GAMBARAN STOMATITIS AFTOSA REKUREN DI RUMAH SAKIT GIGI DAN MULUT PROGRAM STUDI PENDIDIKAN DOKTER GIGI TAHUN 2015

Authors

  • Cindy C. Sewow

DOI:

https://doi.org/10.35799/pha.5.2016.12192

Abstract

GAMBARAN STOMATITIS AFTOSA REKUREN DI RUMAH SAKIT GIGI DAN MULUT PROGRAM STUDI PENDIDIKAN DOKTER GIGI TAHUN 2015

Cindy Cantia Sewow1), D.H.C. Pangemanan1), Christy Mintjelungan1)

1)Program Studi Kedokteran Gigi Fakultas Kedokteran Universitas Sam Ratulangi

E-mail : Cindysewow@yahoo.co.id

ABSTRACT

Recurrent aphthous stomatitis (RAS) is a commonly diseases of the oral mucosa and the cause is remains unclear. Some underlying factor such as stress, food allergy, genetic, trauma, and hormonal unbalance are considered as a cause of RAS. Aim: to see the statistic of Recurrent aphthous stomatitis at PSPDG UNSRAT Dental and Mouth Hospital on year 2015. Methods: This study was a descriptive study with cross sectional approach. The sample that was used in the form of medical record with a total of 24 medical record. Results: research shows that based on gender statistically RAS occur more on female (66,67%) than on male. The age group of 21-30 years old was easier to have RAS at 54,17%. The most common location that RAS occur was the mucosa of the lip at 45,83%. As for the educational degree most of the patients have a college degree at 41,67%. Based on occupation, college student was the most common group that have RAS at 58,3%. Trauma was the most underlying factor at 54,16%. Conclusion: According to the study that was conducted, RAS mostly occur in female with the age group of 21-30 years old, with the location on the mucosa of the lip which cause by trauma.

Keyword: Recurrent aphthous stomatitis

ABSTRAK

Stomatitis Aftosa Rekuren (SAR) merupakan suatu penyakit mukosa mulut yang paling sering terjadi dan penyebabnya belum diketahui secara pasti. Beberapa faktor predisposisi seperti stress, alergi makanan, genetik, trauma dan ketidakseimbangan hormonal diduga pencetus timbulnya SAR. Tujuan ini untuk mengetahui gambaran stomatitis aftosa rekuren di RumahSakit Gigi dan Mulut PSPDG UNSRAT tahun 2015. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pendekatan cross sectional study. Sampel penelitian yang digunakan berupa data rekam medic di bagian penyakit mulut yang berjumlah 24 rekam medik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa gambaran SAR berdasarkan jenis kelamin didapati perempuan(66,67%) lebih banyak terkena SAR dibandingkan laki-laki. Umur 21-30 tahun yaitu kelompok umur yang gampang terkena SAR yaitu sebanyak 54,17%. Lokasi yang sering terkena SAR yaitu pada mukosa bibir sebanyak 45,83%.  Berdasarkanpendidikanpasien yang sering terkena SAR adalah pasien yang memiliki pendidikan akhir di perguruan tinggi sebanyak41,67%.Berdasarkan pekerjaan, mahasiswa merupakan kelompok pekerjaan yang paling banyak terkena SAR sebanyak 58,3%. Trauma yaitu faktor predisposisi terbanyak yang ditemukan sebanyak 54,16%. Kesimpulan: Berdasarkanpenelitian yang dilakukan dapat diambil kesimpulan bahwa SAR banyak dialami oleh wanita pada kelompok umur 21-30 tahun, dengan lokasi SAR di mukosa bibir yang disebabkan oleh trauma.

Kata kunci : Stomatitis Aftosa Rekuren

 

 

Downloads

Published

2016-05-10

How to Cite

Sewow, C. C. (2016). GAMBARAN STOMATITIS AFTOSA REKUREN DI RUMAH SAKIT GIGI DAN MULUT PROGRAM STUDI PENDIDIKAN DOKTER GIGI TAHUN 2015. PHARMACON, 5(2). https://doi.org/10.35799/pha.5.2016.12192

Issue

Section

Articles