Penyuluhan Kesehatan Masyarakat Mengenai Polio serta Pencegahannya pada Anak Sekolah Santa Theresia Malalayang Kota Manado Sulawesi Utara

Public Health Counseling Regarding Polio and Its Prevention in Santa Theresia Malalayang School Children in Manado City, North Sulawesi

Authors

  • Novie Homenta Rampengan RSUP Prof Dr. R.D. Kandou Manado - Fakultas Kedokteran Universitas Sam Ratulangi Manado
  • Starry Homenta Rampengan RSUP KANDOU
  • Heriyannis Homenta Universitas Sam Ratulangi

DOI:

https://doi.org/10.35801/jpai.6.1.2024.59143

Abstract

Polio infection causes high morbidity and mortality rates, so it is necessary to take preventive measures such as vaccinating against polio and if there are symptoms of polio should immediately seek treatment and rest at home until properly recovered and not transmitted polio infection to others. Since the Corona pandemic in 2020 until now, polio Extraordinary Events have been reported in several provinces in Indonesia, this is due to the lack of polio immunization coverage because the government focuses on fight with the corona pandemic, so that most of the existing funds are diverted to fight with the corona pandemic which causes polio vaccines available in various health facilities to be lacking, parents are afraid to bring their children for immunization, there are anti-immunization groups. So the purposes of this partnership is to increase the knowledge of the students, parents and teachers about polio infection, how to transmit polio, polio complication, treatment of polio, how to prevent polio included polio vaccination. This service is carried out in the form of health counseling about polio, where a knowledge questionnaire about polio is filled out before and after the counseling. In filling out the questionnaire before the polio counseling, only 30% knowledge was obtained and the results increased to 90% after the polio counseling was carried out. In conclusion, health education about polio is needed to increase the knowledge of students, parents and teachers at Santa Theresia Malalayang Elementary and Middle School, Manado City North Sulawesi.

 

ABSTRAK

Infeksi oleh penyakit polio menyebabkan angka kesakitan dan angka kematian yang tinggi sehingga perlu dilakukan tindakan pencegahan seperti melakukan vaksinasi polio dan bila ada yang bergejala polio harus segera berobat dan beristirahat di rumah sampai sembuh benar supaya tidak menularkan ke orang lain. Sejak pandemi Corona tahun 2020 sampai saat ini dilaporkan Kejadian Luar Biasa (KLB) polio di beberapa Provinsi di Indonesia, hal ini disebabkan oleh karena cakupan imunisasi polio yang kurang oleh karena pemerintah fokus dalam menghadapi pandemi corona sehingga sebagian besar dana yang ada dialihkan buat menghadapi pandemi corona yang menyebabkan vaksin campak yang tersedia di berbagai fasilitas kesehatan kurang, orang tua takut membawa anaknya untuk imunisasi, adanya kelompok anti imunisasi dan sebagainya. Jadi tujuan kegiatan ini untuk meningkatkan pengetahuan murid, orang tua murid dan guru mengenai penyakit polio termasuk apa yang harus dilakukan bila ada yang terinfeksi polio, cara penularan polio, komplikasi polio, pengobatan polio, cara pencegahan polio termasuk imunisasi polio. Pengabdian ini dilakukan dalam bentuk penyuluhan kesehatan tentang polio, di mana dilakukan pengisian kuesioner pengetahuan tentang penyakit polio sebelum dan sesudah penyuluhan. Pada pengisian kuesioner sebelum penyuluhan corona hanya didapatkan pengetahuan sebesar 30% dan hasilnya meningkat menjadi 90% sesudah dilakukan penyuluhan polio. Sebagai simpulan bahwa penyuluhan kesehatan tentang polio diperlukan untuk meningkatkan pengetahuan murid, orang tua murid dan guru di Anak Sekolah Santa Theresia Malalayang Kota Manado Sulawesi Utara.

 

Author Biographies

Starry Homenta Rampengan, RSUP KANDOU

Koordinator Program Studi Kardiologi Fakultas Kedokteran Universitas Sam Ratulangi, Manado Indonesia

Heriyannis Homenta, Universitas Sam Ratulangi

Bagian Mikrobiologi Fakultas Kedokteran Universitas Sam Ratulangi, Manado Indonesia

References

Centers for Diseases Control and Prevention Yellow Book 2024. Poliomyelitis. Di kutip dari Poliomyelitis | CDC Yellow Book 2024

Ismoedijanto, Azhali MS. Poliomielitis. Editor: Hadinegoro SR, Moedjito I, Hapsari MM DEAH, Alam A. Dalam: Buku Ajar Infeksi dan Penyakit Tropis Edisi 4. Badan Penerbit IKatan Dokter Anak Indonesia 2018; 316-31.

Nainggolan, N., Pandiangan, D., Adinata, H.S., Mutu, P., 2024. PKM Pasang Panel Surya Oven Biovina Untuk Perbaikan Bahan Baku : Penurunan Kadar Air dan Kontaminasi Kapang 6, 152–159.

Pandiangan, D., Nainggolan, N., 2020. PKM PELWAP Desa Sea Mitra Untuk Pemanfaatan Tumbuhan Obat Dan Tanaman Hias. JPAI J. Peremp. dan Anak Indones. 2, 16. https://doi.org/10.35801/jpai.2.2.2020.30605

Pandiangan, D., Nainggolan, N., 2019. Program Kemitraan Masyarakat Di Dharma Wanita Fmipa Unsrat Untuk Kesehatan Jantung. JPAI J. Peremp. dan Anak Indones. 1, 31. https://doi.org/10.35801/jpai.1.1.2019.24978

Pandiangan, D., Sintaro, S., Nainggolan, N., Nainggolan, E., Nainggolan, V., 2023. Pemberdayaan Perempuan pada Kegiatan Program Kemitraan Masyarakat Perbaikan Alat Pengering CV Biovina Terbuka Matahari Menjadi Teknologi Tertutup yang Beraliran Udara. JPAI J. Peremp. dan Anak Indones. vol 5 no 1 Sept. 2023 5, 52–62.

Pandiangan D, Nainggolan N., Adinata HS. 2024. Pendampingan Di UMKM Bertenaga Kerja Perempuan Desa Sea Mitra Untuk Produksi Teh Berhasil Registrasi BPOM Assistance in MSMEs with Female Workers in Sea Mitra Village in Tea Production to. J. Peremp. dan Anak Indones. 6. no 1 September 2024.

Rampengan TH. Poliomielitis. Dalam: Rampengan TH. Penyakit infeksi tropik pada anak edisi 2. EGC 2007; 105-21.Mason WH. Measles. Dalam: Kleigmen RM, Stanton BF, St Geme III JW, Schor NF, Behrman RE, penyunting. Nelson Texbook of Pediatrics, edisi ke-20. Philadelphia: Saunders Elsevier 2016;1542-52.

World Health Organization. Report of the Indonesia Polio Outbreak Response Assessment-July 2023. Di kutip dari gpei_obra_ino_report.pdf (who.int).

Downloads

Published

2024-11-01