Analysis of Well Water Quality in The Sumompo Manado Landfill

Authors

  • Tommy Ogie Sam Ratulangi University
  • Wawan Nurmawan Sam Ratulangi University
  • Hengki D. Walangitan Sam Ratulangi University

DOI:

https://doi.org/10.35791/jat.v7i1.62491

Keywords:

Well water quality, Sumompo landfill, water pollution, pollution index

Abstract

The purpose of this study is to assess the quality of well water near the Sumompo Final Processing Site (TPA) in Manado. The method used involves in-situ measurements and laboratory analysis at the Manado Industrial Standardization and Services Center Laboratory on well water samples around the Sumompo TPA. Well water sampling was carried out at four different locations, which were classified based on distance from the TPA: sample A: 0 - <100 m, sample B: 100 - <200 m, sample C: 200 - <300 m, and Sample D: 300 - <400 m. The water quality parameters tested included physico-chemical and microbiological parameters, namely Temperature, pH, Total Dissolved Solids (TDS), Nitrate, Nitrite, Ammonia, Dissolved Lead, Dissolved Iron, and E. Coli. The quality standards used for comparison refer to the Minister of Health Regulation (Permenkes) Number 2 of 2023, Permenkes Number 32 of 2017 and Permenkes Number 492 of 2010. Laboratory test results showed that the temperature parameters of all samples were still within the quality standard range (27–33°C), with values ​​between 29–30°C. The pH value was generally close to the lower limit, where only sample A (pH 7) met the quality standard (6.5–8.5), while samples B, C, and D (pH 6) were slightly below the standard. The TDS value showed that only sample A (846 mg/l) exceeded the threshold of <300 mg/l. For nitrate (NO₃⁻) content, samples B (26 mg/l) and D (46 mg/l) exceeded the 20 mg/l quality standard, while nitrite (NO₂⁻) were all still below the maximum limit of 3 mg/l. The concentrations of ammonia (NH₃), lead (Pb), and iron (Fe) in all samples were still within the safe threshold according to the applicable Ministry of Health Regulation standards. However, the results of the E. coli analysis showed significant microbiological contamination, with all samples containing E. coli far above the tolerance limit of 0 CFU/100 ml, especially in sample D (6,455 CFU/100 ml). Based on the Pollution Index (IP) calculation, all well water samples were classified as severely polluted: sample A showed an IP of 14.91, sample B reached 17.91, sample C was 12.86, and sample D (the furthest) recorded the highest IP value, namely 22.29. With a water quality status of being heavily polluted (IP > 10), the well water around the Sumompo TPA is not suitable for consumption.

Keywords: Well water quality, Sumompo landfill, water pollution, pollution index

Abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kualitas air sumur yang berada di sekitar Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Sumompo, Manado. Metode yang digunakan melibatkan pengukuran in-situ dan analisis laboratorium di Laboratorium Balai Standarisasi dan Pelayanan Jasa Industri Manado terhadap sampel air sumur di sekitar TPA Sumompo. Pengambilan sampel air sumur dilakukan di empat lokasi berbeda, yang diklasifikasikan berdasarkan jarak dari TPA: sampel A: 0 - <100 m, sampel B: 100 - <200 m, sampel C: 200 - <300 m, dan Sampel D: 300 - <400 m. Parameter kualitas air yang diuji meliputi parameter fisika-kimia dan mikrobiologi, yaitu Suhu, pH, Total Padatan Terlarut (TDS), Nitrat, Nitrit, Amonia, Timbal terlarut, Besi terlarut, dan E. Coli. Baku mutu yang digunakan untuk perbandingan mengacu pada Peraturan Menteri Kesehatan (Permenkes) Nomor 2 Tahun 2023, Permenkes Nomor 32 Tahun 2017  dan Permenkes Nomor 492 Tahun 2010. Hasil uji laboratorium menunjukkan parameter suhu seluruh sampel masih berada dalam kisaran baku mutu (27–33°C), dengan nilai antara 29–30°C. Nilai pH umumnya mendekati batas bawah, di mana hanya sampel A (pH 7) memenuhi baku mutu (6,5–8,5), sedangkan sampel B, C, dan D (pH 6) berada sedikit di bawah standar. Nilai TDS menunjukkan bahwa hanya sampel A (846 mg/l) melebihi ambang batas <300 mg/l. Untuk kandungan nitrat (NO₃⁻), sampel B (26 mg/l) dan D (46 mg/l) melebihi baku mutu 20 mg/l, sedangkan nitrit (NO₂⁻) seluruhnya masih di bawah batas maksimum 3 mg/l. Konsentrasi amonia (NH₃), timbal (Pb), dan besi (Fe) pada seluruh sampel masih berada dalam ambang batas aman sesuai standar Permenkes yang berlaku. Namun demikian, hasil analisis terhadap E. coli menunjukkan pencemaran mikrobiologis yang signifikan, dengan seluruh sampel mengandung E. coli jauh di atas batas toleransi 0 CFU/100 ml, terutama pada sampel D (6.455 CFU/100 ml). Berdasarkan perhitungan Indeks Pencemaran (IP) seluruh sampel air sumur diklasifikasikan sebagai tercemar Berat: sampel A menunjukkan IP 14,91, sampel B mencapai 17,91, sampel C sebesar 12,86, dan sampel D (terjauh) mencatat nilai IP tertinggi, yaitu 22,29. Dengan status mutu air tercemar berat (IP > 10), air sumur di sekitar TPA Sumompo tersebut tidak layak digunakan untuk dikonsumsi.

