Potensi Antioksidan Ekstrak dan Fraksi Kayu Lawang (Cinnamomum culilaban (L.) Presl.)

Authors

  • Ezrani Tasiam Universitas Sam Ratulangi

DOI:

https://doi.org/10.35799/pha.14.2025.61184

Keywords:

antioksidan, DPPH, kayu lawang, Cinnamomum culilaban (L.) Presl., DPPH

Abstract

Kayu Lawang (Cinnamomum culilaban (L.) Presl.)  secara tradisional digunakan untuk perut kembung, penghilang nyeri, demam, asma dan mual oleh masyarakat Sulawesi Utara. Tanaman ini memiliki berbagai senyawa metabolit sekunder yang baik untuk kesehatan dan memiliki peluang sebagai penemuan obat baru. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui potensi antioksidan dari ektrak etanol, fraksi n-heksan, fraksi etil asetat dan fraksi metanol kayu lawang menggunakan metode DPPH.  Ekstraksi dilakukan dengan cara maserasi dan uji aktivitas antioksidan metode DPPH (1,1-difenil-2-pikrilhidrazil) menggunakan spektrofotometer UV-Vis pada panjang gelombang 517 nm. Hasil uji antioksidan ekstrak kental etanol kayu lawang dan fraksinya menunjukkan bahwa fraksi metanol memiliki aktivitas antioksidan tertinggi dengan IC50 sebesar 8,65 μg/mL, kemudian etil asetat IC50 45,43 μg/mL, n-heksan IC50 52,92 μg/mL dan etanol IC50 53,88 μg/mL. Berdasarkan nilai AAI (Antioxidant Activity Index) menunjukan fraksi metanol kayu lawang memiliki aktivitas antioksidan yang sangat baik sehingga dapat dikembangan lebih lanjut untuk pengembangan obat dari bahan alam.

References

Alfira, A. 2014. Uji Aktifitas Antioksidan Ekstrak Dan Fraksi Aktif Kulit Batang Sintok (Cinnamomum sintoc Blume). Skripsi Sarjana Farmasi, UIN Syarif Hidayatullah Jakarta. 12-15.

Chericoni, S., Prieto, J. M., Iacopini, P., Cioni, P., & Morelli, I., 2005. In vitro activity of the essential oil of Cinnamomum zeylanicum and eugenol in peroxynitrite-induced oxidative processes. Journal of Agricultural and Food Chemistry, 53(12), 4762–4765.

Farazandeh, M., Mahmoudabady, M., Asghari, A. A., & Niazmand, S., 2022. Diabetic cardiomyopathy was attenuated by cinnamon treatment through the inhibition of fibro‐inflammatory response and ventricular hypertrophy in diabetic rats. Journal of Food Biochemistry, 46(8).

Hanoch Julianus Sohilait, Healthy Kainama. 2016. GC/GC-MS Analysis, Isolation and Identification of Bark Essential Oil Components from Cinnamomum culilawan, Blume. American Journal of Applied Chemistry 2016; 4(4): 157-160

Molyneux, P., 2004. The Use of The Stable Free Radical Diphenylpicrylhydrazyl (DPPH) for Estimating Antioxidant Activity. J. Sci. Technol, 26(2): 212

Pokorny, J., Yanishlieva, N. and Gordon, M., 2002. Antioxidants in Food. Practical Applications. British Journal of Nutrition, 87, 391

Sayuti, K. dan Yenrina, R., 2015. Antioksidan alami dan sintetik. Universitas Andalas Press. Padang. ISBN : 978-602-8821-97-1

Sogara, P. P. U., 2014. Pengaruh ekstrak etanol buah ketumbar (coriandrum sativum l.) terhadap penurunan kadar gula darah tikus putih yang diinduksi aloksan. Pharmacon, 3(3).

Tristanto, R., Putri, A.M., Situmorang, P.A., Suryanti., 2014. Optimalisasi Pemanfaatan Daun Lamun Thalassia Hemprichii sebagai sumber Antioksidan Alami. Jurnal Saintek Perikanan, 10:26-29.

Wulandari, P., & Yuniarti, E., 2023. Bioactivity Potential and Chemical Compounds of Cinnamomum: Literature Review. Jurnal Penelitian Pendidikan IPA, 9(5), 1–7.

Yakhchali, M., Taghipour, Z., Mirabzadeh Ardakani, M., Alizadeh Vaghasloo, M., Vazirian, M., & Sadrai, S., 2021. Cinnamon and its possible impact on COVID-19: The viewpoint of traditional and conventional medicine. Pharmacotherapy, Biomedicine 143, & 112221.

Zheng W. dan Wang S. Y. 2001. Antioxidant activity and phenolic compounds in selected herbs. J. Agric., FoodChem. 49: 5165-5170

Downloads

Published

2025-06-12

How to Cite

Tasiam, E. (2025). Potensi Antioksidan Ekstrak dan Fraksi Kayu Lawang (Cinnamomum culilaban (L.) Presl.). PHARMACON, 14(2), 929–936. https://doi.org/10.35799/pha.14.2025.61184

Issue

Section

Articles