Hubungan Prokrastinasi Akademik dengan Ketidakjujuran Akademik pada Mahasiswa Kedokteran

Authors

  • Carissa N. Paskila Universitas Sam Ratulangi
  • Siemona L. E. Berhimpon Universitas Sam Ratulangi
  • Florensia B. Tewal Universitas Sam Ratulangi

DOI:

https://doi.org/10.35790/msj.v8i1.61410

Abstract

Abstract: Academic procrastination is commonly exhibited among students, which often leads to academic dishonesty. This issue is a significant concern in the educational world, where academic dishonesty contradicts the goals of education as a means of developing personal potential and building individual character. This study aimed to evaluate the relationship between academic procrastination and academic dishonesty among students of year 2021 of Faculty of Medicine Universitas Sam Ratulangi. This was an observational and analytical study with a cross-sectional design. Primary data collection utilized the Procrastination Assessment Scale-Students and the Academic Practices Survey. There were 186 students as respondents. The majority of respondents exhibited moderate level of academic procrastination (95.2%) and moderate levels of academic dishonesty (57.5%). The Spearman test for the relationship between academic procrastination and academic dishonesty yielded a correlation coefficient of 0.328 and a significance value of p<0.001. In conclusion, there is a positive relationship between academic procrastination and academic dishonesty among the medical students of year 2021 at Faculty of Medicine, Universitas Sam Ratulangi.

Keywords: academic procrastination; academic dishonesty; medical education

  

Abstrak: Prokrastinasi akademik merupakan perilaku yang sering dilakukan di kalangan mahasiswa yang sering kali berujung pada perilaku ketidakjujuran akademik. Hal ini menjadi perhatian penting dalam dunia pendidikan, di mana perilaku ketidakjujuran akademik tidak sesuai dengan tujuan pendidikan sebagai wadah pengembangan potensi diri dan membangun karakter individu. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara prokrastinasi akademik dengan ketidakjujuran akademik pada mahasiswa Program Studi Pendidikan Dokter Fakultas Kedokteran Universitas Sam Ratulangi (PSPD FK Unsrat). Jenis penelitian ialah observasional analitik dengan desain potong lintang. Pengambilan data primer menggunakan kuisioner Procrastination Assessement Scale-Students dan Academic Practices Survey. Responden penelitian ialah angkatan 2021 PSPD FK Unsrat. Hasil penelitian mendapatkan 186 mahasiswa sebagai responden penelitian. Sebagian besar responden memiliki tingkat perilaku prokrastinasi akademik sedang (95,2%) dan tingkat ketidakjujuran akademik sedang (57,5%). Hasil uji Spearman terhadap hubungan antara prokrastinasi akademik dengan ketidakjujuran akademik mendapatkan nilai koefisien korelasi sebesar 0,328 dan nilai signifikansi p<0,001. Simpulan penelitian ini ialah terdapat hubungan positif yang bermakna antara prokrastinasi akademik dengan ketidakjujuran akademik pada mahasiswa angkatan 2021 Program Studi Pendidikan Dokter Fakultas Kedokteran Universitas Sam Ratulangi.

Kata kunci: prokrastinasi akademik; ketidakjujuran akademik; pendidikan kedokteran

Author Biographies

Carissa N. Paskila, Universitas Sam Ratulangi

Program Studi Pendidikan Dokter, Fakultas Kedokteran, Universitas Sam Ratulangi, Manado, Indonesia

Siemona L. E. Berhimpon, Universitas Sam Ratulangi

Medical Education Unit Fakultas Kedokteran Universitas Sam Ratulangi, Manado, Indonesia

Florensia B. Tewal, Universitas Sam Ratulangi

Medical Education Unit Fakultas Kedokteran Universitas Sam Ratulangi, Manado, Indonesia

References

Mahendrawan E, Rahayu RS, Pamulang U. Analisis pentingnya investasi pendidikan. J Ilm Humanika. 2020;3(2):24–31. Available from: https://humanika.penapersada.com/index.php/humanika/article/view/60

Indonesia. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2003 Tentang Sistem Pendidikan Nasional. 2003. p. 29. Available from: https://peraturan.bpk.go.id/Details/43920/uu-no-20-tahun-2003

Permatasari AP, Dimala CP, Minarsih Y. Overview of academic dishonesty in students in Karawang Regency. Psikostudia J Psikol. 2023;12(4):546. Doi: http://dx.doi.org/10.30872/psikostudia.v12i4.12434

Wahyuni SF, Dahlia D. Hubungan antara efikasi diri akademik dengan prestasi akademik pada siswa SMA di Banda Aceh. Seurune J Psikol Unsyiah. 2020;3(2):80–100. Doi: https://doi.org/10.24815/s-jpu.v3i2.17612

