Identification and Density of Bivalves on Coral Reef Flats in The Water of Mandolang and Malalayang, North Sulawesi
DOI:
https://doi.org/10.35800/jplt.14.1.2026.66011Keywords:
bivalves; density; coral reef; Mandolang; MalalayangAbstract
The research problems addressed in this study were what species of bivalve and what densities each species of bivalves inhabit on the coral reef flats both Mandolang and Malalayang, North Sulawesi. This study aimed to identify the species of bivalves and the species density of bivalves. Data were collected using a belt transect method measuring 20 m in length and 1 m in width on both the left and right sides of the transect line at a depth of 3 m. Three belt transects as replicates were deployed at each site of coral reef. All specimens of bivalves encountered were documented and identified, and species density values were subsequently calculated. The results revealed four bivalve species, namely Tridacna maxima, Tridacna crocea, Ruditapes philippinarum, and Barbatia barbata. T. crocea, T. maxima, and R. philippinarum were identified only in Mandolang, whereas R. philippinarum, B. barbata, and T. crocea were identified in Malalayang. Furthermore, R. philippinarum and T. crocea were found in both Mandolang and Malalayang. Bivalve density in Mandolang varied among species, with T. crocea at 2.67 ind/40 m² (0.07 ind/m²), T. maxima at 1.33 ind/40 m² (0.03 ind/m²), and R. philippinarum at 0.67 ind/40 m² (0.02 ind/m²). Similarly, in Malalayang waters, R. philippinarum showed the highest density at 10.33 ind/40 m² (0.26 ind/m²), while B. barbata and T. crocea exhibited the same average density of 1.33 ind/40 m² (0.03 ind/m²).
Key words: Bivalves, Density, Coral reef, Mandolang, Malalayang
Abstrak
Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah apa saja jenis- jenis bivalva yang menempati habitat terumbu karang di Perairan Mandolang dan Malalayang, Sulawesi Utara, dan bagaimana kepadatan jenis-jenis bivalvia di perairan Mandolang dan Malalayang Sulawesi Utara. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi jenis-jenis bivalva yang menempati substrat karang serta mengetahui kepada jenis-jenis bivalva yang menempati rataan karang di Mandolang dan Malalayang Sulawesi Utara. Metode pengambilan data menggunankan belt transect sepanjang 20m dengan lebar 1m ke kiri dan 1m ke kanan garis transek pada ke dalaman 3 meter. Tiga ‘belt transek’ sebagai ulangan telah digunakan dalam pengambilan sampel di setiap rataan karang ini. Sampel yang ditemukan didokumentasikan dan diidentifikasi, kemudian nilai kepadatan jenis bivalvia dihitung. Hasil penelitian terdapat empat jenis bivalvia, yaitu T. maxima, T. crocea, Ruditapes philippinarum, dan Barbatia barbata. T. crocea, T. maxima, Ruditapes philippinarum teridentifikasi hanya di Mandolang, sedangkan Ruditapes philippinarum, Barbatia barbata, T. crocea teridentifikasi hanya di Malayang. Ruditapes philippinarum, dan T. crocea teridentifikasi baik di Mandolang dan Malalayang. Kepadatan bivalvia pada perairan Mandolang bervariasi menurut jenis, yaitu T. crocea (2,67 ind/40m2) atau 0,07 ind./m2, T. maxima (1,33 ind/40m2) atau 0,03 ind./ m2, dan Ruditapes philippinarum 0,67 ind/40m2 atau 0,02ind./ m2), demikian pula dengan yang di Malalayang, yaitu: Ruditapes philippinarum dengan 10,33 ind/40m2, atau 0,26 ind./m2, selanjutnya masing jenis memiliki kepadatan rata-rata yang sama, yaitu Barbatia barbata dan T. crocea dengan 1,33 ind./40m2, atau 0,03 ind./ m2.
Kata kunci: Bivalvia, Kepadatan, Terumbu karang, Mandolang, Malalayang
References
Akhrianti , I., Bengen , D., Setyobudiandi , I. 2014. Distribusi Spasial dan Preferensi Habitat Bivalvia di Pesisir Perairan Kecamatan Simpang Pesak Kabupaten Belitung Timur. Jurnal Ilmu dan Teknologi Kelautan Tropis VI(1), 171-185.
