FAKTOR LINGKUNGAN YANG DAPAT MENINGKATKAN RISIKO KEJADIAN Lupus Erithematosus DI RSUP PROF. DR. R. D. KANDOU MANADO

Authors

  • Nur Salma

DOI:

https://doi.org/10.35799/pha.5.2016.12218

Abstract

FAKTOR LINGKUNGAN YANG DAPAT MENINGKATKAN RISIKO KEJADIAN Lupus Erithematosus DI RSUP PROF. DR. R. D. KANDOU MANADO

Nur Salma1), Billy J. Kepel1), Sulaemana Engkeng1)

1)Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Sam Ratulangi Manado

ABSTRACT

The incidence of Lupus Erithematosus in Indonesia were continuing increase based on data of Indonesia’s Lupus Foundation, total numbers of odapus in 2012 were 12.700 on April 2013 increased to 13.300 people, as well as going on Prof. Dr. R. D. Kandou Hospital in 2012 there were 2 patients then in 2013 until 2014 increased to 34 patients. This research aims to know Environment factors that may increase risk of Lupus Erithematosus incident at Prof. Dr. R. D. Kandou Hospital Manado.This research was a qualitative research and used indepth interview as a research instrument. Informants in this research were patients with lupus erithematosus who came to Prof. Dr. R. D. Kandou Hospital to get treat on November to January 2016, with the number of informants as many as 5 persons.The results of this research show that sunlight exposure can affect the risk of increased lupus erithematosus, prolonged stress, and often consume drugs like paracetamol, ampicillin, amoxicillin, and CTM can also increase the risk of incidence of lupus. Meanwhile, the knowledge of lupus is still lacking with the results obtained from five informants didn’t know about Lupus before diagnosed. The exposure of sunlight, stress and drugs consume like antibiotics, and analgesic can increase the risk of Lupus Incidence. Health workers should improve the quality of care by health promotion and epidemiological surveillance about lupus erithematosus.

Key Words: Sunlight Exposure, Stress, Drugs Consume, Lupus Erithematosus.

ABSTRAK

Kasus Lupus Erithematosus Indonesia terus meningkat hal ini didasarkan pada data Yayasan Lupus Indonesia, jumlah odapus pada tahun 2012 sebanyak 12.700 pada April 2013 meningkat menjadi 13.300 jiwa, begitu juga yang terjadi di RSUP Prof. Dr. R. D Kandou pada tahun 2012 terdapat 2 penderita, kemudian pada tahun 2013 sampai pada tahun 2014 meningkat menjadi 34 penderita. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui faktor lingkungan yang dapat meningkatkan risiko kejadian lupus erithematosus di RSUP Prof Dr. R. D. Kandou Manado. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan menggunakan indepth interview sebagai instrumen penelitian. Informan dalam penelitian ini adalah penderita lupus erithematosus yang datang berobat ke RSUP Prof. Dr. R. D. Kandou pada periode November–Januari 2016 dengan jumlah informan sebanyak 5 orang. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa paparan sinar matahari, stres yang berkepanjangan serta penggunaan obat-obatan berupa paracetamol, ampicilin, amoxicillin, serta CTM, dapat berpengaruh terhadap risiko peningkatan kejadian Lupus erithematosus. Sedangkan pengetahuan tentang lupus masih sangat kurang dengan hasil yang didapat dari 5 orang informan tidak ada yang mengetahui lupus sebelum didiagnosis. Paparan sinar matahari, stres serta penggunaan obat berupa anti-biotik, dan analgesik dapat meningkatkan risiko kejadian lupus. Petugas kesehatan harus meningkatkan kualitas pelayanan dengan melakukan penyuluhan kesehatan dan surveillance epidemiologi tentang lupus erithematosus.

 

Kata Kunci: Paparan Sinar Matahari, Stres, Penggunaan Obat-obatan, Lupus Erithematosus

Downloads

Published

2016-05-10

How to Cite

Salma, N. (2016). FAKTOR LINGKUNGAN YANG DAPAT MENINGKATKAN RISIKO KEJADIAN Lupus Erithematosus DI RSUP PROF. DR. R. D. KANDOU MANADO. PHARMACON, 5(2). https://doi.org/10.35799/pha.5.2016.12218

Issue

Section

Articles