leaf extract), A3 = 30% (eggs by immersing 30% level of water hyacinth leaf extract). B0 (1 day old egg), B1 (14 day old egg), B2 (21 day old egg), B3 (28 day old egg). The research was conducted by measuring egg weight, air voids, HU value, egg yolk color, and taste. Flavor. Data were analyzed using a completely randomized design (CRD), and further tests were carried out using Duncan's test. The results of this study showed that the effect of tannin content on the level of 20% water hyacinth leaf extract was able to maintain egg quality compared to eggs that were not given treatment (control). Because the tannin solution derived from water hyacinth leaves is able to cover the egg shell pores properly.

Author Biographies

Siskawaty Ismail, Peneliti Independen

Peneliti Independen

 

 

Jet Saartje Mandey, Program Studi Agronomi, Universitas Sam Ratulangi, Manado

Staf Pengajar dan Peneliti pada Program Studi Agronomi, Universitas Sam Ratulangi, Manado

 

Yohanis R. L. Tulung, Program Studi Agronomi, Universitas Sam Ratulangi, Manado

Staf Pengajar dan Peneliti pada Program Studi Agronomi, Universitas Sam Ratulangi, Manado

 

 

References

Argo, L.B., Trirtiarti, dan Mangisah. 2013. Kualitas Telur Ayam Arab Petelur Fase I Dengan Berbagai Level Azolla Microphylla. Jurnal animal agricultural. 2(1): 445-457.

Asjayani, R. 2014. Aplikasi Ekstrak Daun Eceng Gondok (Eichornia Crassipes) pada level dan lama simpan terhadap kualitas telur ayam ras. Fakultas peternakan, universitas hasanudin, makasar

Cornelia, A., I.K. Suada dan M.D. Rudyanto, 2014. Perbedaan Daya Simpan Telur Ayam Ras Yang dicelupkan dan tanpa dicelupkan Larutan Kulit Manggis. Indonesia Medicus Veterinus 3(2): 112-119.

Haryoto. 2010. Membuat Telur Asin. Kanisius. Yogyakarta.

Jazil, N., A. Hintono, dan S. Mulyani. 2013. Penurunan Kualitas Telur Ayam Ras dengan Intensitas Warna Coklat Kerabang Berbeda Selama Penyimpanan. Jurnal. Universitas Diponegoro. Semarang.

Koswara, S. 2009. Teknologi Pengolahan Telur. E-Books. Com.downlodphp?file=teknologi-pengolahantelur.pdf. 20 mei 2019.

Lamanta, I.L. 2020. Pemanfaatan Akar Eceng Gondok (Ehcornia Crassipes) Sebagai Bahan Pengawet Telur Ayam Ras. Jambura Journal Of Animal Science, 3(1), 46-53.

Noviyanty, Y, Hepiansori, Yudan Agustian. 2020. “Identivikasi dan Penetapan Kadar Senyawa Tanin pada Ekstrak Daun Biduri (Calotropis Gigantea) Metode Spektrofotometri Uv-Vis”. Jurnal. Ilmiah Manuntung V1 (Hlm 57-64). Bengkulu. Akademi Farmasi Al-Fatah Bengkulu, Akademi Analisis Kesehatan Harapan Bangsa Bengkulu.

Purwaningsih, D., M.A, Djaelani, dan T.R, Saraswati. 2016. Kualitas Telur Ayam Ras Setelah Pemberian Olesan Lidah Buaya (Aloe Vera) dan Lama Penyimpanan Waktu yang Berbeda. Jurnal: Buletin Anatomi dan Fisiologi Volume 24, No. 1. Maret 2016. Departemen Biologi, Fakultas Sains dan Matematika, Universitas Diponegoro.

Purwati, D., Djaelani, M.A., dan Yuniwarti, E.Y.W. 2015. Indeks Kuning Telur (Ikt), Haugh Unit (Hu) dan Bobot Telur pada Berbagai Itik Lokal di Jawa Tengah. Jurnal Akademika Biologi, 4(2), 1-9.

Rohana, E. 2000. Kajian Pengaruh Lama Perebusan dan Level Tanin Terhadap Kadar Nacl Telur Asin Selama Penyimpanan. Skripsi Sarjana Jurusan Ilmu Produksi Ternak. Fakultas Peternakan. Ipb, Bogor.

Rorong, J.A., dan E. Suryanto. 2010. Analisis Fitokimia Eceng Gondok (Eichornia Crassipes) dan Efeknya Sebagai Agen Photoreduksi Fe3+. Chem. Prog 3 (1): 33-41.

Samli, H. E., A. Agma, dan N. Senkoylu. 2005. Effects Of Storage Time And Temperature On Egg Quality In Old Laying Hens. J. Appl. Poult. Res. 14: 548-553.

Tindjabate, R.S., Suada, I.K., dan M.D. Rudyanto. 2014. Pengawetan Telur Ayam Ras dengan Pencelupan Dalam Ekstrak Air Kulit Manggis Pada Suhu Ruang. Jurnal Indonesia Medicus Veterinus, 3(4), 310-316.

Yuwanta, T. 2010. Telur dan Kualitas Telur. Gadjah Mada University Press, Yogyakarta.

Zuhri, B.N., Setiawan, I., dan D. Garnida. 2022. Karakteristik Telur Itik Lokal Yang disimpan pada Suhu Ruang dengan Lama Penyimpanan Berbeda. Jurnal Produksi Ternak Terapan (Jptt), 3(1), 1-8.

Downloads

Published

2023-06-12

How to Cite

Ismail, S., Mandey, J. S., & Tulung, Y. R. L. (2023). Penggunaan Ekstrak Daun Eceng Gondook (Eichornia crassipes) Sebagai Pengawet Terhadap Kualitas dan Kuantitas Telur Ayam Ras. AGRI-SOSIOEKONOMI, 19(2), 1057 –. https://doi.org/10.35791/agrsosek.v19i2.48632