Kata kunci : Kualitas air sumur, TPA Sumompo, pencemaran air, indeks pencemaran

References

Amaliyah, N. (2017). Penyehatan makanan dan minuman-A. Deepublish.

Angrianto, N. L., Manusawai, J., & Sinery, A. S. (2021). Analisis Kualitas Air Lindi dan Permukaan pada areal TPA Sowi Gunung dan Sekitarnya di Kabupaten Manokwari Papua Barat. Cassowary, 4(2), 221–233. https://doi.org/10.30862/casssowary.cs.v4.i2.79

Christin, P., Insani, I. N., Murtin, Rizky, M., Nurlina, Syamsia, S., Arsat, Y., Yusuf, H., & Yani, A. (2024). Analisis dampak pencemaran lindi Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Desa Jononunu terhadap kualitas air dan lingkungan perkebunan masyarakat: Studi literatur. Jurnal Kolaboratif Sains, 7(5), 1806–1812. https://doi.org/10.56338/jks.v7i5.5254

Damanhuri, E., & Padmi, P. (2019). Pengelolaan sampah terpadu (Edisi Kedua). Teknik Lingkungan ITB.

Dwinanda, I. G., Thareq, S. I., Kurniati, E., & Adelia, K. A. C. (2025). Interpretasi Sebaran Air Lindi Dengan Metode Potensial Diri dan Dampak Sosial Lingkungan di Kawasan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Kota Palangka Raya. Jurnal Pendidikan Fisika, 13(1), 46. https://doi.org/10.24127/jpf.v13i1.12020

Febriany, R. N., She, C., & Fadila, J. (2025). Analisis Perbandingan Pengaruh Air Lindi Terhadap Kualitas Air Tanah Di Dua Lokasi Tpa Di Jawa Tengah. In Jurnal Kajian Ilmiah Interdisiplinier (Vol. 9, Issue 5).

Hartini, E., Yulianto, D. Y., Agroteknologi, J., Pertanian, F., & Siliwangi Tasikmalaya, U. (2018). Kajian Dampak Pencemaran Lindi Tempat Pemrosesan Akhir (Tpa) Ciangir Terhadap Kualitas Air Dan Udara. 4(1).

Imaduddin, A., Jati, D. R., & Sulastri, A. (2022). Studi Literatur Penyebaran Logam Berat pada Air Permukaan dan Air sumur Di Sekitar TPA Batu Layang Pontianak. Jurnal Rekayasa Lingkungan Tropis, 3(1), 101-106.

Irhamni, Pandia, S., Purba, E., & Hasan, W. (2017). Kandungan Logam Berat Pada Air Lindi TPA Kota Banda Aceh. Prosiding Seminar Nasional Pascasarjana (SNP) Unsyiah 2017, A20–A23.

Kustiyaningsih, E., & Irawanto, R. (2020). Pengukuran Total Dissolved Solid (TDS) Dalam Fitoremediasi Deterjen Dengan Tumbuhan Sagittaria lancifolia. Jurnal Tanah dan Sumberdaya Lahan, 7(1).

