EFEKTIVITAS HUKUM TANA’ SEBAGAI Vol. 13 No. 3 (2025): Lex_Crimen Jurnal Fakultas Hukum UNSRAT HUKUMAN ATAS PERCERAIAN DI MASYARAKAT ADAT TORAJA

Authors

  • Yansi Saladan

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan kepada masyarakat baik itu orang Toraja, maupun diluar Toraja tentang apa itu hukum Tana’ dan bagaimana Hukum Tana’ sebagai hukuman atas perceraian di masyarakat adat Toraja dan untuk memberikan pengetahuan kepada setiap pembaca mengenai bagaimana efektivitas Hukum Tana’ terhadap pasangan suami istri yang bercerai di Tana Toraja. Metode yang digunakan adalah yuridis normatif, dengan kesimpulan yaitu: 1. Implementasi Hukum Tana’ sebagai hukuman atas perceraian di masyarakat adat Toraja sudah berlangsung turun-temurun. Di Era modern ini hukum tana’ sudah mengalami sedikit penyesuaian hal ini karena adanya pengaruh eksternal baik itu perkembangan zaman, masuknya agama, dan kondisi sosial masyarakat zaman sekarang. Walaupun tidak semua masyarakat memberlakukan Tana’ ini namun tidak sedikit juga yang masih menganggap Hukum Tana’ adalah hal yang sangat penting untuk menjamin keberlangsungan sebuah pernikahan. 2. Hukum tana’ merupakan aturan dasar yang berada dan berkaitan langsung ditengah masyarakat itu sendiri sehingga dapat menjangkau masyarakat lebih dekat. Keefektivan hukum Tana’ dipengaruhi beberapa faktor yakni kasta antara kedua mempelai, pembayaran denda yang sudah tidak sesuai untuk dipakai di zaman modern, hingga pernikahan antar suku Toraja dengan pasangan yang bukan suku Toraja. Beberapa hal inilah yang mempengaruhi ke fektivan hukum Tana’ sehingga kadang sudah disepelekan oleh masyarakat Toraja itu sendiri.

 

Kata Kunci : adat toraja, hukum tana’, perceraian

Downloads

Published

2025-09-12

Issue

Section

Articles