Strategi Pencegahan Tindakan Transaksi Eksploitasi Seksual Anak secara Online oleh ECPAT Indonesia Tahun 2022-2024
(Strategy for the Prevention of Online Child Sexual Exploitation Transactions by ECPAT Indonesia for 2022-2024)
DOI:
https://doi.org/10.35801/jpai.6.2.2025.62425Abstract
Online child sexual exploitation is a form of online gender-based violence (OGBV) that has evolved to involve the misuse of digital financial services. This finding highlights the complexity of the case, as evidenced by the increase in transactions from 2022 to 2024, and requires further handling. This research will explain the prevention strategy of online child sexual exploitation transactions carried out by ECPAT Indonesia in 2022-2024 using the concepts of non-traditional security, OGBV, online child sexual exploitation, and the role of Non-Governmental Organization (NGO), namely implementer, catalyst, and partner. To analyze this, the researcher used a descriptive qualitative research method to describe the prevention strategies. This research found that ECPAT Indonesia has implemented prevention strategies through its three roles as an NGO, namely implementer, catalyst, and partner. Through its role as an implementer, ECPAT Indonesia focuses on education and socialization programs regarding the case. As a catalyst, ECPAT Indonesia succeeded in increasing the attention and response of various parties to the case through training, research, and advocacy at the national and regional levels. Not only that, ECPAT Indonesia has acted as a joint partner with PPATK in pursuing various concrete prevention strategies against cases by drafting two strategic policies, namely Red Flag indicators and training modules.
ABSTRAK
Eksploitasi seksual anak secara online merupakan salah satu bentuk kekerasan berbasis gender online (KBGO) yang telah mengalami perkembangan modus dengan melibatkan penyalahgunaan layanan jasa keuangan digital. Temuan ini telah menunjukkan kompleksitas kasus yang dibuktikan adanya peningkatan jumlah transaksi dari tahun 2022 hingga 2024 dan memerlukan penanganan lebih lanjut. Penelitian ini akan menjelaskan mengenai strategi pencegahan tindakan transaksi eksploitasi seksual anak secara online yang dilakukan oleh ECPAT Indonesia tahun 2022-2024 dengan menggunakan konsep keamanan non-tradisional, KBGO, eksploitasi seksual anak secara online, dan peran Non-Governmental Organization (NGO), yaitu pelaksana, katalis, dan mitra. Untuk menganalisa hal ini, peneliti menggunakan metode penelitian dengan pendekatan kualitatif deskriptif untuk menggambarkan strategi pencegahan yang dilakukan. Dalam penelitian ini, ditemukan bahwa ECPAT Indonesia telah melakukan strategi pencegahan melalui tiga peran NGO, yaitu pelaksana, katalis, dan mitra yang dimilikinya. Melalui peran pelaksana, ECPAT Indonesia berfokus pada program edukasi dan sosialisasi mengenai perkembangan kasus. Sebagai katalis, ECPAT Indonesia berhasil meningkatkan perhatian dan respons berbagai pihak terhadap kasus melalui pelatihan, riset penelitian hingga advokasi di tingkat nasional dan regional. Tidak hanya itu, ECPAT Indonesia telah berperan sebagai mitra bersama dengan PPATK dalam mengupayakan berbagai strategi pencegahan secara konkret terhadap kasus dengan menyusun dua kebijakan strategis, yaitu indikator Red Flag dan modul pelatihan.
References
Andaru, I. P. N. (2021). Cyber Child Grooming sebagai Bentuk Kekerasan Berbasis Gender Online di Era Pandemi. Jurnal Wanita dan Keluarga, 2(1), 41–51. https://jurnal.ugm.ac.id/v3/pswk/article/view/2242/637
Bakry, U. S. (2022). Studi Keamanan International Pasca Perang Dingin. Jurnal Alternatif, 1(1), 1–16.