Laili, F. (2021). Analisa Kualitas Air Lindi Dan Potensi Penyebarannya Ke Lingkungan Sekitar TPA Gunung Tugel Kabupaten Banyumas. Skripsi S1 Teknik Lingkungan UII, Yogyakarta.

Laya, M. U., et al. (2025). Analisis Kualitas Lindi TPA Tanjung Harapan Kabupaten Nunukan Berdasarkan Parameter pH, TSS, Temperatur, dan Konduktivitas. Journal of Scientech Research and Development (JSCR), 7(1).

Malahayati, E. N., & Sofiyana, M. S. (n.d.). Prosiding Seminar Nasional VI Hayati 2018 Analisis Kualitas Air Lindi pada Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Sampah Ngegong Kota Blitar Tahun 2018.

Manurung, D. W., & Santoso, E. B. (2020). Penentuan lokasi Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) sampah yang ramah lingkungan di Kabupaten Bekasi. Jurnal Teknik ITS, 8(2), 123–130.

Meyrita, S., Najmi, S., & Nasir, (2023). Pencemaran Air Lindi TPA Terhadap Kualitas Air Tanah dan Implikasinya Terhadap Kesehatan Masyarakat. Jurnal Teknologi Lingkungan Lahan Basah, 11(2).

Nasution, H. I., & Silaban, S. (2017). Analisis Logam Berat Pb dan Cd dalam Air Sumur di Sekitar Lokasi Pembuangan Sampah Akhir. Jurnal ITEKIMA, (Februari 2017).

Purnomo, Y. S., et al. (2023). Potensi Penyebaran Air Lindi Hasil TPA Pada Kualitas Air Tanah Sekitar. EnviroSan: Vol. 6 Nomor 2.

Rahman, D. I., Asrifah, R. D., & Nugroho, N. E. (2023). Evaluasi Kualitas Air Sungai terhadap Air Lindi (Leachate) dari TPA Sampah Mojorejo di Kecamatan Bendosari, Kabupaten Sukoharjo. Jurnal Teknik Lingkungan, 12(2).

Rakhmawati, E. A., & Setyono, P. (2016). Kajian Pengelolaan Air Lindi (Leachate) Di Lingkungan Tempat Pembuangan Akhir (Tpa) Putri Cempo Surakarta Berbasis Kemanfaatan. In Jurnal Ekosains (Vol. 7, Issue 4).

Ramadhan, A., Astuti, W., & Supriyadi, S. (2019). Analisis Kadar Kadmium dan Beberapa Parameter Kunci pada Air Lindi di TPST Bantar Gebang Bekasi. Jurnal Nasional Kesehatan Lingkungan Global, 1(1), 44-55.

Rusnam, R., & Efrizal, E. (2020). Cemaran Logam Berat pada Air Sumur di Sekitar TPA dan Dampaknya Terhadap Kesehatan. Jurnal Teknologi Lingkungan Lahan Basah, 11(2), 425-433.

Setiorini, S., & Agusdin, A. (2018). Analisis Kualitas Air Lindi di TPA Regional Piyungan. Jurnal Litbang Provinsi Jawa Tengah, 16(1).

Thineza Ardea Pramesti, & Mohamad Mirwan. (2023a). Penurunan TSS, COD, dan Total-Nitrogen pada Air Lindi dengan Metode Constructed Wetland Tanaman Typha Angustifolia. INSOLOGI: Jurnal Sains Dan Teknologi, 2(4), 745–753. https://doi.org/10.55123/insologi.v2i4.2309

Widiarti, I. W., & Muryani, E. (2018). Kajian kualitas air lindi terhadap kualitas air tanah di sekitar Tempat Pembuangan Akhir Sampah Jetis Purworejo. Jurnal Tanah dan Air, 15(1), 1–9.

Downloads

Published

2026-01-25

How to Cite

Ogie, T., Nurmawan, W., & Walangitan, H. D. (2026). Analysis of Well Water Quality in The Sumompo Manado Landfill. Jurnal Agroekoteknologi Terapan (Applied Agroecotechnology Journal), 7(1), 64–76. https://doi.org/10.35791/jat.v7i1.62491

Most read articles by the same author(s)