Taradi SK, Taradi M, Dogaš Z. Croatian medical students see academic dishonesty as an acceptable behaviour: a cross-sectional multicampus study. J Med Ethics. 2012;38(6):376–9. Doi: 10.1136/medethics-2011-100015

Oktaria D, Azzahra SS, Angraini DI. The relationship of academic procrastination and academic dishonesty in undergraduate medical students. J Pendidik Kedokt Indones Indones J Med Educ. 2021;10(3):207. Doi: https://doi.org/10.22146/jpki.63137

Prasetyo I, Handayani NS. Prokrastinas akademik dan kecurangan akademik pada mahasiswa yang kuliah sambil bekerja. J Psikol. 2019;12(100):22–30. Doi: http://dx.doi.org/10.35760/psi.2019.v12i1.1913

Dimastuti S, Gutji N, Rahmayanty D. Identifikasi faktor-faktor penyebab prokrastinas akademik siswa: sebuah studi deskriptif pada siswa kelas VIII SMP. Al-Isiraq. 2024;7(1):211–20. Doi: https://doi.org/ 10.59027/alisyraq.v7i1.487

Steel P, Ferrari J. Sex, education and procrastination: an epidemiological study of procrastinators’ characteristics from a global sample. Eur J Pers. 2013;27(1):51–8. Doi: https://doi.org/10.1002/per.1851

Indah PS, Shofiah V. Hubungan prokrastinasi akademik dengan ketidakjujuran akademik pada mahasiswa Psikologi UIN Suska Riau. J Psikol UIN Sultan Syarif Kasim Riau. 2012;8(Juni):29–36. Doi: http://dx.doi.org/10.24014/jp.v8i1.181

Rengganis YN, Muis DT. Prokrastinasi akademik (penundaan akademik) mahasiswa Fakultas Teknik Universitas Negeri Surabaya. J BK UNESA. 2017;7(2):1–7. Available from: https://ejournal. unesa.ac.id/index.php/jurnal-bk-unesa/article/view/18984

Tanujaya1 JCC, Yoanita Widjaja. Hubungan antara kemampuan refleksi diri dengan prokrastinasi akademik pada mahasiswa Fakultas Kedokteran. J Med Malahayati. 2023;7(4):931–8. Doi: https://doi. org/10.33024/jmm.v7i4.10790

Sriwiyati K, Fauziah GHN, Primanagara R. Hubungan antara academic procrastination dan game online (Studi pada mahasiswa Prodi Sarjana Kedokteran Universitas Swadaya Gunung). Tunas medika. 2024;10(1). Available from: https://ejournalugj.com/index.php/tumed/article/view/9315

Suhadianto, Pratitis N. Eksplorasi faktor penyebab, dampak dan strategi untuk penanganan prokrastinasi akademik pada mahasiswa. J RAP (Riset Aktual Psikol Univ Negeri Padang). 2020;10(2):193. Doi: https://doi.org/10.24036/rapun.v10i2.106672

Putri F. Hubungan Task aversiveness dengan prokrastinasi akademik pada mahasiswa Psikologi Uin Ar-Raniry Banda Aceh. 2022;59–71. Available from: https://jim.ar-raniry.ac.id/JPA/article/view/526/296

Kurniawati R, Pratikto H, Suhadianto. Task aversiveness dan prokrastinasi akademik pada mahasiswa. Inn J Psychol Res. 2022;1(4):137–45. Available from: https://aksiologi.org/index.php/inner/article/view/296

Wirajaya MM. Investigating the academic procrastination of Efl students. J Pendidik Bhs Ingg Indones. 2020;8(2):67–77. Doi: https://doi.org/10.23887/jpbi.v8i2.3498

Rahmadanti AD, Lubis FY, Yudiana W. Prokrastinasi akademik pada mahasiswa bidikmisi: area dan faktor prokrastinasi. Refleks Edukatika. 2023;13(2):218–29. Doi: https://doi.org/10.24176/re.v13i2.8892

Yusuf MNS, Claramita MES. Hubungan prokrastinasi akademik terhadap ketidakjujuran akademik di Program Studi Keperawatan [Tesis]. Yogyakarta: Universitas Gajah Mada; 2017. Available from: http://etd.repository.ugm.ac.id/penelitian/detail/128544

Zuraidah. Hubungan prokrastinasi akademik dengan ketidakjujuran akademik pada mahasiswa psikologi Universitas Muhammadiyah Malang. Afeksi. 2022;1(2). Doi: https://doi.org/10.572349/afeksi.v1i1.102

Downloads

Published

2025-06-04

How to Cite

Paskila, C. N., Berhimpon, S. L. E., & Tewal, F. B. (2025). Hubungan Prokrastinasi Akademik dengan Ketidakjujuran Akademik pada Mahasiswa Kedokteran . Medical Scope Journal, 8(1), 37–42. https://doi.org/10.35790/msj.v8i1.61410