Bank Indonesia. (2018). Mengenal Finansial Teknologi. Bank Indonesia. https://www.bi.go.id/id/edukasi/Pages/mengenal-Financial-Teknologi.aspx
Davy, D. (2017). Regional Overview: Sexual Exploitation of Children in Southeast Asia. In ECPAT International. https://ecpat.org/wp-content/uploads/2021/05/Regional-Overview_Southeast-Asia.pdf
ECPAT Indonesia. (2018). Catatan Akhir Tahun ECPAT Indonesia Tahun 2017. https://www.slideshare.net/slideshow/catatan-akhir-tahun-ecpat-indonesia-tahun-2017/120781957
ECPAT Indonesia. (2019). Laporan Akhir Tahun 2018 ECPAT Indonesia. https://www.slideshare.net/slideshow/laporan-akhir-tahun-2018-ecpat-indonesia/169511288
ECPAT Indonesia. (2021). ECPAT Indonesia Annual Report 2020. https://www.slideshare.net/slideshow/annual-report-2020-247188268/247188268
ECPAT Indonesia. (2023). Catatan Akhir Tahun ECPAT Indonesia 2022. https://www.slideshare.net/slideshow/catatan-tahunan-2022pdf/258573605
ECPAT Indonesia. (2024a). Catatan Akhir Tahun ECPAT Indonesia 2023. https://www.ecpatindonesia.org/e-library/
ECPAT Indonesia. (2024b). Press Release Konferensi ASEAN tentang Pencegahan dan Respons Terhadap Penyalahgunaan Penyedia Jasa Keuangan dalam Eksploitasi Seksual Anak. ECPAT Indonesia. https://www.ecpatindonesia.org/press-release-detail/press-release-konferensi-asean-tentang-pencegahan-dan-respons-terhadap-penyalahgunaan-penyedia-jasa-keuangan-dalam-eksploitasi-seksual-anak
ECPAT Indonesia. (2025). Catatan Akhir Tahun ECPAT Indonesia 2024. https://www.ecpatindonesia.org/e-library/
ECPAT International. (2020). Summary Paper on Online Child Sexual Exploitation. https://ecpat.org/wp-content/uploads/2021/05/ECPAT-Summary-paper-on-Online-Child-Sexual-Exploitation-2020.pdf
ECPAT International. (2021a). 2021 Progress in Banning Child Marriages Worldwide. ECPAT International. https://ecpat.org/story/international-women-and-girls-series-3-is-banning-child-marriages-enough/
ECPAT International. (2021b). Gender Equality and Child Protection. ECPAT International. https://ecpat.org/story/international-women-and-girls-series-4-how-does-achieving-gender-equality-play-a-role-in-protecting-children-from-sexual-exploitation-and-abuse/
ECPAT International. (2025). Together, We Can End the Sexual Exploitation of Boys. ECPAT International. https://ecpat.org/global-boys-initiative/
ECPAT, INTERPOL, & UNICEF. (2022). Disrupting Harm in Indonesia: Evidence on Online Child Sexual Exploitation and Abuse. https://www.unicef.org/innocenti/media/4141/file/DH-Indonesia-Report-2022.pdf
Fachri, F. K. (2024). Perlu Integrasi Aturan untuk Mencegah Eksploitasi Seksual Anak. Hukum Online.com. https://www.hukumonline.com/berita/a/perlu-integrasi-aturan-untuk-mencegah-eksploitasi-seksual-anak-lt66b49285c9a31/?page=1
Firmansyah, F. N. (2024). Pentingnya Pencegahan serta Penanganan Eksploitasi Seksual Anak (ESA) di Level Regional dan Global. ECPAT Indonesia. https://ecpatindonesia.org/berita-detail/pentingnya-pencegahan-serta-penanganan-eksploitasi-seksual-anak-esa-di-level-regional-dan-global
Henry, N., & Powell, A. (2016). Technology-Facilitated Sexual Violence : A Literature Review of Empirical Research. Sage Publishing, 19(2), 195–208. https://doi.org/https://doi.org/10.1177/1524838016650189
