Analisis Daya Dukung Lahan Pertanian Dalam Menunjang Ketersediaan Pangan Jagung Di Kota Bitung

Authors

  • Meitha Enjelica Lontaan Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Sam Ratulangi, Manado
  • Barce Andries Feriano Wariki Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Sam Ratulangi, Manado
  • Theodora Maulina Katiandagho Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Sam Ratulangi, Manado

Keywords:

lahan pertanian, konsumsi pangan, jagung, indeks daya dukung lahan, luas panen, produktivitas, jumlah penduduk, tingkat konsumsi

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana lahan pertanian di Kota Bitung mampu mencukupi kebutuhan konsumsi pangan jagung masyarakat, dengan menggunakan pendekatan perhitungan Indeks Daya Dukung Lahan (DDL). Data yang digunakan merupakan data sekunder yang diperoleh dari BPS dan Dinas Ketahanan Pangan, mencakup luas panen, produktivitas, jumlah penduduk, dan tingkat konsumsi jagung dari tahun 2020 hingga 2024. Metode analisis dilakukan dengan membandingkan jumlah produksi jagung dengan kebutuhan fisik minimum masyarakat berdasarkan konsumsi per kapita per tahun. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kota Bitung mengalami surplus pangan jagung (nilai DDL > 1) selama lima tahun terakhir. Nilai tertinggi terjadi pada tahun 2020, sedangkan nilai terendah tercatat pada tahun 2023 akibat menurunnya luas panen. Meskipun secara umum ketersediaan jagung mencukupi, fluktuasi data menunjukkan bahwa daya dukung lahan belum sepenuhnya stabil. Penelitian ini menyimpulkan bahwa Kota Bitung masih memiliki kemampuan lahan pertanian yang cukup untuk menunjang kebutuhan pangan jagung masyarakat. Namun, untuk menjamin keberlanjutan, dibutuhkan strategi seperti perlindungan lahan pertanian, peningkatan produktivitas, dan optimalisasi indeks panen agar ketahanan pangan tetap terjaga di masa depan.

References

Antou, J. I., Jocom S. G., Moniaga, V. R. B. 2022. Peranan Modal Sosial Pada Kelompok Tani Padi Sawah Di Desa Tatengesan, Kecamatan Pusomaen, Kabupaten Mihahasa Tenggara. Jurnal Agri-Sosioekonomi, 18(2): 461-468.

Apriawan, L. D., Nurjannah, S., & Inderasari, O. P. 2020. Peran Modal Sosial Sebagai Strategi Dalam Pengembangan Industri Kerajinan Tenun Di Desa Sukarara Kabupaten Lombok Tengah. Journal of Urban Sociology, 3(1), 49-64.

Eman, M., Sari, A. P., & Ariandi, A. 2022. Studi Keanekaragaman Lumut (Bryophyta) Di Kawasan Hutan Desa Taupe, Kecamatan Mamasa, Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat. Jurnal Pendidikan Biologi Undiksha, 9(1), 85-94.

Field, J. 2003. Social Capital. London: Routledge.

Giddens, A. 2001. Sociology (4th ed.). United Kingdom: Polity Press.

Haridison. 2013. Modal Sosial Dalam Pembangunan Masyarakat. JISPAR: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Pemerintahan, 4(1): 31-40.

Coleman, J. S. 1990. Foundations of Social Theory. Cambridge Mass: Harvard University Press.

Nurhadiyono, A., A. Purwanto., & S. M. Tumengkol. 2019. Modal Sosial dan Keberlangsungan Usaha Pedagang Sayuran Di Pasar Bersehati Manado. Jurnal Holistik, 12(4): 1-20.

Putnam, R. D. 2000. Bowling Alone: The Collapse and Revival Of American Community. New York: Simon and Schuster.

Siregar, A. R. 2008. Perpustakaan Digital: Implikasinya Terhadap Perpustakaan Di Indonesia. Medan: Universitas Sumatera Utara

Syamsul, M. M., Gumbira 2001. Peramalan Permintaan Paprika Untuk Perencanaan Produksi Pada PT. Saung Mirwan. Thesis. Institut Pertanian Bogor

Downloads

Published

2026-02-06

How to Cite

Lontaan, M. E., Wariki, B. A. F., & Katiandagho, T. M. (2026). Analisis Daya Dukung Lahan Pertanian Dalam Menunjang Ketersediaan Pangan Jagung Di Kota Bitung. AGRI-SOSIOEKONOMI, 22(1), 1479 – 1488. Retrieved from https://ejournal.unsrat.ac.id/v3/index.php/jisep/article/view/66594