PERENCANAAN PENGEMBANGAN SISI UDARA BANDAR UDARA MUTIARA SIS AL-JUFRI DI KOTA PALU PROVINSI SULAWESI TENGAH

Authors

  • Feriska Apriana
  • Freddy Jansen
  • Elisabeth Mieke Lintong

Abstract

Bandar Udara Mutiara Sis Al-Jufri Palu memiliki ukuran runway 2.360 x 45 m. Bandara ini direncanakan pemerintah sebagai bandara embarkasi haji di Indonesia Timur. Oleh karena itu, Bandar Udara Mutiara Sis Al-Jufri Palu perlu melakukan penngembangan khususnya disisi udara sehingga dapat melayani pesawat rute luar negeri, seperti Airbus A330-200.

Dalam perencanaan ini, penelitian dilakukan dengan menggunakan data sekunder dengan data ramalan selama 20 tahun kedepan dengan menggunakan 3 metode, yaitu trend linier, logaritma, dan eksponensial. Data yang diperlukan antara lain data Klimatologi, Data Penumpang, Data Bagasi. Selanjutnya menghitung ukuran runway, taxiway, dan apron dengan menggunakan data ramalan yang ada dan data pesawat rencana yaitu A330-200. Perencanaanya mengacu pada standar ICAO, untuk perencanaan perkerasan mengacu pada standar PCA dan FAA.

Penulisan ini meliputi perencanaan Runway, Taxiway, dan Apron. Untuk bagian sisi darat seperti terminal penumpang, gudang, dan parkir kendaraan hanya akan dihitung luas.

Berdasarkan hasil perhitungan yang mengacu pada standar yang dikeluarkan International Civil Aviation Organitation (ICAO), maka dibutuhkan ukuran runway 3.143 x 45 meter, taxiway 185 x 23 meter, dan apron 141 x 312,4 meter. Mengingat ukuran apron yang ada masih memadai, maka lebarnya saja yang perlu dilakukan pengembangan. Sehingga ukuran yang dipakai adalah 141 x 373 meter. Tebal perkerasan lentur yang diperoleh dengan menggunakan metode Federal Aviation Administration (FAA) adalah 47 inch, dan tebal perkerasan kaku yang diperoleh dengan menggunakan metode Portland Cement Asosiation (PCA) adalah 9,5 inch.

 

Kata Kunci :     Apron, Bandar Udara Mutiara Sis Al-Jufri, Palu, Runway, Taxiway

Downloads

Published

2017-07-27