KEPASTIAN HUKUM BAGI INVESTOR ASING TERHADAP PERUBAHAN REGULASI PENGELOLAAN SUMBER DAYA ALAM

Authors

  • Waraney George Noenoehitoe

Abstract

Investasi asing memiliki peranan penting dalam mendukung pembangunan ekonomi Indonesia, khususnya dalam pengelolaan sumber daya alam yang membutuhkan modal, teknologi, dan kapasitas produksi yang besar. Di sisi lain, perubahan regulasi dalam pengelolaan sumber daya alam dapat menimbulkan persoalan kepastian hukum bagi investor asing, terutama apabila perubahan tersebut berdampak terhadap perizinan, hak dan kewajiban investor, kontrak investasi, serta keberlangsungan kegiatan usaha. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaturan hukum mengenai investasi asing dalam pengelolaan sumber daya alam di Indonesia serta mengkaji kepastian hukum bagi investor asing terhadap perubahan regulasi di sektor tersebut. Penelitian ini menggunakan metode penelitian hukum normatif dengan pendekatan perundang-undangan dan pendekatan konseptual. Bahan hukum yang digunakan meliputi bahan hukum primer, sekunder, dan tersier yang dianalisis secara kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengaturan investasi asing di Indonesia didasarkan pada berbagai ketentuan hukum nasional, khususnya Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2007 tentang Penanaman Modal serta peraturan sektoral yang mengatur pengelolaan sumber daya alam. Perubahan regulasi merupakan kewenangan negara dalam menjalankan fungsi pengaturan dan pengelolaan sumber daya alam, tetapi pelaksanaannya perlu memperhatikan prinsip kepastian hukum, perlakuan yang adil, perlindungan terhadap hak investor, serta kepentingan nasional dan keberlanjutan lingkungan. Oleh karena itu, kepastian hukum bagi investor asing tidak berarti bahwa regulasi tidak dapat berubah, melainkan bahwa perubahan tersebut harus dilakukan berdasarkan kewenangan yang sah, prosedur yang jelas, transparan, konsisten, dan dapat diprediksi penerapannya.

Kata kunci: Kepastian Hukum, Investor Asing, Investasi, Sumber Daya Alam, Perubahan Regulasi.

Downloads

Published

2026-10-01

Issue

Section

Articles