Hidayah, A. L. (2023). Yuk, Berkenalan dengan Kripto! Kementerian Keuangan Direktorat Jenderal Kekayaan Negara. https://www.djkn.kemenkeu.go.id/kpknl-tangerang1/baca-artikel/16059/Yuk-Berkenalan-dengan-Kripto.html
Isnawati, Yusuf, M., Zamhari, A., & Hermansah, T. (2022). Online Gender-Based Violence Education through the Program “Perempuan Aman Internetan.” ICIIS and ICESTIIS 2021 Proceedings of the 4th International Colloquium on Interdisciplinary Islamic Studies in Conjunction with the 1st International Conference on Education, Science, Technology, Indonesian and Islamic Studies, 448–459. https://doi.org/10.4108/eai.20-10-2021.2316335
KemenPPPA. (2024a). Gandeng Sejumlah Pihak, Kemen PPPA Dorong Aksi Bersama Lindungi Perempuan dan Anak dari Kekerasan di Ranah Daring. Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak. https://kemenpppa.go.id/page/view/NTMxMQ==
KemenPPPA. (2024b). Kemen PPPA : Resiliensi Digital Cegah Anak Menjadi Korban Kekerasan Seksual Online. Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak. https://kemenpppa.go.id/page/view/NTI4NA==
KemenPPPA. (2025). Data SIMFONI PPA (Sistem Informasi Online Perlindungan Perempuan dan Anak). Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak. https://kekerasan.kemenpppa.go.id/ringkasan
Lewis, D., & Kanji, N. (2009). Non-Governmental Organizations and Development. Routledge Taylor and Francis Group.
Nurfahirah, A., Dewi, Y. T., & Gustiana, D. D. (2022). Upaya United Nations Women (UN Women) dalam Menangani Diskriminasi terhadap Perempuan di Afghanistan. Jurnal Transborders, 5(2), 102–114. https://journal.unpas.ac.id/index.php/transborders/article/download/5297/2391/24457
PPATK. (2024a). Kolaborasi Lintas Sektoral Perangi Eksploitasi Seksual Anak. Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan. https://www.ppatk.go.id/news/read/1377/kolaborasi-lintas-sektoral-perangi-eksploitasi-seksual-anak.html
PPATK. (2024b). PPATK Ungkap Pola Transaksi Eksploitasi Seksual Anak pada ASEAN Conference. Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan. https://www.ppatk.go.id/news/read/1380/ppatk-ungkap-pola-transaksi-eksploitasi-seksual-anak-pada-asean-conference
Pranata, N. G. W. G., Parameswari, A. A. A. I., & Sushanti, S. (2024). Peran End Child Prostitution in Asian Tourism ( ECPAT ) Indonesia Dalam Isu Eksploitasi Seksual Komersial Anak Berbasis Elektronik di Indonesia Tahun 2017-2022. Diskusi Ilmiah Komunitas Hubungan Internasional, 4(4), 88–104. https://ojs.unud.ac.id/index.php/hi/article/view/108985
Rahmawati, M., Saputri, N., & Nurcahyo, B. A. (2022). Jauh Panggang dari Api: Menilik Kerangka Hukum Kekerasan Berbasis Gender Online di Indonesia. https://awaskbgo.id/wp-content/uploads/2022/03/Jauh-Panggang-dari-Api_Menilik-Kerangka-Hukum-KBGO-di-Indonesia.pdf
Ramadhan, A. B. (2022). Ada Transaksi Rp 114 M Terkait Pornografi Anak, KPAI Minta PPATK Memblokir. detikNews. https://news.detik.com/berita/d-6491022/ada-transaksi-rp-114-m-terkait-pornografi-anak-kpai-minta-ppatk-memblokir
Rani, F., Ismandianto, I., & Kirana, K. (2021). Kebijakan Pemerintah Indonesia dalam Menangani Kasus Eksploitasi Seksual Komersial Anak di Indonesia. Nakhoda: Jurnal Ilmu Pemerintahan, 20(2), 14–25. https://doi.org/10.35967/njip.v20i2.202
