Analisis Pendapatan Usahatani Nilam Di Desa Tambelang Kecamatan Maesaan Kabupaten Minahasa Selatan

Authors

  • Finolia Mumu Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Sam Ratulangi, Manado
  • Jane Sulinda Tambas Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Sam Ratulangi, Manado
  • Lyndon Reinhart Jacob Pangemanan Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Sam Ratulangi, Manado

Keywords:

pendapatan, efisiensi, usahatani nilam, penerimaan, biaya produksi

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pendapatan dan efisiensi usahatani nilam (Pogostemon cablin Benth) di Desa Tambelang, Kecamatan Maesaan, Kabupaten Minahasa Selatan. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer dan data sekunder. Metode pengambilan sampel yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan metode purposive sampling. Sampel yang ditetapkan sebagai sumber informasi penelitian memiliki kriteria sebagai petani yang telah melakukan minimal 3 (tiga) kali panen dalam kurun waktu tahun 2024 2025. Metode analisis data yang digunakan analisis pendapatan usahatani yang menganalisa tiga aspek utama usahatani yaitu biaya, penerimaan, dan pendapatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam satu siklus tanam dengan tiga kali panen, total produksi minyak nilam mencapai 72,61 kg dengan penerimaan sebesar Rp116.404.800, ditambah penerimaan dari penjualan stek bibit nilam senilai Rp12.400.000, sehingga total penerimaan mencapai Rp128.804.800. Biaya produksi terdiri dari biaya variabel sebesar Rp13.932.000 dan biaya tetap Rp7.364.693, sehingga total biaya produksi mencapai Rp21.296.693. Pendapatan bersih usahatani adalah Rp107.508.107, dengan R/C ratio 6,05, menandakan usaha ini sangat layak secara finansial. Analisis lebih lanjut menunjukkan variasi hasil berdasarkan skala usaha dan strategi pengelolaan. Usahatani skala kecil lebih efisien dalam penggunaan biaya (R/C ratio lebih tinggi), sementara skala besar menghasilkan pendapatan dan keuntungan absolut lebih tinggi, meskipun efisiensi biaya relatif sedikit lebih rendah.

References

Badan Pusat Statistik. 2024. Potensi Pertanian Indonesia: Peta Baru Pertanian Berkelanjutan. Jakarta: Badan Pusat Statistik.

Mangun, H. M. S. 2008. Nilam. Jakarta: Penebar Swadaya.

Mardikanto, T. 2009. Sistem Penyuluhan Pertanian. Surakarta: Universitas Sebelas Maret.

Hardiansyah. 2011. Kualitas Pelayanan Publik: Konsep, Dimensi, Indikator dan Implementasinya. Yogyakarta: Gava Media.

Sembiring, R. 2023. Studi Efisiensi Usahatani Nilam. Jurnal Pertanian Terapan, 9(1): 36–44.

Downloads

Published

2026-05-29

How to Cite

Mumu, F., Tambas, J. S., & Pangemanan, L. R. J. (2026). Analisis Pendapatan Usahatani Nilam Di Desa Tambelang Kecamatan Maesaan Kabupaten Minahasa Selatan. AGRI-SOSIOEKONOMI, 22(2), 1535 – 1544. Retrieved from https://ejournal.unsrat.ac.id/v3/index.php/jisep/article/view/68447