EVALUASI KESESUAIAN LOKASI TPA REGIONAL ILO-ILO DI KABUPATEN MINAHASA UTARA

Authors

  • Marcelino Paendong Universitas Sam Ratulangi
  • Fela Warouw
  • Hendriek Hanie Karongkong

Abstract

Permasalahan persampahan di Kota Manado yang ditandai dengan kelebihan kapasitas Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Sumompo mendorong perencanaan TPA Regional Ilo-ilo di Kabupaten Minahasa Utara. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kesesuaian lokasi TPA Regional Ilo-ilo yang direncanakan. Metode yang digunakan adalah Multi-Criteria Decision Analysis (MCDA) yang diintegrasikan dengan Sistem Informasi Geografis (SIG). Sepuluh kriteria dianalisis yang terdiri dari faktor fisik, sosial, dan lingkungan, meliputi jarak dari jaringan jalan, permukiman, sungai, bandar udara, dan tempat pengelolaan sementara (TPS), serta kelerengan, elevasi, erodibilitas tanah, permeabilitas tanah, dan penggunaan lahan. Setiap kriteria diberi bobot dan skor untuk menentukan tingkat kesesuaian. Hasil analisis weighted overlay menunjukkan bahwa lokasi TPA Regional Ilo-ilo masuk dalam kategori "Cukup Sesuai". Lokasi ini memiliki keunggulan pada kriteria penggunaan lahan (tanah kosong), erodibilitas tanah (sangat rendah), dan kelerengan (5°-10°). Namun, lokasi ini memiliki kelemahan karena jaraknya yang sangat dekat dengan permukiman (±200 m) dan berada pada elevasi rendah (<200 mdpl), yang membuatnya masuk kategori "Tidak Sesuai" untuk kedua kriteria tersebut. Oleh karena itu, meskipun layak, pengembangan TPA Ilo-ilo memerlukan langkah mitigasi yang cermat untuk mengatasi potensi dampak negatif sosial dan lingkungan.

References

Atasy, K., Arifin, A., & Akbar, A. A. (2023). Studi Penentuan Lokasi Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Sampah Tahap Regional Berdasarkan SNI No. 19-3241-1994 dengan Sistem Informasi Geografis di Kecamatan Silat Hilir Kabupaten Kapuas Hulu. Jurnal Teknologi Lingkungan Lahan Basah, 11(3), 746-754.

Bhowmick, P., Das, S., & Das, N. (2024). Identification Of Suitable Sites For Municipal Waste Dumping And Disposal Using Multi-Criteria Decision Making Technique And Spatial Technology: A Case Of Bolpur Municipality, Birbhum district, West Bengal. Waste Management Bulletin, 2(1), 250-265.

Kang, Y. O., Yabar, H., Mizunoya, T., & Higano, Y. (2024). Optimal Landfill Site Selection Using Arcgis Multi-Criteria Decision-Making (MCDM) and Analytic Hierarchy Process (AHP) For Kinshasa City. Environmental Challenges, 14, 100826.

Pemerintah Indonesia. (2008). Undang-undang Nomor 18 Tahun 2008 tentang Pengelolaan Sampah.

Pemerintah Indonesia. (2012). Peraturan Pemerintah Nomor 81 Tahun 2012 tentang Pengelolaan Sampah Rumah Tangga dan Sampah Sejenis Sampah Rumah Tangga

Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara. (2013). Peraturan Daerah Kabupaten Minahasa Utara Nomor 1 Tahun 2013 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah Kabupaten Minahasa Utara Tahun 2013-2033.

Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara. (2014). Peraturan Daerah Provinsi Sulawesi Utara Nomor 1 Tahun 2014 Tentang Rencana Tata Ruang Wilayah Provinsi Sulawesi Utara Tahun 2014-2034

Rohaendi, N. (2017). Aplikasi Spatial Multi Criteria Evaluation (SMCE) untuk Evaluasi Penggunaan Lahan Eksisting dan Rencana Tata Ruang di Kota Tambang Sawahlunto. Geominerba, 1(1), 47-54.

Rori, S. V., Rondonuwu, S. G., & Manoppo, F. J. (2022). Optimalisasi Kebutuhan Pengangkutan Sampah Dan Potensi Reduksi Timbulan Sampah Dengan Metode Mass Balance Di Kecamatan Malalayang Kota Manado. Jurnal Teknik, 20(2), 165-174.

Sholihah, K. K. A., & Hariyanto, B. (2020). Kajian tentang pengelolaan sampah di Indonesia. Swara Bhumi, 3(03), 1-9.

Standar Nasional Indonesia. (1994). Tata Cara Pemilihan Lokasi TPA Sampah. Badan Standardisasi Nasional.

Downloads

Published

2025-12-10

How to Cite

Paendong, M., Warouw, F., & Karongkong, H. H. (2025). EVALUASI KESESUAIAN LOKASI TPA REGIONAL ILO-ILO DI KABUPATEN MINAHASA UTARA. MEDIA MATRASAIN, 22(2), 85–92. Retrieved from https://ejournal.unsrat.ac.id/v3/index.php/jmm/article/view/62943

Most read articles by the same author(s)

1 2 > >>