Restuningtyas, M. Y. (2021). Gender-Based Violence : How Child and Women are Protected? Law Research Review Quarterly, 7(3), 269–284. https://doi.org/https://doi.org/10.15294/lrrq.v 7i3.48160
SAFEnet. (2022a). Laporan Triwulan I 2022: Pelanggaran Hak-Hak Digital. https://safenet.or.id/id/2022/04/laporan-pemantauan-triwulan-i-2022/
SAFEnet. (2022b). Laporan Triwulan II 2022: Pelanggaran Hak-Hak Digital. https://safenet.or.id/id/2022/07/laporan-pemantauan-triwulan-ii-2022/
SAFEnet. (2022c). Laporan Triwulan III 2022: Pelanggaran Hak-Hak Digital. https://safenet.or.id/id/2022/10/laporan-pemantauan-triwulan-iii-2022/
SAFEnet. (2023a). Laporan Triwulan I 2023: Pemantauan Hak-Hak Digital di Indonesia. https://safenet.or.id/id/2023/04/laporan-pemantauan-triwulan-i-2023/
SAFEnet. (2023b). Laporan Triwulan II 2023: Pemantauan Hak-Hak Digital di Indonesia. https://safenet.or.id/id/2023/07/laporan-pemantauan-triwulan-ii-2023/
SAFEnet. (2023c). Laporan Triwulan III 2023: Pemantauan Hak-Hak Digital di Indonesia. https://safenet.or.id/id/2023/10/laporan-pemantauan-triwulan-iii-2023/
SAFEnet. (2024a). Laporan Pemantauan Hak-Hak Digital di Indonesia April-Juni 2024. https://safenet.or.id/id/2024/07/laporan-pemantauan-triwulan-ii-2024/
SAFEnet. (2024b). Laporan Pemantauan Hak-Hak Digital di Indonesia Januari-Maret 2024. https://safenet.or.id/id/2024/04/laporan-pemantauan-triwulan-i-2024/
SAFEnet. (2024c). Laporan Pemantauan Hak-Hak Digital di Indonesia Juli-September 2024. https://safenet.or.id/id/2024/11/laporan-pemantauan-triwulan-iii-2024/
Sofian, A., Ardian, A., Charissa, C. V. O., Octaviana, C. A., Setyawati, M., Jannah, O. F., Ramadhania, Z. M., & Hendra, R. (2024). Laporan Penelitian Penyalahgunaan Produk dan Layanan Jasa Keuangan di Indonesia untuk Eksploitasi Seksual Anak. https://www.ecpatindonesia.org/e-library/
UNICEF Indonesia. (2023a). Pengetahuan dan Kebiasaan Daring Anak di Indonesia Sebuah Kajian Dasar 2023. https://www.unicef.org/indonesia/media/22566/file/Pengetahuan dan Kebiasaan Daring Orang Tua Dan Anak-anak di Indonesia Studi Dasar 2023.pdf.pdf
UNICEF Indonesia. (2023b). #SetiapAnakBerhak. UNICEF Indonesia. https://www.unicef.org/indonesia/id/setiap-anak-berhak
Wijareni, R. (2023). Peran End Child Prostitution, Child Pornography and Trafficking of Children for Sexual Purposes (ECPAT) Indonesia dalam Membantu Pemerintah Indonesia Mengatasi Kejahatan Pariwisata Seks Anak [Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya]. http://digilib.uinsa.ac.id/64938/3/Ruri Wijareni_I92219091 ok.pdf
Yulia, R., & Sofian, A. (2024). E-Wallet Misuse in Online Child Prostitution Transactions; How Does Indonesian Law Respond ? Proceedings of the ASEAN Conference on Sexual Exploitation of Children (ACOSEC 2024), 36–43. https://doi.org/https://doi.org/10.2991/978-2-38476-325-2_52
Zulmi, F. (2024). Leveraging Strategic Alliances: Financial Services and NGOs in the Fight Against Child Sexual Exploitation. Proceedings of the ASEAN Conference on Sexual Exploitation of Children (ACOSEC 2024), 77–84. https://doi.org/10.2991/978-2-38476-325-2
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Author

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.


