Implementasi Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya Di Kecamatan Mooat Kabupaten Bolaang Mongondow Timur

(Studi Kasus Di Desa Bongkudai Utara Dan Desa Mooat)

Authors

  • Viona Goni Universitas Sam Ratulangi Manado
  • Sarah Sambiran Universitas Sam Ratulangi Manado
  • Neni Kumayas Universitas Sam Ratulangi Manado

DOI:

https://doi.org/10.35797/jp.v13i3.65152

Abstract

 

ABSTRAK

Penelitian ini mengkaji implementasi program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) di Kecamatan MooatKabupaten Bolaang Mongondow Timur, khususnya di Desa Bongkudai Utara dan Desa Mooat. Penelitian ini yang bertujuan untuk mengetahui pelaksanaan, hambatan, dan dampak dari program BSPS terhadap masyarakat penerima bantuan. Program BSPS merupakan upaya pemerintah untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat berpenghasilan rendah melalui bantuan stimulan guna membangun atau memperbaiki rumah tidak layak huni. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan kajian menggunakan teori implementasi kebijakan George C. Edwards III, yang menitikberatkan pada empat indikator utama yaitukomunikasi, sumber daya, disposisi, dan struktur birokrasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunikasi antara pemerintah dan masyarakat berjalan efektif melalui sosialisasi langsung dan koordinasi yang baik. Sumber daya program cukup memadai, meskipun masih terdapat kendala dalam distribusi material dan tenaga kerja. Disposisi pelaksana menunjukkan sikap tanggung jawab dan komitmen tinggi dalam menjalankan tugas, sementara struktur birokrasi berjalan sistematis dengan koordinasi lintas jenjang pemerintahan yang efektif. Secara keseluruhan, implementasi program BSPS di Kecamatan Mooat telah berjalan cukup baik dan memberikan dampak positif bagi masyarakat, terutama dalam peningkatan kualitas tempat tinggal dan kesejahteraan sosial. Namun, perbaikan dalam efisiensi pengelolaan sumber daya dan pengawasan tetap diperlukan agar pelaksanaan program ke depan lebih optimal.

 

Kata Kunci: BSPS, Implementasi Kebijakan

 

 

ABSTRACT

This study examines the implementation of the Self-Help Housing Stimulus Assistance (BSPS) program in Mooat District, East Bolaang Mongondow Regency, specifically in North Bongkudai and Mooat Villages. This study aims to determine the implementation, obstacles, and impact of the BSPS program on recipient communities. The BSPS program is a government effort to improve the quality of life of low-income communities through stimulus assistance to build or repair uninhabitable houses. This study used qualitative methods, analyzing George C. Edwards III's policy implementation theory, which focuses on four main indicators: communication, resources, disposition, and bureaucratic structure. The results indicate that communication between the government and the community is effective through direct outreach and good coordination. Program resources are adequate, although there are still obstacles in the distribution of materials and labor. The disposition of implementers demonstrates a high level of responsibility and commitment in carrying out their duties, while the bureaucratic structure operates systematically with effective coordination across levels of government. Overall, the implementation of the BSPS program in Mooat District has been quite successful and has had a positive impact on the community, particularly in improving housing quality and social welfare. However, improvements in resource management efficiency and oversight are still needed to optimize future program implementation.

 

Keywords: BSPS, Policy Implementation

Downloads

Published

2025-11-24

How to Cite

Goni, V., Sambiran, S., & Kumayas, N. (2025). Implementasi Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya Di Kecamatan Mooat Kabupaten Bolaang Mongondow Timur: (Studi Kasus Di Desa Bongkudai Utara Dan Desa Mooat). POLITICO: Jurnal Ilmu Politik, 13(3), 269–276. https://doi.org/10.35797/jp.v13i3.65152

Issue

Section

Articles