Gambaran Pola dan Derajat Luka pada Kasus Kekerasan Mekanik di RSUD Tipe B Provinsi Sulawesi Utara

Authors

  • Nadia Damayanti Universitas Sam Ratulangi
  • James F. Siwu Universitas Sam Ratulangi
  • Erwin G. Kristanto Universitas Sam Ratulangi

DOI:

https://doi.org/10.35790/msj.v8i2.67142

Keywords:

pola luka; derajat luka; kekerasan mekanik

Abstract

Abstract: Mechanical violence is a common cause of injuries found in criminal cases in Indonesia. This study aimed to describe the wound patterns and degrees of injury in mechanical violence cases at a Type B Regional General Hospital in North Sulawesi Province during the period of July 2023 to June 2025. This was a retrospective and descriptive study. The results obtained 32 patients with a total of 54 injuries analyzed based on medical records and Visum et Repertum. Blunt-force trauma was the most frequent type (75%), followed by sharp-force injuries (18.8%). The majority of patients sustained single injuries (62.5%) with mild to moderate severity. Lacerations, contusions, and abrasions were the most common wound types, predominantly measuring 1–5 cm, with the head as the most frequent location. In conclusion, mechanical violence is dominated by blunt trauma, producing single injuries of mild to moderate severity. Variations in wound patterns are influenced by impact energy, force direction, and the interaction between perpetrator and victim. Therefore, wound pattern analysis holds significant importance for event reconstruction, legal enforcement, and violence prevention strategies.

Keywords: wound pattern; injury severity; mechanical violence

  

Abstrak: Kekerasan mekanik merupakan penyebab luka yang sering ditemukan pada kasus kriminal di Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan pola dan derajat luka pada kasus kekerasan mekanik di RSUD Tipe B Provinsi Sulawesi Utara periode Juli 2023–Juni 2025. Jenis penelitian ialah deskriptif retrospektif. Hasil penelitian mendapatkan 32 pasien dengan 54 luka berdasarkan rekam medis dan Visum et Repertum. Kekerasan tumpul paling banyak ditemukan (75%), disusul kekerasan tajam (18,8%). Mayoritas pasien mengalami luka tunggal (62,5%) dengan derajat ringan hingga sedang. Robek, memar, dan lecet merupakan bentuk luka tersering, terutama berukuran 1–5 cm dengan kepala sebagai lokasi paling sering. Simpulan penelitian ini ialah kekerasan mekanik didominasi trauma tumpul yang menghasilkan luka tunggal berderajat ringan hingga sedang dengan variasi pola luka dipengaruhi energi benturan, arah gaya, serta interaksi pelaku dan korban. Analisis pola luka memiliki nilai penting dalam rekonstruksi kejadian, penegakan hukum, dan strategi pencegahan kekerasan.

Kata kunci: pola luka; derajat luka; kekerasan mekanik

Author Biographies

Nadia Damayanti, Universitas Sam Ratulangi

Program Studi Pendidikan Dokter Fakultas Kedokteran Universitas Sam Ratulangi, Manado, Indonesia

James F. Siwu, Universitas Sam Ratulangi

Bidang Ilmu Forensik dan Medikolegal Fakultas Kedokteran Universitas Sam Ratulangi - RSUP Prof. Dr. R. D. Kandou, Manado, Indonesia

Erwin G. Kristanto, Universitas Sam Ratulangi

Bidang Ilmu Forensik dan Medikolegal Fakultas Kedokteran Universitas Sam Ratulangi - RSUP Prof. Dr. R. D. Kandou, Manado, Indonesia

References

1. Shepherd R, Simpson K. Simpson’s Forensic Medicine (14th ed). London: Arnold; 2020. pp. 60–105.

2. Reddy KN, Murty O. The Essentials of Forensic Medicine and Toxicology (35th ed). New Delhi: Jaypee Brothers Medical Publishers; 2022. pp. 125–160..

