KAJIAN YURIDIS TERHADAP PELAKSANAAN PRAKTEK KERJA TIM E-SPORTS AMATIR YANG TIDAK MEMENUHI IZIN ADMINISTRASI DAN PRESTASI
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pengaturan terhadap pelaksanaan praktek kerja tim e-sports di Indonesia dan untuk memahami bagaimana akibat hukum bagi tim e-sports amatir yang beroperasi tanpa memenuhi izin administrasi dan prestasi. Dengan menggunakan metode penelitian normatif, dapat ditarik kesimpulan yaitu : 1. Pelaksanaan praktek kerja tim e-sports di Indonesia telah mengalami perkembangan yang signifikan, meskipun sebagian besar tim masih berstatus amatir. Namun, banyak tim yang beroperasi tanpa memenuhi persyaratan administratif yang ditetapkan oleh PBESI (Pengurus Besar Esports Indonesia), seperti legalitas badan hukum dan pendaftaran resmi. Akibatnya, ketidakpatuhan terhadap regulasi ini menimbulkan ketidakpastian hukum dan potensi masalah, baik bagi tim itu sendiri maupun para pemain yang terlibat, seperti pelanggaran hak kontrak dan ketidakjelasan remunerasi. 2. Tim e-sports amatir yang tidak memenuhi kewajiban administratif dan prestasi berisiko menghadapi sejumlah konsekuensi hukum yang signifikan. Tanpa pendaftaran resmi dan pemenuhan persyaratan administratif lainnya, tim tersebut tidak memiliki status hukum yang sah untuk beroperasi dalam ekosistem kompetisi yang diatur oleh PBESI. Hal ini menghalangi mereka untuk berpartisipasi dalam turnamen yang diakui dan mengakses peluang penting seperti sponsor dan pendanaan.
Kata Kunci : praktek kerja, tim e-sports, amatir