Ambarak, M.Z., Ompi, M., Paransa,D.S.J., Rimper, J.R.T.S.L., Rumengan, A.P., Akhrianti , I., Bengen , D., Setyobudiandi , I. 2014. Distribusi Spasial dan Preferensi Habitat Bivalvia di Pesisir Perairan Kecamatan Simpang Pesak Kabupaten Belitung Timur. Jurnal Ilmu dan Teknologi Kelautan Tropis VI(1), 171-185.
Ambarak, M.Z., Ompi, M., Paransa,D.S.J., Rimper, J.R.T.S.L., Rumengan, A.P., Nego E. B. 2021. Keanekaragaman Makrobentos yang Menempati Agregasi Kerang, Septifer bilocullaris di Tiwoho, Kabupaten Minahasa Utara, Sulawesi Utara. Jurnal Pesisir dan Laut Tropis, 9(3), 133-140. https://doi.org/10.35800/jplt.9.3.2021.38043
Arbi, U.Y. 2010. Kepadatan dan Kondisi Habitat Kerang Kima (Cardiidae: Tridacninae) di Beberapa Lokasi di Perairan Sulawesi Utara. Bawal, 3(2), 139-148.
Fatonah, C. N., Ningtias, R. A., Pertiwi, M. P., Rostikawati, R. T. 2023. Keanekaragaman Spesies Bivalvia dan Gastropoda di Pantai Tanjung Rising Kepulauan Bangka Belitung. Jurnal Ilmu Dasar, 24(1), 57–64. https://doi.org/10.19184/jid.v24i1.30259
Gosling, E. 2008. Bivalve Molluscs: Biology, Ecology and Culture. John Wiley & Sons. p 877.
Loya, Y. 1978. Plotless and Transect Methods. Coral Reefs: Research Methods (eds) D.R. Stoddart and R.E. Johannes), UNESCO, Paris. pp 197-217.
Nybakken, J.W. 1992. Biologi Laut. Suatu Pendekatan Ekologis. (Diterjemahkan oleh M. Eidman). PT Gramedia Pustaka Utama. Jakarta. 459 hal.
Odum, E.P. 1993. Dasar-Dasar Ekologi. Edisi ketiga. Yogyakarta. Gadjah Mada University Press. 667 hal.
Ompi, M., Simbolon, A.R.S., Rimper, J.R.T.S.L., Kaunang, S.T., Rose Jensen, K.R. 2024.The First Records of Pelagic Gastropods Species from the Celebes Sea, North Sulawesi, Indonesia. Journal of Fisheries and Environment 48 (3), 1-15. https://doi.org/10.34044/j.jfe.2024.48.3.01
Ompi, M., Paruntu, C., Roeroe, K. A., Kaunang, S. T., Robot, N. 2025. Reproduksi Ekologi Bivalva. Deepublish. 80 hal.
Ompi, M., Boneka, F.B., Kaligis, E.Y., Kaunang. S.T. 2023. Settlement of The Tropical Box Mussel, Septifer bilocularis: Effects of Site, Position, and Substratum. Aquaculture Research, 4498844, 9 pages. https://doi.org/10.1155/2023/4498844
Ompi, M. Boneka, B.F., Tilaar, S. Kaunang, S.T. 2026. Size Variation and Survival after Transplantation of the Tropical Box Marine Mussel Septifer bilocularis on The Three Coastal Sites of North Sulawesi, Indonesia. Journal of Fisheries and Environment, 50(1),43-55.
Oubella, R., Maes, P., Paillard, C., Auffret, M. 1993. Experimentally Induced Variation in Hemocyte Density for Ruditapes philippinarum and R. Decussatus (Mollusca, Bivalvia). Diseases of Aquatic Organisms, 15, 193-197.
Putri, R. A., Haryono, T., Kuntjoro, S. 2012. Keanekaragaman Bivalvia dan Perannya Sebagai Bioindikator Logam Berat Kromium (Cr) di Perairan Kenjeran, Kecamatan Bulak Kota Surabaya. Jurnal Lentera Bio, 1(2), 87-91.
Ratih, S. A., Pertiwi, M. P., Rostikawati, R. T. 2021. Mollusk Diversity in The Intertidal Zone of Menganti Beach, Kebumen, Central Java. Depik, 10(1), 23-29. https://doi.org/10.13170/depik.10.1.18673
Townsend, C.R., Begon, M., Harper, J.L. 2009. Essentials of Ecology, Third Edition. Balckwell Publishing, Hongkong. p 510.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Wildy Lolaro, Medy Ompi, Indri Manembu, Rignolda Djamaludin, Kakaskasen Roeroe, Joice Rimper

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.