3. Social Determinants of Health (SDH). WHO Violence Prevention Unit: Approach, Objectives, and Activities 2022-2026. 2022. Available from: https://www.who.int/publications/m/item/who-violence-prevention-unit--approach--objectives-and-activities--2022-2026

4. Kusumawati E. Statistik Pariwisata Provinsi Sulawesi Utara 2024 [Internet]. Badan Pusat Statistik; 2025. Available from: https://sulut.bps.go.id/id/publication/2025/05/23/157a44b67da4c233b989e315/monitoringbps.com/ silastik.bps.go.id

5. Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak. Kekerasan Kemenpppa [Internet]. Kemenpppa.go.id. [cited 2025 Aug 13]. Available from:https://kekerasan.kemenpppa.go.id/ringkasan

6. Karwur HP, Kristanto EG, Tomuka D. Gambaran pola dan derajat luka pada kasus kekerasan dengan permintaan visum et repertum di RSUP Prof. Dr. R. D. Kandou tahun 2020-2021. e-CliniC. 2023;11(2):192–7. Doi: https://doi.org/10.35790/ecl.v11i2.44758

7. Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 25 Tahun 2014 tentang Upaya Kesehatan Anak. Juni 18, 2014.

8. Juliana, Pangastuti R, Dillon D, Manikam NR, Fatmah. Pedoman Pelayanan Gizi Lanjut Usia. Jakarta: Kementerian Kesehatan RI; 2023.

9. Saukko P, Knight B. Knight’s Forensic Pathology (4th ed). Boca Raton: CRC Press; 2015. Doi: https://doi.org/10.1201/b13642

10. Janto S. Gambaran derajat luka pada kasus forensik klinik dI RS Bhayangkara Tingkat III Manado pada tahun 2020-2021 [Skripsi]. Manado: Universitas Sam Ratulangi; 2022.

11. Saputra S, Pangkah T, Teresa A, Zaluchu RB. Variasi pola trauma pada kasus kematian akibat tindak kekerasan berdasarkan data autopsi di Instalasi Forensik RSUD Dr. Doris Sylvanus Tahun 2016 – 2020. Indones J Leg Forensic Sci. 2022;12(2):84. Doi: https://doi.org/10.24843/IJLFS.2022.v12.i02.p04

12. Di Maio VJM, Di Maio DJ. Forensic Pathology (3rd ed). Boca Raton: CRC Press; 2016. (Practical aspects of criminal and forensic investigations series).

13.Caise O, Siwu JF, Mallo NTS. Gambaran Pola luka pada kasus kematian akibat kekerasan tajam di RS Bhayangkara Tingkat III Manado tahun 2023. e-CliniC. 2025;13(2):268–74. Doi: https://doi.org/10.35790/ecl.v13i2.61264

14. Kelwulan JE, Siwu JF, Mallo JF. Penentuan derajat luka pada kekerasan mekanik di RSUP Prof. Dr. RD Kandou Manado periode Januari-Juli 2019. e-CliniC. 2020;8(1). Doi: https://doi.org/10.35790/ecl.v8i1.28604

15. Iswara R, Dewi R, Maulia S, Bagiastara IN. Pengantar Ilmu Kedokteran Forensik dan Medikolegal (1st ed). Purbalingga: Eureka Media Aksara; 2023.

16. Wijaya A, Umar D, Nugroho H. Gambaran visum et repertum (VeR) perlukaan di Instalasi Kedokteran Forensik dan Medikolegal RSUD Abdul Wahab Sjahranie Samarinda tahun 2015-2019. J Sains dan Kesehat. 2021;3(4):420–1. Doi: https://doi.org/10.25026/jsk.v3i4.322

17. Laluyan MA, Tomuka D, Kristanto EG. Pola luka kekerasan tajam pada korban hidup di Rumah Sakit Bhayangkara Tingkat III Manado Periode Juli 2019-Juni 2022. Med Scope J. 2023;5(1):105–11. Doi: https://doi.org/10.35790/msj.v5i1.45285

Downloads

Published

2026-05-06

How to Cite

Damayanti, N., Siwu, J. F., & Kristanto, E. G. (2026). Gambaran Pola dan Derajat Luka pada Kasus Kekerasan Mekanik di RSUD Tipe B Provinsi Sulawesi Utara . Medical Scope Journal, 8(2), 284–289. https://doi.org/10.35790/msj.v8i2.67142